BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

FORMULASI PUPUK HAYATI BERBASIS JAMUR TANAH MIKORIZA DAN PROSES PEMBUATANNYA

Agenda Riset: Kedaulatan Pangan
Sektor: Pangan

Deskripsi

Invensi ini berkaitan dengan formulasi dan proses pembuatan pupuk hayati memanfaatkan jamur tanah mikoriza sedemikian hingga memiliki keunggulan sebagai pelarut fosfat dan aktivitas sebagai agen hayati lainnya yaitu menyediakan hara dan air yang dibutuhkan oleh tanaman. Aspek pertama invensi ini yaitu formulasi pupuk hayati berbasis jamur tanah mikoriza yang terdiri dari: tanah, pupuk, benih tanaman yang dikarakterisasi berupa benih tanaman jenis rumput-rumputan (Famili Gramineae), dan jamur tanah mikoriza, yang dikarakterisasi tersusun atas Glomus aggregatum dan Acaulospora sp.. Sedangkan aspek kedua invensi ini yaitu proses pembuatan yang diawali dengan memasukkan tanah pada media tanam sebagai lapisan pertama. Kemudian mencampur tanah dengan pupuk NPK untuk pertumbuhan spora mikorisa. Selanjutnya menanamkan benih tanaman pada tanah lapisan kedua, menutup benih tanaman dengan tanah, dan melakukan penyiraman selama 10 minggu, yang dikarakterisasi dengan menambahkan pupuk. Setelah itu dilakukan pengeringan dengan cara menghentikan penyiraman selama 2 minggu. Bagian atas tanaman dipotong sehingga menyisakan bagian bawah tanaman berupa akar dan tanah. Selanjutnya melakukan pemanenan spora jamur mikorisa dalam bentuk padatan pada tanah dan akar tanaman, melakukan pencacahan pada bagian bawah tanaman, untuk kemudian memperoleh pupuk hayati dalam bentuk serbuk.

Kata Kunci

Pupuk Hayati Mikoriza Fosfat
  • Menyediakan pupuk hayati yang efektif dalam mensuplai kebutuhan unsur hara dan air bagi pertumbuhan tanaman.
  • Memiliki keunggulan spesifik sebagai pelarut fosfat untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi dari dalam tanah.
  • Memanfaatkan agen hayati unggul berupa jamur tanah mikoriza (Glomus aggregatum dan Acaulospora sp.) yang bersimbiosis dengan perakaran rumput-rumputan.
  • Menghasilkan produk akhir pupuk berbentuk serbuk yang praktis, mudah disimpan, dan siap diaplikasikan pada lahan pertanian.