Akses terpadu terhadap teknologi inovatif, lisensi hasil riset, skema RIIM & pendanaan lainnya, fasilitas riset, serta kepakaran unggulan nasional dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Ragam inovasi terbaru di Rumah Inovasi Indonesia
Invensi ini mengenai antena berbahan magneto-dielektrik dengan metode tumpuk yang mengkombinasikan tiga buah lapisan yang berbeda. Pada bagian atas terdapat resonator tembaga berbentuk segiempat sebagai elemen pemancar atau penerima gelombang elektromagnetik yang ditempel pada sebuah bahan komposit magneto-dielektrik. Selanjutnya pada bagian bawah terdapat bahan dielektrik yang telah ditambahkan elemen resonator cincin bersilang dalam konfigurasi 3×3. Susunan ini kemudian ditumpuk menjadi satu kesatuan menggunakan bahan perekat dua sisi sehingga menghasilkan sebuah antena yang dapat bekerja pada frekuensi 3,5 GHz dimana dapat diaplikasikan pada sistem komunikasi seluler generasi kelima (5G). Invensi ini memiliki dimensi yang ringkas tanpa mengorbankan kinerja antena.
Invensi ini berhubungan dengan pemanfaatan data satelit Himawari-8, yang secara khusus adalah memantau aktivitas konveksi yang berpotensi hujan deras untuk ditampilkan secara spasial dan real time pada situs web. Dalam proses ini, data dari kanal IR1 dari satelit Himawari-8 dihitung untuk menemukan koordinat lintang dengan Temperature Black Body (TBB) minimum dan rata-rata bergerak posisi tersebut untuk bulan lalu dan bulan berjalan, dan menampilkan hasilnya secara spasial dan per jam dalam bentuk gambar yang dapat diakses publik sewaktu-waktu.
Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi dan proses pembuatan komposit hibrida nanostruktur Ag/V₂O₅/karbon aktif yang tersusun atas logam perak (Ag), vanadium pentoksida (V₂O₅), dan karbon aktif berbasis biomassa dengan rasio berat terkontrol yaitu 1,583 : 1 : 5, untuk kinerja elektrokatalis pada reaksi pemecahan air. Karbon aktif diperoleh dari biomassa melalui proses Molten-Salt Carbonization and Activation (MSCA) menggunakan campuran ZnCl₂–NaCl pada suhu sekitar 400°C, menghasilkan struktur berlapis dengan sistem mikropori–mesopori. Nanopartikel Ag dan V₂O₅ diembankan secara in situ melalui impregnasi bertahap, ultrasonikasi, penyesuaian pH, dan reduksi ion Ag⁺ menggunakan asam askorbat. Komposit yang dihasilkan memiliki morfologi nanohibrida dengan dispersi partikel yang merata pada matriks karbon aktif, serta menunjukkan peningkatan performa elektrokatalitik dengan nilai Cdl 113,3 mF/cm² dan Cs 7,84 F/g, serta overpotensial HER rendah. Invensi ini memberikan material elektrokatalis berkinerja tinggi yang stabil dan berbiaya rendah untuk aplikasi produksi hidrogen.
Invensi ini berhubungan dengan suatu mesin sangrai kopi lebih khususnya mesin penyangrai kopi dengan sistem aliran udara panas berpengaduk mekanis dengan temperatur terkontrol, berbentuk silinder vertikal yang dilengkapi dengan sebuah pengaduk pada bagian dalamnya untuk meratakan kematangan biji kopi pada saat proses penyangraian dan sebuah pemanas berbahan bakar LPG dimana menghasilkan panas yang dihembuskan ke ruang sangrai. Modul kontrol dilengkapi dengan kartu memori sehingga dapat menampilkan dan menyimpan data hasil pembacaan pada ruang sangrai, kartu memori selanjutnya dapat dibaca pada perangkat lunak dan disimpan menjadi basis data.
Ragam fasilitas riset yang kami miliki saat ini.
Belum ada data fasilitas
Kami sedang mempersiapkan data fasilitas riset untuk Anda.
Rumah Inovasi BRIN hadir sebagai katalisator utama dalam mentransformasi hasil riset dan invensi para peneliti Indonesia menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi strategis antara akademisi, industri, dan pemerintah, kami memastikan setiap inovasi memiliki jalur yang jelas menuju hilirisasi guna memperkuat kemandirian teknologi bangsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Temukan berbagai skema kolaborasi dan layanan riset unggulan yang tersedia di platform kami untuk mendukung pengembangan inovasi Anda menuju hilirisasi yang berdampak nyata.