BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Alat Semi Otomatis dan Metode Untuk Membuat Nano-Pestisida Nabati Berbasis Minyak Atsiri

Agenda Riset: Kedaulatan Pangan
Sektor: Rekayasa Keteknikan

Deskripsi

Invensi ini berhubungan dengan suatu alat dan metode untuk membuat nano-pestisida nabati berbasis minyak atsiri, yang terdiri dari tabung pencampur A (4) dan tabung pencampur B (1) terintegrasi secara semi-otomatis untuk mengalirkan formula fase organik pada tabung pencampur A (4) ke tabung tabung pencampur B (1) melalui selang (18) yang laju alirannya dapat diatur; pengaduk A (11) pada tangki pencampur A (4) dan pengaduk B (10) pada tangki pencampur B (1) berupa pengaduk tipe rotor-stator yang kecepatan putarnya dapat diatur melalui panel kontrol pengatur putaran pengaduk (7). Proses pembuatan larutan nano-pestisida dilakukan dengan cara memasukkan larutan fase organik ke dalam tangki pencampur A (4), dan mengaduknya pada kecepatan 1000-2800 rpm selama waktu tertentu (5-10 menit) untuk menghasilkan formula fase organik. Selanjutnya memasukkan akuades dan gliserol ke dalam tangki pencampur B (1) dan mengaduknya pada kecepatan putar 1000-2800 rpm selama + 10 menit untuk menghasilkan formula fase air. Hasil campuran formula fase organik dialirkan ke dalam tangki pencampur B (1) dengan laju aliran 0,3-0,5 liter/menit untuk dicampur dengan formula fase air dengan kecepatan pengadukan 1000-2800 rpm selama 10-15 menit sehingga dihasilkan formula nano-pestisida nabati dengan ukuran partikel 100-200 nanometer.

Kata Kunci

Nabati Minyak Atsiri Nano Pertanian
  • Menghasilkan nano-pestisida nabati berbasis minyak atsiri dengan ukuran partikel 100–200 nm.
  • Menggunakan alat semi otomatis dengan tabung pencampur A (fase organik) dan tabung pencampur B (fase air) yang terintegrasi.
  • Proses pencampuran dilakukan dengan pengaduk rotor-stator berkecepatan 1000–2800 rpm, menghasilkan formula homogen.
  • Laju aliran fase organik ke fase air dapat diatur (0,3–0,5 L/menit) untuk kontrol presisi.
  • Produk nano-pestisida lebih efektif, stabil, dan ramah lingkungan dibandingkan pestisida sintetis.
  • Cocok untuk aplikasi pertanian berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia berbahaya.
  • Memberikan solusi inovatif bagi petani, UMKM agribisnis, dan industri agro dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ekosistem.