BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Metode Pengolahan Sampah Organik Domestik (Sod) Dengan Asam Formiat Untuk Pakan Larva Lalat Tentara Hitam (LTH)

Agenda Riset: Kedaulatan Pangan
Sektor: Pangan

Deskripsi

Metode Pengolahan Sampah Organik Domestik (SOD) dengan Asam Formiat (CH₂O₂) untuk Pakan Larva Lalat Tentara Hitam (LTH))menggunakan asam formiat merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengelolaan limbah organik. Penggunaan asam formiat sebagai bahan fermentasi bertujuan untuk menghambat bakteri patogen sehingga bahan organik dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama. Kemampuan asam formiat untuk menurunkan tingkat keasaman dan sifat antimikroba yang dimilikinya dapat membantu mencegah mikroorganisme yang tidak diinginkan. Bahan yang digunakan dalam fermentasi diantaranya adalah limbah organik dari TPS yang komposisinya terdiri dari limbah sayuran, buah-buahan, nasi, ikan dan sebagainya, serta asam formiat dan drum yang dilengkapi dengan penutup. Langkah awal fermentasi yakni memasukkan sampah organik ke dalam drum secara merata lalu masukkan asam formiat sebanyak 3% dari berat sampah organik. Fermentasi mengunakan asam formiat dilakukan selama 12 hari hingga hasil fermentasi dapat diberikan pada Larva LTH sebagai bahan pakan yang aman. Penyimpanan hasil fermentasi sampah dengan asam formiat dapat berlangsung hingga 90 hari.

Kata Kunci

Fermentasi Organik Larva Asamformiat Sustainable
  • Mengubah sampah organik menjadi pakan larva aman dan bergizi
  • Menghambat pertumbuhan bakteri patogen selama fermentasi
  • Meningkatkan efisiensi produksi larva Lalat Tentara Hitam
  • Mampu menyimpan hasil fermentasi hingga 90 hari
  • Solusi ramah lingkungan untuk pengelolaan limbah domestik