Deskripsi Kepakaran
Kepakaran ini mencakup penerapan ilmu dan teknologi dalam menangani hasil pertanian pasca panen untuk mempertahankan mutu, memperpanjang masa simpan, serta meningkatkan nilai tambah produk secara efisien dan berkelanjutan. Fokus utamanya adalah pada inovasi proses dan teknologi yang dapat diterapkan secara luas, termasuk dalam skala industri, untuk menjawab kebutuhan pasar dan mendukung transformasi agroindustri berbasis komoditas lokal. Secara garis besar riset yang telah dilakukan mencakup : 1. Teknologi Pascapanen Kopi Robusta dan Arah Hilirisasi Berbagai riset yang telah dilakukan, seperti pengolahan kopi Robusta mulai dari petik merah hingga menjadi produk akhir (kopi bubuk, kopi rempah, kopi dekafein, hingga minuman inovatif), mencerminkan model proses yang siap untuk diterapkan pada unit usaha berskala mikro hingga industri. Penggunaan peralatan fungsional seperti pulper, washer, huller, roaster, dan grinder disesuaikan dengan kebutuhan efisiensi industri, baik untuk pengolahan primer maupun sekunder. Penerapan teknologi ini mendorong hilirisasi kopi Robusta lokal berbasis inovasi proses dan keaslian geografis, yang menjadi nilai strategis bagi industri kopi nasional. 2. Kajian Fingerprint Senyawa Kopi dan Keamanan Produk Riset metabolomik dan analisis kimia kopi (UPLC-MS/MS) tidak hanya penting dalam lingkup akademik, tetapi juga dibutuhkan oleh industri sebagai bagian dari sistem jaminan mutu, keaslian produk, dan branding berbasis traceability. Data ini mendukung industri dalam membangun produk kopi yang memiliki karakter sensoris khas, sesuai dengan tuntutan pasar global. 3. Teknologi Penyimpanan Hortikultura untuk Distribusi Industri Riset penyimpanan cabai dan bawang merah melalui teknologi Controlled Atmosphere Storage (CAS) dan perlakuan berbasis matriks coating serta ABA merupakan solusi nyata dalam menjaga kualitas komoditas selama penyimpanan dan distribusi. 4.Inovasi Formulasi dan Pengembangan Produk Siap Diterapkan Pengembangan produk seperti kopi rempah, kopi rendah kafein, dan minuman kopi fungsional dilakukan dengan memperhatikan cita rasa, kemudahan proses, serta konsistensi mutu. Hal ini penting agar produk bisa diproses lebih lanjut dan digunakan oleh pelaku usaha atau industri. Selain itu, penelitian tentang pengolahan kedelai menjadi tahu dan susu, serta produk olahan dari cabai dan pisang, disusun dengan pendekatan yang sederhana dan realistis, sehingga memungkinkan untuk diterapkan. 5. Dukungan Teknologi Berbasis Bahan Alam untuk Keamanan Produk Penelitian mengenai edible coating berbasis kitosan yang diperkaya minyak esensial jeruk dikembangkan sebagai pendekatan alami dalam memperpanjang masa simpan dan mencegah pertumbuhan jamur pada buah, khususnya untuk menjaga mutu selama distribusi. Teknologi ini mendukung upaya pengurangan penggunaan bahan kimia sintetis pada produk hortikultura. Sementara itu, enkapsulasi senyawa katekin dari gambir menggunakan palm fatty acid distillate (PFAD) dirancang sebagai aditif pakan yang memiliki sifat antibakteri dan antioksidan, dengan potensi aplikasi dalam peningkatan efisiensi pakan dan kesehatan ternak. Kedua inovasi tersebut menunjukkan pendekatan teknologi yang berbasis bahan alam dan berkontribusi terhadap pengembangan produk yang lebih aman dan ramah lingkungan, baik di sektor pangan maupun peternakan.
Literatur Ilmiah
- Tidak tersedia tautan literatur / profil ilmiah.