BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Metode Pembuatan Dan Produk Pelat Elemen Bakar U3Si2-Al Densitas Uranium 5,20 Gu/Cm3

Agenda Riset: Kedaulatan Energi
Sektor: Energi

Deskripsi

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan Pelat Elemen Bakar (PEB) U3Si2-Al densitas uranium 5,20 gU/cm3 untuk digunakan sebagai bahan bakar nuklir pada reaktor riset tipe Material Testing Reactors (MTR). Dimasa mendatang bahan bakar ini diharapkan sebagai pengganti PEB U3Si2-Al densitas 2,96 gU/cm3 yang selama ini telah digunakan oleh RSG-GAS. Lingkup invensi ini meliputi desain PEB U3Si2-Al densitas 5,20 gU/cm3, pembuatan pelat tutup dan bingkai dari paduan AlMg2 untuk kelongsong dengan ketebalan 0,26-0,434 mm. Pembuatan PEB U3Si2-Al densitas 5,20 gU/cm3 sebanyak 5 (lima) buah dengan penggunaanya sebagai berikut: 3 (tiga) buah PEB U3Si2-Al untuk uji iradiasi di RSG-GAS, 1 (satu) buah PEB untuk uji merusak dengan tujuan untuk mengetahui tebal kelongsong dan uji metalografi, sedangkan 1 (satu) buah PEB disimpan sebagai arsip. Bahan bakar PEB uji U3Si2-Al densitas 5,20 gU/cm3 yang diperoleh mempunyai dimensi dengan panjang (P) 629±0,2 mm, lebar (L) 70,75±0,15 mm, tebal (T) 1,30±0,07 mm dan distribusi uranium di dalam meat 0-7% serta mengandung isotop 235U sebanyak 19,75 +0,2% -0,5%.

Kata Kunci

Pelat Elemen Bakar (PEB) Densitas Uranium Bahan Bakar Reaktor Riset (MTR)
  • Menyediakan metode pembuatan Pelat Elemen Bakar (PEB) U3Si2-Al berdensitas tinggi (5,20 gU/cm³) untuk digunakan sebagai bahan bakar nuklir andal pada reaktor riset tipe Material Testing Reactors (MTR).
  • Menjadi inovasi bahan bakar pengganti masa depan yang lebih efisien dan berkapasitas lebih tinggi dibandingkan PEB U3Si2-Al densitas 2,96 gU/cm³ yang selama ini digunakan oleh RSG-GAS.
  • Meliputi desain dan proses manufaktur yang presisi, termasuk penggunaan paduan AlMg2 untuk pelat tutup dan bingkai kelongsong (ketebalan 0,26–0,434 mm) yang diproduksi khusus untuk uji iradiasi, uji merusak (metalografi), dan ketersediaan arsip.
  • Menghasilkan produk pelat bahan bakar nuklir dengan spesifikasi dimensi yang sangat akurat, terjaminnya distribusi uranium merata dalam meat (0–7%), serta memiliki kandungan isotop ²³⁵U sebesar 19,75% (+0,2% / -0,5%).