- Menghasilkan serbuk selulosa dari sabut kelapa melalui metode isolasi menggunakan hidroperoksi asam sitrat (HPCA).
- Proses meliputi: penghalusan sabut kelapa, pengayakan, pencampuran larutan H₂O₂ (20–30%) dan asam sitrat (20–100%), penambahan asam sulfat, homogenisasi, netralisasi, dan pengeringan pada suhu 60 °C.
- Produk selulosa berwarna putih dengan ukuran molekul 11,74–15,75 μm, indeks kristanilitas 35,09–45,79%, dan ukuran kristal 0,05–0,21 nm.
- Mengandung senyawa furan (furan-2-metil, 2-furanmetanol, furan-3-metil, 3-metil-2,5-furandione) yang menambah karakteristik unik material.
- Ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah sabut kelapa sebagai sumber biomassa bernilai tinggi.