BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Inovasi Protein Ikan Layang Hidrolisat sebagai Bahan Fungsional Bernutrisi Tinggi

Agenda Riset: Kedaulatan Pangan
Sektor: Pangan

Deskripsi

Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan tepung hidrolisat protein ikan layang dengan teknik steam blasting dan hidrolisis enzimatis dengan tujuan untuk mengurangi bau amis dan meningkatkan daya cerna protein. Untuk proses produksi hidrolisat protein yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu: membuat filet ikan layang, mencuci filet ikan, steam blasting filet ikan pada tekanan 2-3 bar selama 10-20 menit, menambahkan air 1:2, menghaluskan ikan menggunakan blender, hidrolisis enzimatis menggunakan enzim bromelin pada perbandingan 1:1500 selama 2 jam pada suhu 60oC, inaktivas enzim pada suhu 80-90 oC selama 10-15 menit, mengeringkan hidrolisat protein ikan, menghaluskan hidrolisat protein ikan kering. Karakteristik hidrolisat protein ikan layang memiliki kadar air sebesar 2,81 – 5,29%; kadar protein sebesar 73,55 – 80,36%; kadar abu sebesar 3,47 – 4,84%; kandungan lemak sebesar 2,03 – 4,3%; kelarutan protein 13319,01 -23557,11 ppm; daya cerna protein oleh 3 enzim pencernaan (tripsin, kemotripsin dan pankreatin) sebesar 82,81 – 109,89%; berat molekul protein/peptida berkisar antara 5 – 15 kDa; pembauan normal sedikit agak amis; warna berdasarkan pengujian chromameter adalah dengan pengeringan oven nilai L = 61,88 – 65,19; a = 3,57 - 4,07; b = 11,29 –13,18; sedangkan berdasakan uji sensori berwarna coklat

Kata Kunci

Digestible Marine Nutritif Protein

Dokumen Download

  • Protein ikan tinggi yang lebih mudah dicerna untuk mendukung kebutuhan gizi harian
  • Aroma amis berkurang sehingga lebih nyaman dikonsumsi dan diaplikasikan ke berbagai produk pangan
  • Mendukung formulasi pangan fungsional dan suplemen dengan kandungan protein berkualitas
  • Tekstur tepung halus dan larut yang mudah dicampurkan dalam berbagai olahan
  • Memaksimalkan nilai ikan layang sebagai sumber protein laut bernilai tambah tinggi