BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Schalboost

Agenda Riset: Kedaulatan Pangan
Sektor: Pangan

Deskripsi

"Invensi ini berhubungan dengan formulasi pupuk organik hayati cair berbasis rizobakteri multifungsi yang secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kesehatan tanah dan produktivitas tanaman bawang. Formula pupuk organik hayati cair ini mencakup konsorsium rizobakteri multifungsi (Bacillus sp., Brucella sp., Novospingobium sp.) yaitu sebagai pemacu pertumbuhan, penghasil lakase, ACC deaminase, agen biokontrol dan pendegradasi pestisida. Telah diungkapkan dalam invensi ini formulasi pupuk organik hayati berbasis rizobakteri multifungsi terdiri dari tepung maggot, dedak, limbah kulit nanas, tepung kedelai, molase, rock fosfat, air kelapa muda, telur, dan air. Proses pembuatan pupuk organik hayati cair yang terdiri dari tahapan: pembuatan larutan tepung maggot, pembuatan ekstrak dedak, pembuatan ekstrak limbah kulit nanas, pembuatan ekstrak tepung kedelai, penambahan larutan molase, penambahan larutan rock fosfat, penambahan air steril, penambahan air kelapa muda, penambahan telur, serta penambahan starter konsorsium rizobakteri multifungsi ke dalam campuran, diikuti oleh proses fermentasi secara aerob selama 15 - 21 hari. Invensi ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tanah, meningkatkan ketahanan terhadap stres lingkungan, mengurangi toksisitas pestisida dalam tanah serta meningkatkan kesehatan tanah dan produktivitas tanaman bawang. "

Kata Kunci

Pupuk Fermentasi Bawang Merah Bawang Putih Organik
  • Teruji meningkatkan produktivitas tanaman bawang secara berkelanjutan dengan pendekatan ramah lingkungan.
  • Mendukung konsep pertanian berkelanjutan dan biofertilizer inovatif untuk sektor pangan
  • Menghasilkan pupuk organik hayati cair berbasis konsorsium rizobakteri multifungsi (Bacillus sp., Brucella sp., Novospingobium sp.).
  • Rizobakteri berfungsi sebagai pemacu pertumbuhan, penghasil enzim, agen biokontrol, dan pendegradasi pestisida
  • Formula berbahan alami: tepung maggot, dedak, limbah kulit nanas, tepung kedelai, molase, rock fosfat, air kelapa muda, telur, dan air
  • Proses pembuatan melalui tahapan ekstraksi bahan, pencampuran, penambahan starter rizobakteri, dan fermentasi aerob selama 15–21 hari
  • Meningkatkan kesehatan tanah, mengurangi toksisitas pestisida, serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres lingkungan