- Mengurangi kematian induk betina akibat agresi induk jantan dengan penggunaan shelter pelindung.
- Meningkatkan produktivitas pemijahan, menghasilkan 123 famili dalam 4 minggu (lebih dari target 100 famili).
- Mempercepat proses pemuliaan dengan metode seleksi famili, sehingga efisiensi waktu lebih tinggi.
- Sistem sederhana dengan rasio induk jantan:betina 1:3, mudah diterapkan pada skala budidaya.