Akses terpadu terhadap teknologi inovatif, lisensi hasil riset, skema RIIM & pendanaan lainnya, fasilitas riset, serta kepakaran unggulan nasional dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Ragam inovasi terbaru di Rumah Inovasi Indonesia
Invensi ini berhubungan dengan kit radiofarmaka nanokoloid human serum albumin (HSA) dalam bentuk serbuk kering beku, proses pembuatan kit melalui pengeringan beku, dan penggunaannya. Kit radiofarmaka menurut invensi ini dicirikan dengan komposisi yang mengandung human serum albumin; SnCl2.2H2O; natrium fosfat monobasa; natrium fosfat dibasa; glukosa; dan asam askorbat. Proses pembuatan kit menurut invensi ini dilakukan melalui tahapan melarutkan SnCl2.2H2O dalam HCl pekat dan air steril yang telah dijenuhkan dengan gas nitrogen; melarutkan glukosa (larutan B), asam askorbat (larutan C), dan penyangga fosfat (larutan D) dengan air yang telah dijenuhkan dengan gas nitrogen; mencampurkan larutan A,B,C,D dan HSA sampai homogen dan dialiri gas nitrogen; menambahkan air steril, memanaskan larutan dan menyaring larutan dan dispensing pada vial; mengatur suhu sistem pengering beku dan mengalirkan gas nitrogen ke dalam chamber freeze dryer;memasukkan vial-vial dalam chamber freeze dryer; mengatur tekanan chamber; mengalirkan gas nitrogen dalam chamber; melakukan pembekuan pertama; melakukan pembekuan kedua; melakukan pengeringan pertama; melakukan pengeringan kedua; menutup vial-vial dalam chamber(stoppering); dan memperoleh kit radiofarmaka nanokoloid HSA berbentuk kering beku. Kit radiofarmaka menurut invensi ini digunakan dalam pencitraan limfosintigrafi dengan penandaan menggunakan Teknesium-99m.
Dataset VR lab komputer mencakup representasi visual dan spasial dari lingkungan laboratorium komputer dalam format yang dapat digunakan untuk simulasi realitas virtual (VR). Berikut penjelasan terperinci mengenai komponenkomponen yang biasanya ada dalam dataset tersebut: 1. Model 3D Ruangan Lab • Dimensi Ruangan: Dataset mencakup dimensi dan ukuran ruangan secara akurat, termasuk panjang, lebar, dan tinggi. • Struktur dan Tata Letak: Detil mengenai struktur bangunan seperti dinding, lantai, langit-langit, jendela, dan pintu. Ini termasuk penempatan elemen-elemen tersebut secara tepat. • Material dan Tekstur: Informasi mengenai jenis material yang digunakan pada dinding, lantai, dan langit-langit, serta tekstur visual yang merepresentasikan material tersebut. • Pencahayaan: Data mengenai sumber cahaya alami dan buatan dalam ruangan, termasuk posisi lampu, jenis pencahayaan, dan intensitas cahaya. 2. Model 3D Perangkat Lab • Komputer dan Monitor: Representasi 3D dari komputer, termasuk unit CPU, monitor, keyboard, dan mouse. Setiap perangkat ditata sesuai dengan penempatan sebenarnya di dalam lab. • Meja dan Kursi: Model 3D dari meja dan kursi laboratorium, termasuk ukuran dan desain yang tepat sesuai dengan perabotan yang digunakan. • Peralatan Tambahan: Model dari peralatan tambahan seperti printer, scanner, proyektor, dan perangkat jaringan (router, switch). • Kabel dan Koneksi: Detil mengenai penempatan kabel dan koneksi antar perangkat, memberikan representasi visual yang akurat mengenai tata letak kabel dalam lab.
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pemurnian pasir zirkon dari proses alam maupun sisa hasil pengolahan mineral. Lebih khusus berhubungan dengan proses pemurnian pasir zirkon dengan kadar ≤ 30% berat ZrO2 dari sisa hasil pengolahan mineral, diantaranya mengandung zirkon, silika, ilmenit, xenotim, monasit, dan magnetit. Menurut invensi ini, metode yang diterapkan yaitu pemisahan secara gravitasi, elektrostatis, dan magnetik melalui kombinasi alat meja goyang, magnetic separator hingga High Tension Separator (HTS). Hasil proses pemurnian diperoleh pasir zirkon berukuran halus, dengan kandungan mineral pirit (FeS2) sangat rendah, dan kadar zirkon (ZrO2) dengan persentase 86,5% berat (berdasarkan XRF) dan 89,31% berat (berdasarkan analisis mineragrafi) atau mencapai ≥ 65,5% berat, yang memenuhi persyaratan Permen ESDM Nomor 25 tahun 2018 serta Permendag No.01/M-DAG/PER/1/2017. Selain itu juga diperoleh mineral lain diantaranya Ilmenit, kasiterit, xenotim, magnetik, dan monasit.
Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi dan penggunaan campuran spora bakteri Bacillus mojavensis TMG04 dan streptomyces vc100 dalam bentuk pelet dan granul, bersatu dengan pupuk menjadi suatu bahan pembenah tanah. Spora bakteri ini ditumbuhkan pada media kaldu sporulasi. Bahan pembenah tanah ini akan menjunjang stabilisasi agregat tanah, melindungi akar tanaman dan meningkatkan efisiensi pemupukan bagi pertumbuhan tanaman pada suatu lahan kristis, yaitu lahan berpasir, kering dan miskin hara.
Ragam fasilitas riset yang kami miliki saat ini.
Belum ada data fasilitas
Kami sedang mempersiapkan data fasilitas riset untuk Anda.
Rumah Inovasi BRIN hadir sebagai katalisator utama dalam mentransformasi hasil riset dan invensi para peneliti Indonesia menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi strategis antara akademisi, industri, dan pemerintah, kami memastikan setiap inovasi memiliki jalur yang jelas menuju hilirisasi guna memperkuat kemandirian teknologi bangsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Temukan berbagai skema kolaborasi dan layanan riset unggulan yang tersedia di platform kami untuk mendukung pengembangan inovasi Anda menuju hilirisasi yang berdampak nyata.