Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN
Invensi ini bertujuan menyediakan enzim B-glucosidase yang bisa menghidrolisa agarobiose dan menghasilkan 3,6-anhydro L galaktosa dan galaktosa. Enzim B-glucosidase tersebut disintesa dengan pendekatan bioinformatika, alignment sekuen asam amino gen bgl1 dari Panaebacillus polymixa dengan gen bgl1b dari Saccharophagus degradans 2-40T menggunakan sofware BioEdit, sedangkan alignment 3D struktur kedua enzim menggunakan sofware Rosseta, Ramachandran plot, dan PayMOL. Gen bgl1 kemudian disintesa, disisipkan ke dalam plasmid pET 21b, dan ditransformasikan ke dalam E.coli BL21 (DE3). Enzim B-glucosidase murni memiliki spesifik aktifitas sebesar 4.1 U/mg, pH dan suhu optimum sebesar 6.0 dan 55C dan mampu menghidrolisa agarobiose menjadi 3,6-anhydro L galaktosa dan galaktosa.
Invensi ini bertujuan untuk membuat produk serbuk maltodekstrin dari ampas batang nanas menggunakan ekstraksi gelombang mikro dengan waktu proses yang efisien. Maltodekstrin yang dihasilkan memiliki nilai Dextrose Equivalent (DE) 15-20, yang sesuai dengan kategori maltodekstrin tipe II atau MDX-18 menurut standar SNI 7599:2010. tahapan proses pada invensi ini diawali dengan dengan ekstraksi ampas batang nanas menggunakan gelombang mikro selama 5-15 menit pada suhu 150-200°C. Hasil ekstraksi kemudian dilakukan penyesuaian pH dan penambahan kalsium klorida dihidrat lalu dihidrolisis menggunakan enzim α-amilase pada suhu 60-90°C selama 5-15 menit, hasil hidrolisis yang diperoleh, dipisahkan melalui sentrifugasi dan diperoleh maltodekstrin cair, Maltodekstrin cair kemudian dikeringkan menjadi serbuk menggunakan alat spray dryer pada suhu 160-180°C. Hasil akhir berupa serbuk maltodekstrin memiliki nilai Dextrose Equivalent (DE) 15-20 dengan rendemen 59,25% dan memenuhi persyaratan kualitas sesuai dengan standar SNI 7599:2010. Proses inovatif ini memiliki potensi untuk menghasilkan maltodekstrin dengan efisien dan sesuai standar mutu.
Untuk mendukung pekerjaan bongkar (decommissioning) anjungan lepas pantai khususnya Jacket Platform yang sudah memasuki masa paska operasional. ROV difungsikan untuk melakukan survey bawah air dan menampilkan data observasi secara real time. Dilengkapi dengan sensor kedalaman dan Underwater GPS untuk memberikan informasi kedalaman dan posisi/ordinat secara real time. Unit ini memiliki delapan buah thruster yang memungkinkannya bergerak dalam 6 derajat kebebasan. Selain itu, dalam fungsinya untuk menyediakan data observasi bawah air, ROV dilengkapi satu underwater camera dan 2 LED lights 3520 lumens. Keselamatan unit saat beroperasi ditunjukkan dengan adanya sistem sensor untuk mendeteksi kedalaman dan kebocoran. Kegunaan dan kelebihan: - Survey under water yang sulit/tidak mungkin dijangkau oleh penyelam; - Bentuk yang lebih streamline dibanding bentuk ROV sejenis yang pernah dibangun; - Mampu menyelam hingga kedalaman 300 meter dengan kecepatan 2.0 m/sec; - Memberikan visualisasi real time dengan resolusi yang tinggi sehingga memudahkan pengamatan secara detail; - Underwater GPS memberikan informasi ordinat/posisi secara real time.
Invensi ini berhubungan dengan metode pembuatan produk minuman kesehatan dari jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) yang difermentasi. Dalam metode ini, terdapat juga metode pembuatan tepung jahe merah, stater/ inokulum menggunakan kultur dari asam asetat, bakteri asam laktat, dan khamir. Metode pembuatan minuman kesehatan berbahan dasar jahe merah terfermentasi terdiri dari mengekstraksi,menyaring, pasteurisasi, formulasi sumber karbon, mendinginkan, menginokulasi, dan memfermentasi. Produk minuman kesehatan yang dihasilkan memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan aktivitas antidiabetes dan mempunyai kandungan polifenol,flavonoid dan mengandung senyawa-senyawa asam-asam organik.
Invensi ini berhubungan dengan metode pembuatan propelan komposit dengan tambahan bahan pengikat AP, bahan katalis dan bahan pemlastis, sesuai dengan invensi meliputi 1) Tahapan proses pencampuran bahan propelan komposit, 2) parameter proses pencampuran dan proses pengerasan propelan komposit, dan 3) komposisi formulasi propelan komposit, sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan produk propelan komposit yang dihasilkan masih memiliki viskositas yang tinggi diatas 20000 Poise, serta sifat mekanik yang belum memenuhi standar dalam hal karakteristik elongasi (pemanjangan) propelan yang masih dibawah 10%.
Invensi ini mengenai tongkang kerja multi fungsi berpenggerak untuk pekerjaan pemasangan dan pembongkaran konstruksi di Laut, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan sebuah tongkang berpenggerak multi fungsi yang digunakan untuk pekerjaan pembongkaran Anjungan Lepas Pantai Pasca Operasi (ALPO) dan juga sebagai alat angkut hasil pembongkarannya, untuk instalasi anjungan lepas pantai baru dan pekerjaan konstruksi lainnya di laut. Tongkang kerja multi fungsi berpenggerak ini merupakan gabungan fungsi dari kapal tunda (tug boat), tongkang derek (crane barge) dan tongkang umumnya (barge) yang digabung menjadi unit tongkang berpenggerak dengan multi fungsional. Tongkang kerja multi fungsi ini telah teruji secara laboratorium dengan performanya yang handal dan aman saat operasional di laut.
Invensi ini mengenai alat dan metode manufaktur atau proses pembuatan propelan komposit dengan menggunakan metode pencetakan propelan komposit tervakum dan bervibrasi, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan alat dan metode proses pencetakan propelan komposit yang memiliki modul vakum dan modul vibrasi, sehingga terjadi tahapan proses vakum, dan proses vibrasi. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang telah ada sebelumnya khususnya porositas pada produk propelan komposit yang dihasilkan, sehingga dengan alat dan metode pada invensi ini mampu menghasilkan produk propelan komposit dengan porositas yang sangat sedikit. Suatu alat pencetakan propelan komposit memiliki penciri utama modul vakum dan modul vibrasi sehingga terjadi tahapan vakum kemudian diteruskan dengan proses vibrasi sehingga produk propelan yang dihasilkan lebih homogen, dan tidak berpori dalam setiap segmennya yang dapat meningkatkan kekuatan mekanik dari propelan komposit yang dihasilkan serta dapat meminimalkan jumlah limbah proses dihasilkan.
Invensi ini mengenai metode dan sistem kontrol ballast otomatis pada kapal, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan metode sistem kontrol dan aplikasi untuk automasi sistem ballast pada kapal. Dengan metode sistem kontrol ballast otomatis ini diharapkan dapat menyesuaikan tingkat kemiringan kapal sebagai akibat dari perubahan muatan kapal sehingga stabilitas kapal dapat dipertahankan. Pada metode sistem kontrol ballast otomatis terdiri dari aplikasi antarmuka aplikasi, peralatan kontrol utama atau main controller, logic level converter, relay, Pompa, Solenoid Valve, Sensor Flowmeter, Sensor Inertia, dan Ballast Tank. Aplikasi untuk automasi bertujuan untuk memudahkan pengaturan dan pengawasan sistem kontrol ballast. Antarmuka aplikasi terdiri dari menu dan antarmuka data pada aplikasi diantaranya adalah menu konektivitas, menu inisialisasi, menu konfigurasi, menu tampilan antarmuka terdapat dark mode dan light mode, menu rekam/record, menu mode kontrol manual/otomatis, antarmuka indikator roll dan pitch, antarmuka indikator ballast sesuai dengan desain kapal yang digunakan, antarmuka kontrol katup (valve), antarmuka grafik pengukuran, antarmuka kontrol pompa.
Sebagai wahana angkut anjungan lepas pantai paska operasi, untuk peningkatan kinerja keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia dengan melakukan pengangkatan anjungan yang telah tidak beroperasi agar alur pelayaran dapat terbebas darinya. Wahana angkut ini berbentuk badan ganda (Twin Hull) sehingga mampu membawa potongan anjungan sebesar 1500 ton serta memiliki kapasitas crane 2 x 500 ton. Wahana angkut ALPO ini memiliki kecepatan dinas 12 knot dan dilengkapi pula dengan sepasang Bow Thruster dan sepasang POD Propeller untuk mempermudah olah gerak di lokasi pengangkatan.
Invensi ini mengenai suatu komposisi bahan, proses pembuatan, dan produk propelan pendorong dengan menggunakan Amonium Perklorat (AP) produksi LAPAN. Komposisi bahan pada invensi ini terdiri dari bahan baku Amonium Perklorat (AP), Fe2O3, curing agent, alumunium, dan pemlastis. Proses pembuatannya terdiri dari mencampur bahan HTPB, aziridine dan DOA (di octyl adipate), menambahkan AP ke dalam campuran, menambahkan IPDI, menambahkan aluminium, dan Fe2O3 sehingga mendapatkan komposisi yang sesuai. Produk yang dihasilkan pada invensi ini berbentuk silinder berlubang dengan bentuk grain bintang 7 sehingga mampu mendorong wahana roket kendali berat 40 kg dengan kecepatan 360 km/jam.
Metode dan alat pendeteksi fouling merupakan metode dan alat yang dapat merepresentasikan fenomena fouling sebagai efek pembakaran bahan bakar padat pada pipa boiler. Invensi ini dicirikan dengan dengan lima pipa yang tegak lurus dengan aliran gas buang,disusun rapat saling silang dalam dua baris. Dua pipa dipasang pada baris bawah dan tiga pipa dipasang pada baris diatasnya. Susunan pipa ini mampu menangkap fouling tidak hanya dari mekanisme tumbukan inersia saja namun juga fouling dari mekanisme tumbukan Eddy sehingga fouling dari upstream maupun downstream dapat tertangkap oleh deposit probe. Invensi ini juga dilengkapi dengan pendingin udara agar dapat mengkondisikan temperatur probe tanpa harus memindahkan posisi probe. Probe dilengkapi dengan sensor temperatur untuk mengetahui fenomena penempelan deposit. Adanya sensor temperatur yang mendeteksi penurunan suhu saat terjadi penempelan deposit pada probe. semakin banyak deposit yang menempel pada probe maka akan semakin rendah suhu pada probe.
Invensi ini bertujuan meyediakan metode dan alat pendeteksi aglomerasi, khususnya aglomerasi pada pembakaran bahan bakar padat dengan cara pemanasan reaktor dengan pemanas listrik yang dilengapi dengan pressue logger dan thermo logger sedemikian hingga aglomerasi dapat terdeteksi melalui perubahan tekanan. Metode menurut invensi ini dilakukan melalui menyiapkan alat pendeteksi aglomerasi dan sampel bahan bakar padat; memasukkan pasir silika ke dalam reaktor; menyalakan pompa udara, pressure logger dan thermo logger; menyalakan pemanas listrik; mengatur suhu reaktor dan aliran udara; memeriksa tekanan; memasukkan sampel bahan bakar; mengamati tekanan dan suhu; memperoleh data suhu dan tekanan pada saat terjadi aglomerasi. Alat pendeteksi aglomerasi menurut invensi ini terdiri dari suatu pompa (1) yang terhubung dengan flow meter (2) yang dilengkapi dengan pressure logger (3) dan thermocouple tipe K (4) yang terhubung dengan thermologger (5) yang masuk dalam reaktor (8), di mana reaktor (8) terhubung dengan temperature controller (6) dan grate (10) pada bagian bawahnya, serta dilengkapi dengan elemen pemanas listrik (7) dan terhubung dengan pipa udara (9). Metode dan alat menurut invensi ini dapat mendeteksi aglomerasi melalui data perubahan tekanan yang dapat terbaca pada alat.