- Menghasilkan FeC₂O₄·2H₂O dari limbah cair hasil hidrolisis proses sulfat pembuatan TiO₂ berbasis mineral ilmenit.
- Proses menggunakan metode presipitasi kimia dengan tahapan: hidrolisis titanium (IV) oxysulfate, seeding Fe (2,5–10%), presipitasi dengan asam oksalat, penambahan NH₄OH (pH 1–5), pemisahan padatan, dan pengeringan 110 °C selama 2 jam.
- Produk berupa serbuk besi oksalat dihidrat dengan struktur kristal α-monoclinic, berkualitas tinggi untuk aplikasi industri.
- Memanfaatkan limbah cair industri TiO₂, sehingga mendukung konsep waste-to-resource dan pengurangan pencemaran lingkungan.
- Memberikan nilai tambah pada limbah industri dengan menghasilkan material kimia dasar yang dapat digunakan sebagai prekursor katalis, pigmen, dan material fungsional.