BRIN Logo
Sign In
SA

Saiful Anwar

Pusat Riset Zoologi Terapan

Bidang Kepakaran:
Zoologi
Pendidikan: S-2 ILMU TERNAK

Deskripsi Kepakaran

DETIL KEPAKARAN Fokus kepakaran pada Genomika Konservasi Fauna Indonesia. Fokus riset pada pengembangan dan penerapan teknologi genomik untuk mengkaji, melindungi, dan mengoptimalkan sumber daya genetik fauna asli Indonesia, khususnya ruminansia besar dari famili Bovidae. Ruang lingkup keahlian mencakup perakitan genom dan mitogenom referensi, serta analisis keragaman genetik dan struktur populasi untuk mengungkap sejarah evolusi dan domestikasi hewan. Perubahan genetik dan keanekaragaman fenotipik yang terjadi selama proses domestikasi dapat dimanfaatkan sebagai kerangka untuk memahami mekanisme evolusi, termasuk dinamika frekuensi alel, keberadaan tanda-tanda seleksi (selection signatures) pada gen-gen fungsional, serta respons genom terhadap tekanan domestikasi. Pemahaman ini penting untuk mengungkap komposisi genetik (genetic make-up), dasar genetik adaptasi, diferensiasi populasi, serta identifikasi dan pembentukan karakter unggul pada hewan domestik. Selain itu, pendekatan genomik komparatif antarspesies dan antarpopulasi memungkinkan identifikasi varian genetik spesifik dan haplotipe unik yang merepresentasikan identitas genetik fauna asli Indonesia. Informasi ini dimanfaatkan untuk mendukung penentuan kemurnian genetik, forensik satwa, serta konservasi dan pengelolaan sumber daya genetik ternak lokal secara berkelanjutan. Orientasi riset ini diarahkan untuk mengungkap jejak evolusi dan karakteristik genetik unik fauna Indonesia, sekaligus mengembangkan teknologi molekuler yang akurat, cepat, aplikatif, efektif, dan efisien guna mendukung konservasi keanekaragaman hayati, perlindungan plasma nutfah, pengelolaan sumber daya genetik nasional, serta perumusan kebijakan berbasis bukti ilmiah (evidence-based policy). AKTIVITAS ILMIAH: Kegiatan penelitian saat ini difokuskan pada sapi Bali dan banteng (Bos javanicus) sebagai sumber daya genetik strategis nasional yang bernilai penting bagi konservasi, ekonomi, dan ketahanan pangan. Melalui pendekatan mitogenomik dan whole genome sequencing, dikaji pola keragaman genetik, hubungan kekerabatan antar populasi, serta jejak domestikasi dan adaptasi terhadap lingkungan tropis. Kajian ini diarahkan untuk mengidentifikasi karakteristik genetik khas yang membedakan sapi Bali dan banteng dari sapi introduksi dan populasi lain dalam genus Bos, sekaligus menelusuri variasi genetik yang berperan dalam adaptasi dan potensi biologis sebagai dasar perumusan strategi pemuliaan berbasis sumber daya genetik lokal yang selaras dengan prinsip konservasi. Sebagai luaran aplikatif, penelitian diarahkan pada pengembangan marka genetik spesifik berbasis variasi mitokondria dan genom inti untuk uji kemurnian genetik, identifikasi populasi, dan forensik satwa. Pengembangan ini ditujukan untuk menyediakan perangkat molekuler yang akurat, cepat, dan mudah diaplikasikan dalam mendukung konservasi genetik, pengelolaan plasma nutfah, serta pengambilan keputusan berbasis bukti ilmiah dalam konservasi dan pemanfaatan fauna Indonesia secara berkelanjutan terutama pada sapi Bali dan banteng.