BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Proses Pembuatan Mikroplastik Untuk Penelitian Di Bidang Lingkungan

Agenda Riset: Ketahanan Air dan Pengembangan Lingkungan Hidup Berkelanjutan
Sektor: Rekayasa Keteknikan

Deskripsi

Keberadaan mikroplastik di lingkungan menimbulkan potensi bahaya bagi banyak makhluk hidup, termasuk manusia. Oleh karena itu diperlukan adanya studi untuk mengetahui akumulasi dan distribusi mikroplastik di lingkungan sehingga dapat dilakukan upaya untuk mengurangi dampak bahaya terhadap makhluk hidup. Untuk pelaksanaan studi lingkungan ini, diperlukan model mikroplastik. Tujuan dari invensi ini ini adalah untuk menyediakan suatu metode pembuatan mikroplastik dari limbah plastik jenis styrofoam menggunakan sistem emulsi dengan cetyltrimethylammonium bromide (CTAB), polyvinyl alcohol (PVA) atau sodium dodecyl sulfate (SDS) sebagai pengemulsi. Mikroplastik dengan pengemulsi CTAB, PVA, dan SDS masing-masing memiliki ukuran sebesar 0,8254, 2,374 dan 5,548 μm. Spektrum FTIR dari mikroplastik yang dibuat menunjukkan karakteristik dari gugus fungsi yang ada pada mikroplastik berjenis polystyrene. Dengan demikian, mikroplastik yang berhasil disintesis mendekati dengan mikroplastik yang tersebar di alam, sehingga, dapat dijadikan model mikroplastik untuk percobaan bioakumulasi menggunakan senyawa bertanda radioisotop.

Kata Kunci

Mikroplastik Model Lingkungan Polystyrene
  • Mikroplastik yang disintesis memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan mikroplastik alami, sehingga valid digunakan sebagai model penelitian lingkungan.
  • Proses pembuatan menghasilkan partikel dengan ukuran yang terkontrol (0,8 – 5,5 μm), sesuai kebutuhan studi ilmiah.
  • Metode berbasis emulsi dengan CTAB, PVA, dan SDS mudah direproduksi sehingga hasil penelitian konsisten dan dapat diulang.
  • Produk mikroplastik ini dapat diaplikasikan secara luas untuk studi bioakumulasi, toksisitas, dan distribusi mikroplastik di tanah maupun air.