BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Metode Pembuatan Membran Polimer Elektrolit Padat Untuk Baterai Ion Litium Dari Campuran Karboksimetil Selulosa Pelepah Sawit Dan Polivinil Alkohol Tertaut Silang Asam Sitrat

Agenda Riset: Kedaulatan Energi
Sektor: Energi

Deskripsi

Invensi ini menyediakan suatu metode pembuatan membran polimer elektrolit padat baterai ion litium yang bahan utama berasal dari polimer alam. Metode ini mengusulkan beberapa langkah isolasi hingga sintesis di mana tahap awal melibatkan delignifikasi menggunakan reaktor delignifikasi, diikuti dengan proses pemutihan sederhana menggunakan larutan hidrogen peroksida (H2O2), lalu dilanjutkan dengan proses alkalisasi dan karboksimetilasi dengan menggunakan natrium hidroksida (NaOH) dan monochloroacetic acid (MCA), langkah berikutnya dilanjut dengan pembuatan membran polimer elektrolit padat dengan tahapan mencampur sampel, mencetak campuran yang homogen, mengeringkan dan mengangkat membran polimer yang dihasilkan. Produk delignifikasi yang dihasilkan sebesar 22,14% terhadap biomassa pelepah sawit,dan produk pemutihan sebesar 55,98%, sedangkan produk CMC diperoleh rendemen sebesar 150,7% terhadap massa selulosa dan 43,09% terhadap nilai teori. Membran polimer yang dihasilkan pada invensi ini menunjukkan konduktivitas ion DC optimum sebesar 3,90 × 10- 7 S.cm−1 dengan penggunaan asam sitrat sebagai agen pengikat silang pada konsentrasi 15%. Sementara itu, konduktivitas ion DC optimum dari membran yang terkompleks dengan garam litium perklorat mencapai 1,01 × 10-4 S.cm−1 dengan komposisi membran MPE-TS-25 : sebesar 272,09 dan 328,91oC.

Kata Kunci

Membran Polimer Elektrolit Padat Polimer Alam Baterai Ion Litium
  • Menyediakan metode pembuatan membran polimer elektrolit padat yang berkelanjutan dengan memanfaatkan bahan baku polimer alam dari biomassa pelepah kelapa sawit.
  • Menerapkan tahapan proses yang komprehensif mulai dari delignifikasi, pemutihan (menggunakan H2O2), hingga alkalisasi dan karboksimetilasi untuk menghasilkan Karboksimetil Selulosa (CMC) dengan rendemen yang signifikan.
  • Memastikan efisiensi performa elektrolit melalui penggunaan asam sitrat sebagai agen pengikat silang (konsentrasi 15%) yang menghasilkan konduktivitas ion DC.
  • Meningkatkan kualitas konduktivitas ion hingga mencapai 1,01 x 10 ^-4 S.cm^-1 melalui kompleksasi dengan garam litium perklorat, menjadikannya material yang potensial untuk aplikasi baterai ion litium berperforma tinggi.^