BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Bioreaktor Media Statik Termofilik Untuk Proses Pengolahan Pome Panas Dan Asam Menjadi Biogas

Agenda Riset: Kedaulatan Energi
Sektor: Energi

Deskripsi

Invensi ini mengenai bioreaktor untuk proses pengolahan POME panas dan asam menjadi biogas dengan proses termofilik anaerobik didalam bioreaktor media statik, tanpa proses pendinginan dan penetralan pH (pre treatment). Dengan dipilihnya unit biodigester termofilik anaerobik ini, maka POME panas yang keluar dari pabrik minyak kelapa sawit, dapat diproses langsung menjadi biogas, tanpa pre treatment. Peningkatan suhu proses dalam invensi ini dengan memanfaatkan suhu POME panas sekitar 70oC langsung dimasukkan kedalam bioreaktor, sehingga menaikkan suhu didalam tangki bioreaktor dan terjadi kondisi termofilik sekitar 50oC. Tangki bioreaktor sebagai tempat pengolahan POME menjadi biogas, dilengkapi dengan pipa distribusi panas, dan diisi dengan material pengisi. Pipa distribusi panas sebagai unit termofilik berfungsi untuk mendistribusikan panas yang terkandung pada POME ke seluruh bagian bioreaktor dan menjaga kondisi proses tetap pada kondisi termofilik, sekaligus berfungsi sebagai pipa saluran masuk POME kedalam tangki bioreaktor. Bioreaktor ini disebut sebagai jenis media statik karena tangki bioreaktornya diisi dengan material pengisi, sehingga proses pengolahan POME dapat dilakukan pada pH rendah.

Kata Kunci

Bioreaktor Media Statik Panas dan Asam POME Pengolahan POME Termofilik Anaerobik
  • Menyediakan inovasi bioreaktor media statik untuk mengolah limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent / POME) yang bersuhu panas dan asam langsung menjadi biogas melalui proses termofilik anaerobik.
  • Mengeliminasi kebutuhan proses pendinginan dan penetralan pH (pretreatment) dengan memanfaatkan suhu awal POME panas (sekitar 70°C) yang langsung dimasukkan ke dalam bioreaktor guna mencapai kondisi termofilik yang stabil di kisaran 50°C.
  • Dilengkapi dengan sistem pipa distribusi panas terintegrasi yang berfungsi ganda sebagai jalur masuk POME sekaligus penyebar panas secara merata ke seluruh bagian tangki untuk menjaga suhu proses tetap termofilik.
  • Memanfaatkan pengisian material pengisi di dalam tangki (media statik), sehingga proses pengolahan limbah POME tetap dapat berlangsung secara efektif meskipun berada dalam kondisi pH rendah.