BRIN Logo
Sign In
Hero
>

Rumah Inovasi Indonesia

Akses terpadu terhadap teknologi inovatif, lisensi hasil riset, skema RIIM & pendanaan lainnya, fasilitas riset, serta kepakaran unggulan nasional dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Inovasi Unggulan

Ragam inovasi terbaru di Rumah Inovasi Indonesia

Pangan
Formula Teh Celup Ganoderma Terfermentasi Dan Proses Pembuatannya

Formula Teh Celup Ganoderma Terfermentasi Dan Proses Pembuatannya

Invensi ini berkaitan dengan suatu formula dan proses pembuatan teh celup ganoderma terfermentasi sebagai minuman kesehatan. Formula teh celup ganoderma terfermentasi terdiri dari serbuk ganoderma terfermentasi 50%, jahe 10-40%, dan rosela 10-40%. Proses pembuatan teh celup ganoderma terfermentasi meliputi tahapan berikut: penyiapan bahan serbuk, fermentasi ganoderma, formulasi, pencampuran bahan, dan pengemasan bahan. Penyiapan bahan dengan cara penyortiran, pencucian, pengeringan, dan penghalusan bahan. Fermentasi ganoderma dilakukan dengan menggunakan inokulum Lactobacillus plantarum dan inkubasi pada suhu 37°C selama 4 hari. Pencampuran bahan sesuai dengan varian formula teh celup ganoderma terfermentasi. Pengemasan bahan menggunakan kantong teh celup sehingga diperoleh sediaan teh celup ganoderma terfermentasi.

Pangan
Metode Pemijahan Ikan Nila Merah Dengan Variasi Rasio Induk Jantan Dan Betina Menggunakan Hapa Yang Dilengkapi Shelter

Metode Pemijahan Ikan Nila Merah Dengan Variasi Rasio Induk Jantan Dan Betina Menggunakan Hapa Yang Dilengkapi Shelter

Metode pemijahan ikan nila merah dengan variasi rasio induk jantan dan betina menggunakan hapa yang dilengkapi shelter merupakan sebuah inovasi yang relevan dengan upaya peningkatan produktivitas budidaya ikan nila dalam rangka memenuhi target produksi. Metode ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya produktivitas induk betina yang bertelur untuk memenuhi jumlah famili yang cukup (100 famili) dalam kegiatan pemuliaan menggunakan metode seleksi famili. Metode ini terdiri dari tahapan proses pemijahan ikan nila yang terdiri dari beberapa tahapan kegiatan yaitu persiapan kolam dan wadah pemijahan, pemasangan shelter berupa potongan pipa pvc berdiameter 4 inch sepanjang 40 cm dan kain polyester berukuran 1x3 m², seleksi induk jantan dan betina, plotting atau penempatan induk dalam wadah pemijahan dengan rasio induk jantan dan betina 1:3, dan pemanenan telur hasil pemijahan dari induk ikan nila betina. Keunggulan dari metode ini yaitu mampu meminimalisir terjadinya kematian pada induk betina akibat agresi induk jantan, meningkatkan proporsi jumlah induk betina yang memijah dan menghasilkan telur, dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk memenuhi jumlah famili yang dibutuhkan dalam kegiatan seleksi famili. Proses pemijahan dengan metode ini mampu menghasilkan induk betina yang bertelur (123 famili) dalam waktu 4 minggu.

Pangan
Jahe Gajah Kombucha (cair)

Jahe Gajah Kombucha (cair)

Invensi ini berhubungan dengan metode pembuatan produk minuman kesehatan dari jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) yang difermentasi. Dalam metode ini, terdapat juga metode pembuatan tepung jahe merah, stater/ inokulum menggunakan kultur dari asam asetat, bakteri asam laktat, dan khamir. Metode pembuatan minuman kesehatan berbahan dasar jahe merah terfermentasi terdiri dari mengekstraksi,menyaring, pasteurisasi, formulasi sumber karbon, mendinginkan, menginokulasi, dan memfermentasi. Produk minuman kesehatan yang dihasilkan memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan aktivitas antidiabetes dan mempunyai kandungan polifenol,flavonoid dan mengandung senyawa-senyawa asam-asam organik.

Pangan
Media Tanam Organik Lembaran Pencegah Erosi

Media Tanam Organik Lembaran Pencegah Erosi

Media tanam organik lembaran pencegah erosi berfungsi sebagai penutup tanah dan media tanam pada tanah terbuka akibat kegiatan pemotongan tanah maupun penimbunan. Media tersebut terdiri dari lembaran media tanam lentur (2) berbahan organik yang dipadatkan disambungkan secara bergantian dengan lembaran media tanam (1) berbahan organik yang dipadatkan dilengkapi dengan takikan pada sisi memanjangnya sebagai penempatan benih salut pupuk dan mikroba(4) dan pasak(5). Benih salut pupuk dan media(2) berupa butiran benih yang penempatannya di takikan media tanam(1) dilakukan dengan penebaran pada saat media tanam(1) telah terpasang. Pasak (5) berbahan organik ditempatkan pada takikan(3) pada saat pemasangan media tanam(1) yang berfungsi untuk menahan media tanam (1) agar tidak bergeser dari tempatnya. Takikan(3) berbentuk segitiga diletakkan pada sisi memanjang di bagian atas media tanam(1) untuk penempatan benih salut pupuk dan mikroba serta sebagai jebakan sedimen. Takikan(3) bagian bawah media tanam(1) digunakan untuk penempatan benih salut pupuk dan media (2), sebagai jebakan sedimen dan sebagian untuk penempapan pasak (3).

Fasilitas Riset

Ragam fasilitas riset yang kami miliki saat ini.

Belum ada data fasilitas

Kami sedang mempersiapkan data fasilitas riset untuk Anda.

Tentang Rumah Inovasi

Menjembatani Riset Menuju Dampak Nyata

Rumah Inovasi BRIN hadir sebagai katalisator utama dalam mentransformasi hasil riset dan invensi para peneliti Indonesia menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi strategis antara akademisi, industri, dan pemerintah, kami memastikan setiap inovasi memiliki jalur yang jelas menuju hilirisasi guna memperkuat kemandirian teknologi bangsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Siap mengembangkan Inovasi?

Temukan berbagai skema kolaborasi dan layanan riset unggulan yang tersedia di platform kami untuk mendukung pengembangan inovasi Anda menuju hilirisasi yang berdampak nyata.

Akses Layanan