Deskripsi Kepakaran
Kepakaran saya, “Pengembangan sistem evaluasi keberlanjutan berbasis hard engineering untuk energi dan manufaktur berkelanjutan, dengan fokus pada optimasi proses industri, efisiensi energi, dan pengurangan dampak lingkungan, melalui integrasi riset aplikatif, standardisasi, dan inovasi teknologi.” Berikut rincian kepakaran saya: Pengembangan Model Evaluasi Keberlanjutan Industri dan Manufaktur • Keahlian utama terletak pada pengembangan model evaluasi keberlanjutan untuk sistem produksi dan layanan industri. • Keahlian dalam Life Cycle Assessment (LCA), Life Cycle Inventory (LCI), dan RAPFISH-MDS untuk mengukur kinerja keberlanjutan di sektor agroindustri, peternakan, energi hingga manufaktur. Pendekatan yang digunakan adalah teknik dan data kuantitatif (hard science), yang menekankan analisis berbasis sains dan teknologi terapan. • Hasil riset diarahkan untuk mendukung optimalisasi proses manufaktur, efisiensi energi, dan pengurangan dampak lingkungan. Arah ini sejalan dengan mandat PR SIMB dalam menghasilkan inovasi berbasis hard engineering Kepakaran dalam riset SmartGreen House Riset Smartgreen House berbasis otomasi dan sensor pintar, dengan integrasi IoT, AI, dan rekayasa sistem industri untuk pertanian presisi. Sistem ini mendukung efisiensi energi, produksi rendah emisi, optimalisasi penggunaan air dan nutrisi, serta meningkatkan produktivitas, sehingga menjadi model bio-manufacturing ramah lingkungan yang relevan bagi ketahanan pangan, transisi energi, dan ekonomi sirkular. Riset Energi Baru dan Manufaktur Berkelanjutan • Keterlibatan di Rumah Program Energi Baru dan riset biogas dari limbah cair agroindustri mendukung transisi energi dan efisiensi manufaktur rendah emisi. • Kegiatan RIIM Gelombang IV (Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju) memperkuat kontribusi pada pengembangan rantai pasok hijau, industrial ekologi, dan manufaktur berkelanjutan berbasis rekayasa teknik. • Melalui SATREPS, Anda berperan dalam riset internasional terkait pengolahan limbah agroindustri dengan anaerobic digestion dan mikroalga, yang langsung berkaitan dengan hard engineering energi terbarukan dan pengolahan manufaktur berwawasan lingkungan. Riset ini juga memperkuat jejaring riset internasional di bidang energi dan teknologi manufaktur hijau, dengan fokus pada transfer teknologi dan implementasi solusi berbasis hard science. Rekayasa Sistem Industri Agro-Manufaktur • Penelitian pada komoditas pangan (padi, singkong, sagu, jahe) dan peternakan (sapi perah, sapi potong) menunjukkan keahlian dalam merancang sistem produksi yang efisien, rendah emisi, dan ramah lingkungan. • Publikasi Q1 tentang sustainability index pada peternakan sapi di daerah kering dan pemanfaatan by-product agroindustri untuk pakan, memperlihatkan kontribusi nyata pada rekayasa sistem produksi sirkular. • Tahun 2025 berpengalaman memimpin pelaksanaan penelitian industri pada keberlanjutan Sukabumi dan memimpin penulisan jurnal Q1 dan telah terbit berjudul Diagnostic Multidimensional Scalling of Institutional and Enviromental Sustainibility in Regional Rice Enterprise Integrasi Standardisasi, Mutu, dan Teknologi Industri • Pengalaman menyusun RSNI, e-komtek, SOP, dan sistem manajemen mutu di BPPT/BRIN menunjukkan kompetensi dalam membangun fondasi hard science yang dapat diimplementasikan langsung di sektor manufaktur dan energi. Keterlibatan dalam berbagai inisiatif ini menunjukkan bahwa kepakaran saya tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga berakar kuat pada penerapan hard engineering untuk energi dan manufaktur berkelanjutan, sehingga relevan untuk mendukung misi PR SIMB dalam menghasilkan inovasi sains-terapan yang berdampak nyata bagi industri nasional. Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas diri, saya sedang dalam proses pengajuan beasiswa LPDP dan DBR BRIN serta sudah diterima menempuh studi Magister di Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI) dengan rencana riset bertema Keberlanjutan Industri UMKM dan Evaluasi Dampak Lingkungan pada Industri Peternakan Sapi. Fokus ini bukan hanya relevan dengan sistem industri inklusif dan berkelanjutan, tetapi juga membuka peluang integrasi analisis teknis-kuantitatif dalam merumuskan strategi mitigasi dampak lingkungan berbasis teknologi. Hal ini menunjukkan kepakaran saya dalam menghubungkan aspek teknis-industri dengan aspek lingkungan dan sosial-ekonomi (triple bottom line) dan aspek multidimensional.
Literatur Ilmiah
- Tidak tersedia tautan literatur / profil ilmiah.