Deskripsi Kepakaran
Sumber Daya Nirhayati Laut dan Pesisir (Oseanografi Fisik): Memiliki kemampuan dan penguasaan tentang dinamika sirkulasi perairan laut, pesisir dan estuari, properti fisik perairan (suhu, salinitas, densitas, arus, gelombang dan lain-lain), mekanisme upwelling perairan Indonesia dan dinamika pesisir pantai dan estuari. Oseanografi Perikanan: Memiliki kemampuan dan penguasaan tentang interaksi antara sumberdaya hayati laut (ikan, biota laut dan organisme laut lainnya) dengan kondisi fisik, kimia dan biologi perairan. Klimatologi Laut: Memiliki kemampuan dan penguasaan tentang interaksi laut-atmosfer, dinamika iklim laut di perairan Indonesia, keterkaitan antara dinamika perairan laut dengan fenomena El Nino, La Nina, Monsun, Indian Ocean Dipole (IOD), Madden-Julian Oscillation (MJO), Sea Breeze, Quasi Biennial Oscillation (QBO), Gravity Wave, Kelvin & Rossby Wave dan berbagai fenomena interaksi lainnya dalam skala variasi diurnal, intrasesonal, seasonal, annual, interannual maupun decadal. Modeling Oseanografi: Memiliki kemampuan dan penguasaan tentang pemodelan dinamika laut dan dinamika laut dengan perangkat lunak meliputi Modular Ocean Model (MOM), Regional Ocean Model (ROMS) dan Princeton Ocean Model (POM). Pemodelan Rekayasa Pantai: Memiliki kemampuan dan penguasaan tentang pemodelan dinamika laut dan pesisir pantai serta interaksinya dengan arus, gelombang, angin permukaan, pasang surut laut dan lain-lain untuk kebutuhan pembangunan reklamasi pantai, pelabuhan, jetty, break water, dermaga, kolam labuh, coastal dike, groine, pengerukan dasar perairan dan lain-lain dengan fenomena yang mengiringinya meliputi sedimentasi, abrasi pantai, akresi pantai, pencemaran dan lain-lain menggunakan perangkat lunak Aquaveo Surface Water Modelling System (SMS), DELFT3D, MOHID, TUFLOW, DHI Mike Zero dan TELEMAC. Pemodelan Lingkungan Laut: Memiliki kemampuan dan penguasaan tentang pemodelan dinamika laut dengan bahan polutan meliputi tumpahan minyak, limbah panas, sampah laut (marine debris), polutan point source maupun non point source, sedimentasi, tailing, polutan dari sediment dumping, polutan sedimen dari pengerukan dasar perairan, polutan konservatif maupun non konservatif dan polutan dari senyawa terlaut maupun partikel laut lainnya dengan menggunakan perangkat lunak DELFT3D, MOHID, TELEMAC, TUFLOW, AQUAVEO SMS, OILMAP, DHI Mike Zero dan CEDAS.