Deskripsi
Sistem telekomunikasi Internet of Things (IoT) adalah integrasi perangkat dan teknologi yang memungkinkan pengumpulan, pertukaran, dan analisis data secara otomatis dan efisien melalui jaringan telekomunikasi. Sistem ini menghubungkan berbagai perangkat fisik, sensor, dan aktuator melalui internet, yang kemudian saling berkomunikasi dan bekerja sama untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas berbagai operasi.
Ada beberapa nilai penting dari kegiatan riset terkait Sistem telekomunikasi IoT, yaitu:
- Otomatisasi dan Pengendalian
Sistem telekomunikasi cerdas memungkinkan otomatisasi berbagai proses seperti manajemen gedung, transportasi, dan pertanian. Misalnya, sistem penyiraman tanaman otomatis yang diaktifkan berdasarkan kelembaban tanah yang terdeteksi oleh sensor.
- Pemantauan dan Pengawasan
Sistem telekomunikasi IoT memungkinkan pemantauan jarak jauh terhadap aset dan infrastruktur, seperti jaringan listrik, jalur transportasi, dan fasilitas industri. Hal ini dapat meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional.
- Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik
Pengumpulan dan pengiriman data yang dihasilkan oleh perangkat IoT melalui media telekomunikasi dapat dianalisis untuk memberikan wawasan yang mendalam, membantu pengambilan keputusan yang lebih baik dalam berbagai bidang, termasuk bisnis, kesehatan, dan manajemen lingkungan.
- Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas
Sistem telekomunikasi IoT mampu melakukan otomatisasi dan analitik yang cerdas, proses operasional dapat dioptimalkan, mengurangi biaya operasional dan meningkatkan produktivitas.
- Interoperabilitas
Sistem telekomunikasi IoT memungkinkan berbagai perangkat dan sistem yang berbeda untuk berkomunikasi dan bekerja sama, menciptakan ekosistem yang terintegrasi dan lebih efisien.
Rumah Program Purwarupa Hasil Riset Inovasi Sistem Telekomunikasi IoT dibagi menjadi 5 tema berikut:
- Sistem Telekomunikasi IoT untuk Deteksi Bencana
- Sistem Telekomunikasi IoT untuk Aplikasi Pertanian/Peternakan
- Sistem Telekomunikasi IoT untuk Pemantauan Lingkungan
- Sistem Telekomunikasi IoT untuk Kendaraan Otonom
- Sistem Telekomunikasi IoT Kendaraan untuk Agrikultur
Hasil yang ingin dicapai adalah:
- Dikuasainya teknologi telekomunikasi IoT untuk aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
- Dikuasainya teknologi telekomunikasi IoT dan pengembangan aplikasi – aplikasi berbasis mobile berupa model, platform, dan lain-lain dalam mendukung terbangunnya sistem teknologi cerdas yang memudahkan aktivitas masyarakat sehari-hari.
- Dihasilkannya desain, platform, dan purwarupa aplikasi yang dikembangkan dengan mendukung terbangunnya satu model sistem telekomunikasi IoT.
- Dihasilkannya sistem telekomunikasi IoT untuk kendaraan otonom dalam mendorong potensi tingkatan keselamatan jalan raya.
- Dihasilkannya sistem telekomunikasi IoT untuk kendaraan agrikultur.
- Dihasilkannya sistem telekomunikasi IoT untuk deteksi bencana.
- Dihasilkannya sistem telekomunikasi IoT untuk aplikasi pertanian/peternakan.
- Dihasilkannya sistem telekomunikasi IoT untuk pemantauan lingkungan.
KAK Rumah Program Purwarupa Hasil Riset Inovasi Sistem Telekomunikasi IoT dapat diakses pada link :
https://s.id/CFJCOREI2026
Persyaratan
1. Ketua Tim berstatus sebagai SDM Iptek pada Badan Riset dan Inovasi Nasional
2. Memiliki rekam jejak riset yang sesuai dengan bidang riset yang diajukan dalam proposal
3. Tidak sedang berstatus sebagai pegawai tugas belajar, pegawai pelatihan postdoctoral, atau pegawai cuti di luar tanggungan negara
4. Periset dapat menjadi Ketua Tim maksimal dalam 1 (satu) kegiatan riset dan menjadi anggota di 1 (satu) kegiatan lainnya atau menjadi anggota di 2 (dua) kegiatan riset Rumah Program Organisasi Riset Elektronika dan Informatika
5. Periset maksimal dapat terlibat dalam 2 (dua) kegiatan riset Rumah Program Organisasi Riset Elektronika dan Informatika
6. Tim wajib melibatkan minimal 1 (satu) orang sivitas Organisasi Riset Elektronika dan Informatika
7. Jumlah periset dalam 1 (satu) kegiatan maksimal 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Tim dan 9 (sembilan) orang Anggota Tim
8. Membuat proposal sesuai format (template) dan wajib ditanda-tangani secara elektronik (BsRE) oleh Ketua Tim dan Kepala Pusat Riset
9. Bersedia mengikuti tahapan seleksi berupa reviu administrasi, reviu substansi dan anggaran (wawancara)
10. Seluruh anggota tim wajib melakukan persetujuan di halaman Profil Riwayat Proposal Program sebelum melakukan Submit proposal.