BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Metode Pemijahan Ikan Nila Merah Dengan Variasi Rasio Induk Jantan Dan Betina Menggunakan Hapa Yang Dilengkapi Shelter

Agenda Riset: Kedaulatan Pangan
Sektor: Pangan

Deskripsi

Metode pemijahan ikan nila merah dengan variasi rasio induk jantan dan betina menggunakan hapa yang dilengkapi shelter merupakan sebuah inovasi yang relevan dengan upaya peningkatan produktivitas budidaya ikan nila dalam rangka memenuhi target produksi. Metode ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya produktivitas induk betina yang bertelur untuk memenuhi jumlah famili yang cukup (100 famili) dalam kegiatan pemuliaan menggunakan metode seleksi famili. Metode ini terdiri dari tahapan proses pemijahan ikan nila yang terdiri dari beberapa tahapan kegiatan yaitu persiapan kolam dan wadah pemijahan, pemasangan shelter berupa potongan pipa pvc berdiameter 4 inch sepanjang 40 cm dan kain polyester berukuran 1x3 m², seleksi induk jantan dan betina, plotting atau penempatan induk dalam wadah pemijahan dengan rasio induk jantan dan betina 1:3, dan pemanenan telur hasil pemijahan dari induk ikan nila betina. Keunggulan dari metode ini yaitu mampu meminimalisir terjadinya kematian pada induk betina akibat agresi induk jantan, meningkatkan proporsi jumlah induk betina yang memijah dan menghasilkan telur, dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk memenuhi jumlah famili yang dibutuhkan dalam kegiatan seleksi famili. Proses pemijahan dengan metode ini mampu menghasilkan induk betina yang bertelur (123 famili) dalam waktu 4 minggu.

Kata Kunci

Pemijahan Ikan Nila Shelter
  • Mengurangi kematian induk betina akibat agresi induk jantan dengan penggunaan shelter pelindung.
  • Meningkatkan produktivitas pemijahan, menghasilkan 123 famili dalam 4 minggu (lebih dari target 100 famili).
  • Mempercepat proses pemuliaan dengan metode seleksi famili, sehingga efisiensi waktu lebih tinggi.
  • Sistem sederhana dengan rasio induk jantan:betina 1:3, mudah diterapkan pada skala budidaya.