BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Prekursor Ti Oxalate (Pros

Agenda Riset: Penguatan Industri Strategis
Sektor: Rekayasa Keteknikan

Deskripsi

Invensi ini berkaitan dengan pembuatan prekursor titanium oksalat dari mineral ilmenit. Prekursor titanium oksalat ini bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan pigmen titanium dioksida (TiO2) dan industri kimia dasar. Tujuan dari invensi ini adalah menaikkan nilai tambah mineral ilmenit yang merupakan produk samping dari proses pengolahan bijih timah (kasiterit), pasir zirkon, dan pasir besi titan menjadi perkursor titanium yang bernilai ekonomis. Dalam proses pembuatan prekursor titanium oksalat dilakukan beberapa tahapan penting diantaranya : 1. Menyiapkan dan prepasai Ilmenit; 2. Menimbang dan mencampurkan ilmenit dengan aditif basa KOH pada rasio berat ilmenit/KOH sebesar 2:3; 3. Mendekomposisi ilmenit dengan basa KOH untuk membentuk fasa intermediet; 4. Melindi ilmenit terdekomposisi basa (tahap 3) dengan pelarut air; 5. Menyaring residu ilmenit dari filtrat yang mengadung pengotor seperti Al, Si dan lainnya; 6. Melindi residu ilmenit dengan pelarut asam oksalat sampai diperoleh prekusor titanium oksalat; 7. Menyaring prekursor titanium oksalat dari sisa residu ilmenit; 8. mengkarakterisasi prekursor titanium oksalat dari ilmenit terdekomposisi basa KOH menggunakan analisa ICP-OES. Invensi ini menghasilkan prekursor titanium oksalat dengan konsentrasi titanium sebesar 53.041 ppm.

Kata Kunci

Belum ada kata kunci untuk produk ini

  • Menghasilkan prekursor titanium oksalat (TiC₂O₄) dari mineral ilmenit yang telah terdekomposisi dengan KOH.
  • Proses sederhana dan efisien, memanfaatkan jalur kimia berbasis alkali untuk mengekstraksi titanium dari ilmenit.
  • Produk titanium oksalat dapat digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan pigmen titanium dioksida (TiO₂).
  • Mendukung pengembangan industri kimia dasar dengan menyediakan prekursor berkualitas tinggi untuk katalis, pigmen, dan material fungsional.
  • Memanfaatkan sumber daya mineral lokal (ilmenit), sehingga mendukung kemandirian industri strategis nasional.