BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Sistem Kultur Mikroalga atau Organisme Fotosintetik Lainnya untuk Produksi Biomassa dan Dekarbonasi Udara

Agenda Riset: Ketahanan Air dan Pengembangan Lingkungan Hidup Berkelanjutan
Sektor: Rekayasa Keteknikan

Deskripsi

Invensi ini berkaitan dengan sistem untuk mengoptimumkan produksi biomassamikroalga/sianobakteria/organisme fotosintetik lainnya sekaligus penangkapan CO2atmosferik (dekarbonasi udara). Meliputi sub unit fotobioreaktor berisi biomassa besertamedium pembiakannya yang spesifik untuk tujuan dekarbonasi secara efektif dan efisienserta menghasilkan biomassa dengan kualitas tertentu, sub unit aerasi dan dispersi CO2 yang mengoptimumkan proses fotosintesis kultur, sub unit struktur atap dilengkapi panelsurya dan sub unit struktur body yang fungsional dan estetis,sub unit sistem real-timemonitoring parameter proses fotosintesis berbasis Internet of Thing. Hal ini bertujuanuntuk mendapatkan sebuah sistem kultivasi mikroalga/sianobakteria/organismefotosintetik lainnya dan penangkapan CO2 melalui kinerja fotosintesis yang termonitordengan baik sehingga menghasilkan produk biomassa dan perbaikan kualitas udara secaraefektif serta efisien. Implementasi alat dan sistem ini berpeluang untuk substitusi ruangterbuka hijau, branding kota hijau berkelanjutan, terlaksananya ekonomi sirkular melaluipemanfaatan biomassa yang dipanen untuk bioproduk bernilai ekonomi dan menimbulkanpeluang untuk berpartisipasi dalam perdagangan karbon.

Kata Kunci

Dekarbonasi Fotobioreaktor CCUS Mikroalga
  • Sistem ini mampu melakukan penangkapan CO₂ atmosferik secara aktif melalui optimalisasi fotosintesis mikroalga dalam fotobioreaktor terintegrasi.
  • Menghasilkan biomassa bernilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk bioproduk, mendukung konsep ekonomi sirkular.
  • Dilengkapi sistem monitoring real-time berbasis IoT untuk memastikan performa fotosintesis dan efisiensi dekarbonasi tetap optimal.
  • Menggunakan panel surya sebagai sumber energi, sehingga operasional sistem lebih berkelanjutan dan rendah emisi.
  • Berpotensi menjadi solusi substitusi ruang terbuka hijau buatan, mendukung branding kota hijau dan partisipasi dalam perdagangan karbon.
  • Sistem modular memungkinkan penerapan di area perkotaan dengan desain fungsional sekaligus estetis.