Akses terpadu terhadap teknologi inovatif, lisensi hasil riset, skema RIIM & pendanaan lainnya, fasilitas riset, serta kepakaran unggulan nasional dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Ragam inovasi terbaru di Rumah Inovasi Indonesia
Invensi ini berhubungan dengan pemanfaatan data satelit Himawari-8, yang secara khusus adalah menerapkan metode untuk menemukan awan yang berpotensi hujan (awan tumbuh) dari Japan Meteorological Agency (JMA) untuk ditampilkan secara spasial dan real time pada situs web. Dalam proses ini, data dari kanal IR1, IR2, dan IR3 dari satelit Himawari-8 dihitung untuk menemukan awan tumbuh dan data ditampilkan di situs web secara spasial dan per jam dalam bentuk gambar yang dapat diakses publik sewaktuwaktu.
Invensi ini mengungkapkan suatu sistem dan metode robot otonom untuk pengiriman barang tahap akhir (last-mile delivery) di kawasan khusus berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini terdiri dari setidaknya satu unit robot otonom (100) yang dilengkapi dengan kompartemen barang (102) dengan kunci elektronik dan aktuator linear (106), sistem navigasi otonom yang mencakup sensor LiDAR (103), kamera navigasi (104), kamera scanner QR code (105), IMU (113), dan rotary encoder (110), serta kontroller utama (112) yang menjalankan algoritma pemetaan, perencanaan lintasan, dan penghindaran rintangan secara real-time. Robot terhubung secara nirkabel dengan platform cloud IoT (200) dan sistem manajemen permintaan (300) berbasis aplikasi gawai pengguna, serta dapat berinteraksi dengan infrastruktur kawasan melalui komunikasi V2I. Selain itu, sistem mencakup docking station (400) sebagai hub logistik dan pengisian daya otomatis yang ditempatkan di dalam kawasan terbatas (500). Metode pengoperasian meliputi pemesanan barang melalui aplikasi, verifikasi identitas pengguna menggunakan QR code yang dipindai kamera scanner (105), pembukaan otomatis kompartemen barang (102) setelah verifikasi berhasil, serta pencatatan transaksi pada platform cloud (200) untuk tujuan keamanan dan audit. Invensi ini memungkinkan pengiriman barang intra-kawasan yang aman, efisien, dan terintegrasi, mendukung konsep logistik pintar pada lingkungan smart city dengan mengurangi ketergantungan pada tenaga manusia dan kendaraan konvensional.
Invensi ini mengenai formulasi parfum dari rempah cengkeh dan pala, lebih khusus invensi ini berhubungan dengan penyusunan formula parfum dengan menggunakan minyak atsiri cengkeh dan pala dengan aroma wangi yang kompleks, unik, dengan karakter feminin yang elegan dan berani yang mengesankan keanggunan dan sensualitas dengan khasiat aromaterapi. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang telah ada sebelumnya, khususnya formulasi parfum aromaterapi yang terdiri dari minyak atsiri gaharu (8-9%), tonkin musk (24-26%), dan kesturi (Musk) (8-9%) sebagai notasi dasar (base-note), serta beta-ionone (8-9%), cengkeh (8-9%), pala (24- 26%), rose blossom honey (8-9%) sebagai notasi inti (heart-note) dan aquatone (8-9%) sebagai notasi atas (top-note); diikuti suatu proses pembuatan parfum aromaterapi yang mencakup tahapan mencampur notasi minyak atsiri secara berurutan yang terdiri dari notasi dasar (base-note); notasi inti (heart-note); dan notasi atas (top-note); sehingga diperoleh aroma wangi yang kompleks dan memikat, unik, lembut dan manis sekaligus hangat, mengesankan keanggunan, romantisme serta sensualitas dengan khasiat aromaterapi yang bertahan lama. Mengaitkan parfum dari rempah cengkeh dan pala dengan jalur rempah maritim akan memperkuat identitas produk, serta menjalin koneksi emosional antara konsumen dengan warisan budaya.
Invensi ini berkaitan dengan formula dan proses pembuatan serum anti-jerawat berbahan aktif ekstrak fraksi etil asetat madu Apis dorsata asal Pulau Rote. Pembuatan ekstrak fraksi etil asetat: 1)melarutkan madu dengan air(larutan 1); 2)mencampurkan larutan 1 dan n- heksana rasio 1:1(campuran 1); 3)memisahkan fraksi n-heksana dan air I pada campuran 1; 4)mencampurkan fraksi air I dan etil asetat rasio 1:1(campuran 2); 5)memisahkan fraksi etil asetat dan air II pada campuran 2; 6)menguapkan pelarut pada fraksi etil asetat; 7)ekstrak fraksi etil asetat dihasilkan. Formula serum anti-jerawat: air 67,80-84,18; propilena glikol 10,00-20,00; ekstrak fraksi etil asetat madu Apis dorsata Rote 5,00-10,00; alginat 0,50-1,00; karbopol 0,30-1,00; trietanolamina 0,10-0,30; asam sorbat 0,01-0,10; asam benzoat 0,01-0,10. Pembuatan serum anti-jerawat: 1)mencampurkan karbopol dan alginat, melarutkannya dengan air sampai terbentuk gel, serta menambahkan trietanolamina(sediaan A); 2)melarutkan ekstrak dengan propilena glikol(sediaan B); 3)melarutkan asam sorbat dan asam benzoat dengan air(sediaan C); 4) menghomogenkan sediaan A, B, C, serta air; 5)serum anti-jerawat dihasilkan. Karakter biofisik serum pada invensi ini: 1)berbobot jenis 0,98±0,05 g/mL; 2)pH 6,0-7,0; 3)tekstur homogen; 4)daya sebar 6,5±0,3 cm; 5)zona hambat Propionibacterium acne 3-15 mm; 6)zona hambat Staphylococcus aureus 2,5-6 mm; 7)aktivitas anti-peradangan 40-50%.
Ragam fasilitas riset yang kami miliki saat ini.
Belum ada data fasilitas
Kami sedang mempersiapkan data fasilitas riset untuk Anda.
Rumah Inovasi BRIN hadir sebagai katalisator utama dalam mentransformasi hasil riset dan invensi para peneliti Indonesia menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi strategis antara akademisi, industri, dan pemerintah, kami memastikan setiap inovasi memiliki jalur yang jelas menuju hilirisasi guna memperkuat kemandirian teknologi bangsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Temukan berbagai skema kolaborasi dan layanan riset unggulan yang tersedia di platform kami untuk mendukung pengembangan inovasi Anda menuju hilirisasi yang berdampak nyata.