BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Metode Pembuatan Konsorsium Isolat Mikroba Untuk Produksi Biohidrogen Melalui Fermentasi Gelap Fakultatif Anaerobik Menggunakan Media Limbah Cair Kelapa Sawit

Agenda Riset: Kedaulatan Energi
Sektor: Energi

Deskripsi

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan konsorsium isolat mikroba untuk produksi biohidrogen melalui fermentasi gelap yang bersifat fakultatif anaerobik menggunakan media limbah cair kelapa sawit. Metode menurut invensi ini dilakukan melalui tahapan melakukan pengambilan sampel limbah cair kelapa sawit; melakukan pengkondisian starter dari lumpur; melakukan penyiapan media fermentasi gelap; melakukan pengaturan pH media; melakukan inokulasi media limbah cair kelapa sawit terkondisi dengan starter lumpur; melakukan pengukuran produksi biohidrogen; menumbuhkan inokulum mikroba yang mampu memproduksi biohidrogen; melakukan inkubasi dalam kondisi anaerobik; mengisolasi koloni konsorsium mikroba yang tumbuh; melakukan validasi kemampuan produksi biohidrogen; memperoleh konsorsium isolat mikroba penghasil biohidrogen untuk produksi biohidrogen melalui fermentasi gelap fakultatif anaerobik menggunakan media limbah cair kelapa sawit. Konsorsium isolat mikroba yang diperoleh digunakan dalam proses produksi biohidrogen melalui proses fermentasi gelap fakultatif anaerobik menggunakan media limbah cair kelapa sawit dengan hasil produksi biohidrogen hingga sebesar 35%.

Kata Kunci

Konsorsium Isolat Mikroba Produksi Biohidrogen Limbah Cair Kelapa Sawit (POME)
  • Menyediakan metode pembuatan konsorsium isolat mikroba fakultatif anaerobik untuk produksi biohidrogen melalui proses fermentasi gelap (dark fermentation) menggunakan media limbah cair kelapa sawit.
  • Menerapkan tahapan proses yang sistematis, mulai dari pengambilan sampel limbah, pengkondisian starter lumpur, pengaturan pH media, inokulasi, inkubasi anaerobik, isolasi koloni, hingga validasi kemampuan produksi.
  • Menghasilkan konsorsium isolat mikroba unggul yang mampu mengkonversi limbah cair kelapa sawit menjadi biohidrogen secara efektif dengan tingkat hasil produksi (yield) mencapai hingga 35%.
  • Mendukung pemanfaatan limbah industri kelapa sawit secara berkelanjutan sebagai sumber energi bersih alternatif yang terbarukan.