- Memberikan evaluasi menyeluruh risiko terak, korosi, abrasi, dan pengotor pada proses pembakaran
- Mendukung pengambilan keputusan teknis berbasis analisis yang lebih akurat
- Dapat diaplikasikan pada batubara, biomassa, maupun sistem co-firing
- Mengurangi risiko kegagalan operasi dan biaya pemeliharaan pembangkit
- Meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem pembakaran bahan bakar padat