BRIN Logo
Sign In
Main Product Image

Turbin Darrieus Dengan Sudut Bilah Dimiringkan Terhadap Poros Turbin Untuk Menangkap Energi Gelombang Dan/Atau Arus Laut

Agenda Riset: Kedaulatan Energi
Sektor: Energi

Deskripsi

KEGUNAAN Indonesia, sebagai negara kepulauan, dengan panjang pantai kurang lebih 99.000 km memiliki potensi energi gelombang yang sangat besar untuk dikonversi menjadi tenaga listrik. Dalam teori gelombang, gerak naik turun permukaan air yang disebut gelombang dirupakan dalam bentuk gerak orbital berupa lingkaran untuk gelombang ditengah laut dan berupa elips saat gelombang mendekati pantai. Gerak orbital mengindikasikan adanya gaya vertikal dan gaya horizontal pada massa air. Turbin Darrieus yang bentuknya seperti huruf H dengan bilah turbin sejajar dengan poros vertikal yang di tengah-tengah turbin, dimodifikasi agar bilah turbin membentuk sudut tertentu dengan poros Vertikal turbin, sehingga bentuknya seperti huruf V. Dengan memiringkan bilah turbin maka turbin dapat mengkonversi gaya vertikal dan gaya horizontal gerak orbital gelombang. Model fisik turbin Darrieus yang dimodifikasi dan diuji di kolam gelombang Laboratorium Hidrodinamika BRIN dengan perbandingan r2/r1 sebesar 0,268 – 1, dimana r2 adalah diameter radial arms atas dan r2 adalah diameter radial arms bawah. Hasil uji hidrodinamika dengan beberapa variasi sudut bilah terhadap poros vertikal turbin membuktikan bahwa: dengan memiringkan bilah turbin terhadap poros turbin akan menghasilkan putaran, torsi, daya listrik, dan efisiensi yang optimal dibandingkan dengan sudut-sudut yang lain untuk karakteristik tinggi gelombang dan periode gelombang yang sama.

Kata Kunci

Turbin Darrieus Energi Gelombang Laut Sudut Bilah
  • Memanfaatkan potensi besar energi gelombang di wilayah kepulauan Indonesia untuk dikonversi menjadi tenaga listrik secara efisien.
  • Mengoptimalkan desain turbin Darrieus sumbu vertikal melalui modifikasi kemiringan bilah (menyerupai huruf V) agar mampu mengkonversi gaya vertikal sekaligus gaya horizontal dari gerak orbital gelombang air.
  • Berdasarkan pengujian fisik di kolam gelombang Laboratorium Hidrodinamika BRIN, konfigurasi rasio diameter radial arms (r2/r1 sebesar 0,268–1) serta variasi sudut bilah tertentu terbukti menghasilkan putaran, torsi, daya listrik, dan efisiensi optimal pada karakteristik gelombang yang sama.