Deskripsi Kepakaran
Saya meraih gelar Magister (S2) dari Faculty of Engineering, Architecture and Information Technology, The University of Queensland, Australia, majoring in Urban and Regional Planning. Saya memiliki kepakaran dalam perancangan dan pengelolaan kota berkelanjutan, khususnya dalam penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan pada tata ruang, infrastruktur hijau, dan integrasi Sistem Indutri berkelanjutan/ramah lingkungan. Perancangan Kawasan industri berkelanjutan mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam sistem industri. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak ekologis sektor industri melalui : (1) Pengembangan Eco-Industrial Parks, (2) zona industri rendah karbon, (3) Mitigasi industri tinggi emisi yang menekankan efisiensi sumber daya dan pengelolaan limbah terpadu Kepakaran saya di bidang perancangan Kawasan industri berkelanjutan sejalan dengan fokus pusat riset sistem industri dan manufaktur berkelanjutan (PRSIMB OREM) terhadap pengembangan sistem industri yang efisien, rendah emisi, dan berorientasi pada daya dukung lingkungan. Saat ini saya sedang terlibat dalam kegiatan RIIM yang terkait dengan sistem industri berkelanjutan: (1) Kegiatan RIIM: Dekarbonisasi Koridor Mega Urban: Pemodelan Spasial dan strategi Mitigasi untuk dinamika Emisi Karbon di Pesisir Utara Jawa, Indonesia (2) Kegiatan RIIM: Model Pengembangan Real Estate Skala Besar/Kota Baru Rendah Karbon di Indonesia. Selain itu, saya juga sedang terlibat di kegiatan riset lainnya di PR SIMB, OREM seperti: (1)Kegiatan Riset kerjasama antara BRIN dan UNTAR: Model Pengembangan Rumah Susun Di Jakarta Yang Inklusif, Rendah Karbon Dan Berkelanjutan Sebagai Upaya Mitigasi Pertumbuhan Populasi Dan Perubahan Iklim (2) Trends and strategic opportunities in energy efficiency and carbon emission reduction for electric vehicles: a bibliometric analysis. (3) Penilaian tingkat Keberlanjutan Kawasan dengan pendekatan analisis Keberlanjutan Multiaspect Sustainability Analysis (MSA); (4) An EEIO-Based Decomposition of Household Consumption Impacts on Agricultural Emissions and Economic Growth in Yogyakarta, Indonesia Kepakaran saya mencakup perancangan kawasan dan industri yang berkelanjutan, dengan penekanan khusus pada penerapan Ultimate Environmental Thresholds (UETs) Analysis dalam konteks pembangunan industri berkelanjutan. Analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi kritis sejauh mana aktivitas industri dapat dilakukan tanpa melampaui batas-batas ekologis yang esensial seperti: (1) Batas Emisi Karbon: Menentukan ambang maksimum emisi CO₂ yang dapat dilepaskan ke atmosfer tanpa menyebabkan peningkatan suhu global yang melebihi ambang kritis.(2) Batas Penggunaan Air: Mencegah eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya air guna menghindari kelangkaan air dan kerusakan pada ekosistem air tawar.(3) Batas Perubahan Tata Guna Lahan: Mengatur pemanfaatan lahan agar tidak mengancam keanekaragaman hayati maupun mengganggu fungsi ekologis lanskap. Kepakaran ini mendukung pembangunan sistem industri yang berkelanjutan secara holistik, di mana proses produksi, pengelolaan sumber daya, dan limbah industri dikendalikan agar tetap berada dalam koridor keberlanjutan ekologis Selain itu, pendekatan ini juga mendukung upaya transisi menuju ekonomi regeneratif dan pembangunan rendah karbon yang adaptif terhadap krisis iklim dan degradasi lingkungan
Literatur Ilmiah
- Tidak tersedia tautan literatur / profil ilmiah.