BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Selulosa Karboksimetil Ampas Tebu

Agenda Riset: Penguatan Industri Strategis
Sektor: Rekayasa Keteknikan

Deskripsi

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan selulosa karboksimetil (carboxymethyl cellulose, CMC) dari selulosa ampas tebu dengan pra perlakuan hidrolisis suhu 120°C selama 60 menit. Metode dimulai dengan proses pra perlakuan hidrolisis lalu pemasakan serat menggunakan metode Kraft suhu 170℃ menggunakan kadar alkali aktif dan sulfiditas (dinyatakan sebagai Na2O) sebesar 20%, tekanan 9 atm, selama 30 menit dan proses pemutihan menggunakan hydrogen peroksida yang dilanjutkan dengan klorinasi menggunakan klorin oksida untuk mendapatkan selulosa ampas tebu. Proses sintesis CMC diawali dengan alkalisasi menggunakan NaOH 20% dan isopropanol, dilanjutkan dengan proses karboksimetilasi atau eterifikasi menggunakan sodium monokloroasetat, penetralan menggunakan asam asetat glasial dan perendaman dengan etanol selama 24 jam. Produk yang dihasilkan memiliki derajat substitusi (DS) 0,6 Analisis FTIR menunjukkan adanya pita serapan gugus karboksilat pada 1579 cm⁻¹, sedangkan analisis termal menunjukkan ketahanan termal untuk kemudian terdegradasi pada suhu 225°C, dengan ukuran partikel sebesar 2 mikron.Carboxymethyl cellulose hasil invensi ini sangat potensial digunakan pada aplikasi kertas, tekstil dan detergen sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI) 06-3726-1995 dan tergolong CMC mutu II.

Kata Kunci

Belum ada kata kunci untuk produk ini

  • Menghasilkan CMC mutu II dari ampas tebu dengan pra perlakuan hidrolisis suhu 120 °C selama 60 menit.
  • Proses produksi meliputi: hidrolisis, pemasakan Kraft (170 °C, 9 atm, 30 menit), pemutihan dengan H₂O₂, klorinasi dengan ClO₂, alkalisasi, karboksimetilasi, penetralan, dan perendaman etanol.
  • Produk memiliki derajat substitusi (DS) 0,6, ukuran partikel 2 mikron, serta ketahanan termal hingga 225 °C.
  • Analisis FTIR menunjukkan pita serapan gugus karboksilat pada 1579 cm⁻¹, menandakan keberhasilan proses karboksimetilasi.
  • Sesuai standar SNI 06-3726-1995, sehingga dapat diaplikasikan pada industri kertas, tekstil, dan detergen.