BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Reaktor Pirolisis Berpengaduk Untuk Mengolah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Cair

Agenda Riset: Kedaulatan Energi
Sektor: Energi

Deskripsi

Proses pirolisis sampah plastik menjadi bahan bakar cair saat ini mengalami masalah kapasitas produksi karena banyak mengandung kotoran. Kotoran yang terbawa sampah plastik akan berproses menjadi arang. Di samping itu proses pirolisis juga menghasilkan abu. Arang dan abu harus dikeluarkan secara berkala agar kapasitas isi reaktor tetap terjaga. Invensi ini berhubungan dengan suatu peralatan konversi dengan metode pirolisis yang dapat mengeluarkan sisa abu dan arang secara cepat dan tidak harus menunggu dingin. Reaktor pirolisis berupa silinder horizontal yang dipanaskan dari bagian bawah reaktor dan sampah plastik dimasukkan secara kontinu dari sisi samping. Reaktor ini dilengkapi dengan pengaduk berbentuk spiral ber-as horizontal, yang berfungsi mangaduk sampah plastik pada waktu proses konversi, dan befungsi mendorong kotoran ke pintu keluar reaktor pada waktu pembersihan arang dan abu. Pada pengeluaran uap pirolisis dari reaktor juga dilengkapi dengan tabung vertikal, agar butiran halus kotoran mempunyai waktu untuk jatuh kembali ke reaktor. Uap pirolisis dikondensasi oleh proses pendinginan tidak langsung di luar reaktor agar dihasilkan minyak pirolisis. Gas dari uap pirolisis yang tidak terkondensasi bisa dibakar untuk dijadikan sumber panas proses pirolisis.

Kata Kunci

Pirolisis Plastik BahanBakar Bioreaktor
  • Reaktor pirolisis ini mampu mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar cair dengan kapasitas produksi yang lebih stabil.
  • Sistem pengaduk spiral ber-as horizontal menjaga proses konversi tetap merata sekaligus mendorong kotoran, arang, dan abu keluar tanpa harus menunggu reaktor dingin.
  • Tabung vertikal pada saluran uap pirolisis membantu memisahkan butiran halus kotoran sehingga kualitas minyak pirolisis lebih baik.
  • Gas hasil pirolisis yang tidak terkondensasi dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber panas, sehingga meningkatkan efisiensi energi proses.
  • Inovasi ini mendukung solusi pengelolaan sampah plastik sekaligus menghasilkan energi alternatif ramah lingkungan.