- Menyediakan metode verifikasi molekuler yang akurat untuk memastikan hasil pemisahan sperma betina (X) dan jantan (Y) pada sapi menggunakan teknik duplex PCR.
- Memanfaatkan primer Sex-determining region Y (SRY) dan GAPDH guna mendeteksi secara presisi jenis kelamin dari sampel DNA sperma hasil pemisahan (sexing).
- Mendukung evaluasi efektivitas metode pemisahan sperma (seperti penggunaan kolom Bovine Serum Albumin / BSA dengan variasi konsentrasi).
- Menghadirkan prosedur pengujian laboratorium yang terstruktur mulai dari ekstraksi DNA, amplifikasi duplex PCR, hingga visualisasi hasil melalui elektroforesis.