BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Proses Pembuatan Makanan Enteral Dan Produk Yang Dihasilkannya

Agenda Riset: Kedaulatan Pangan
Sektor: Pangan

Deskripsi

Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan makanan enteral yang terdiri dari pencampuran tepung ganyong, tepung nasi, tepung tempe-telur, tepung kacang hijau, gula pasir dan margarin dimana tepung ganyong tersebut dibuat melalui tahap-tahapan berikut: a. sortasi umbi ganyong; b. pencucian dengan air; c. perendaman dalam larutan natrium bisulfit 0,15 - 0,35% selama 60 - 90 menit; d. pengukusan pada suhu 95 - 99 derajat celcius selamat 75 - 100 menit; e. pencacahan menjadi potongan yang lebih kecil; f. pengeringan pada suhu 45-55 derajat celcius selama 15 - 20 jam; g. penepungan; dan h. pengayangan dengan ukuran 100-150 mesh, serta formulasi makanan enteral yang terdiri dari 10-20% tepung ganyong (Canna edulis kerr.), 20 - 30% tepung nasi, 15 - 25% pasir, dan 2 - 8% margarin.

Kata Kunci

Makanan Enteral Tepung Ganyong Formulasi Pangan
  • Menyediakan formulasi makanan enteral bernutrisi tinggi berbasis pangan lokal yang memadukan tepung ganyong (Canna edulis), tepung nasi, tepung tempe-telur, tepung kacang hijau, gula pasir, dan margarin.
  • Memanfaatkan teknik pengolahan tepung ganyong yang sistematis, mencakup sortasi, perendaman dalam natrium bisulfit, pengukusan, hingga penepungan halus (100–150 mesh) untuk menjaga kualitas bahan.
  • Menghasilkan produk makanan enteral dengan komposisi terukur (10–20% tepung ganyong, 20–30% tepung nasi, 15–25% gula, dan 2–8% margarin) yang aman dan sesuai untuk kebutuhan asupan khusus.
  • Mendukung diversifikasi pangan lokal sebagai alternatif sumber energi dan nutrisi yang praktis serta mudah dicerna.