BRIN Logo
Sign In
BP

Bambang Prasetya

Pusat Riset Teknologi Pengujian dan Standar

Bidang Kepakaran:
Standardisasi
Bioproses
Pendidikan: S-3 DOKTOR

Deskripsi Kepakaran

Dimulai dengan penelitian pemanfaatan limbah industri plywood untuk pembuatan kertas gelombang pada waktu penelitian S1 di IPB kemudian praktek kerja di Pabrik Kertas KBT Bekasi. 1984 mulai karier bekerja di LIPI pada bagian kimia kayu dan elastormer LFN, Komplek LIPI Sangkuriang Bandung. Kemudian mendapat beasiswa studi di Jerman mengambil bidang kimia kayu pada program Aufbaustudium Magister pada Univ. Gottingen, dengan thesis "Acidity of extract-rich wood-bark of conifer wood". Dilanjutkan S3 pada universitas yang sama dengan melakukan penelitian di Fraunhofer Institute di Braunschweig dengan judul "the behavior of extract-rich wood-bark in the chemical-technological processes". Sebagian thesis terkait dengan biodegradasi dikerjakan di Institut for Soil Science, FAL Braunschweig dan Uji thermal soprtion behavior di Wood Laboratorary-University of Munich, Munchen Jerman. Sepulang dari studi S3, ditempatkan di Lab Bahan dan Komposit FIsika LIPI Puspiptek, Serpong dan mulai melakukan berbagai peneliitian terkait dengan biomasa, kimia kayu, biomaterial, adhesive. tannin, lignin. Atas kerja sama dengan JSPS Jepang, beberapa kali kunjungan pada tahun yang berbeda (1995-1997) melakukan penelitian di Lab Biomas Conversion, Kyoto University mendalami Biopulping dan Biobleaching dengan memanfaatkan enzyme lignolitik yang diproduksi dari Fungi Pelapuk Putih Isolat Indonesia. Beberapa insentif riset unggulan spt RUT dalam bidang biopulping dan biobleaching , . RUK dalam pembuatan komposit bambu. Kontrak riset dengan industri antara lain pengembangan perlite fiber board yang dipatenkan di Australia. Pemanfaatan oil sludge menjadi bioapshat, inkatifikasi lumpur minyak di Flare area Pertamina Balikpapan, bioremediasi dan phytoremediasi pengikatan logam berat limbah minyak. Limbah tailing emas di Pongkor dan Freeport. Banyak melakukan kontrak riset Industri, akhirnya diminta pejabat Risktek untuk menjadi Asisten Deputi Kementerian Ristek, untuk hilirisasi hasil RUT, dengan mengembangkan Skema Insentif Katalis Teknologi. Setelah iitu diminta KaLIPI menjadi Kepala Pusat Bioteknologi selama 7 tahun dan Deputi IPH LIPI selama 3 tahun, dan akhirnya di minta Menristek untuk memimpin BSN dan sekaliigus menjad Ketua KAN (2012-2020). Saat ini menjadi peneliti di Pusat Riset Teknologi Pengujian danStandar-BRIN Paralel dengan itu sejak 2018 hingga sekarang diberi tugas oleh Presiden RI memimpin Komite Keamanan Hayati (KKH) Produk Rekayasa Genetika. Kerjasama industri dilakukan terus hingga sekarang termasuk insvestor asing, Organisasi Profesi (PII, MEBI, AIPI, KBI,AFOB, JN-PCB LKN).