- Bentuk cair memudahkan distribusi dan aplikasi langsung ke lahan pertanian.
- Mendukung konsep biofertilizer inovatif untuk pertanian berkelanjutan
- Menghasilkan bioagen fotosintesis cair berbasis konsorsium bakteri (Brevundimonas olei, Bacillus altitudinis, Bacillus firmus, Mycobacterium senegalense).
- Menggunakan bahan pembawa alami: molases, CMC, dan gliserol sehingga ramah lingkungan dan mudah diaplikasikan.
- Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemupukan dengan cara memperkuat proses fotosintesis tanaman.
- Teruji meningkatkan produktivitas tanaman serta kandungan gula pada tanaman sorgum dan stevia hingga 50%.