Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN
Invensi ini berkaitan dengan metode peningkatan kandungan gingerol pada tanaman jahe merah, khususnya varietas Jahira 2, dengan induksi mutasi menggunakan mutagen sodium azida. Tahapan-tahapan menurut invensi ini terdiri dari perendaman jahe merah dalam larutan sodium azida, pengeringan rimpang jahe merah, penanaman rimpang jahe merah pada cocopit, penanaman jahe merah pada media tanam, pemeliharaan rimpang jahe merah, dan pemanenan. Metode peningkatan kandungan gingerol tanaman jahe merah menurut invensi ini menghasilkan tanaman jahe merah dengan kandungan gingerol hingga 6,17 mg/g.
Pembuatan formula mi non terigu dengan penambahan Glukomanan menggunakan bahan-bahan berupa tepung beras, tapioka, Glukomanan, tepung telur kuning, tepung telur putih, guargum, dan air. Tahapan proses pembuatan mi meliputi pencampuran bahan dengan mixer selama 5-10 menit pada kecepatan tingkat 3-4 (skala pada alat), pengukusan adonan kering selama 15-20 menit, pencampuran adonan semi basah (kadar air sekitar 15-20%) dan pencetakan dengan alat ekstuder sampai terbentuk untaian mi. Selanjutnya untaian mi dilakukan pengukusan selama 15-20 menit, kemudian pengeringan untaian mi ke alat penggoreng tanpa minyak (air fryer) dengan suhu 130-135oC selama 5-7 menit, dan mi dibalik serta dilakukan pengeringan kembali ke alat penggoreng tanpa minyak (air fryer) dengan suhu 130-135oC selama 5-7 menit. Hasil mi instan ini dengan waktu masak 4-4,2 menit pada air mendidih, padatan terlarut yang hilang (cooking loss) adalah 5-6%, penyerapan air (cooking weigth) mencapai 190-200%, serta Whiteness Index sebesar 50,20-50,39. Secara proksimat mi ini mempunyai kadar air 9,00-9,10%, kadar abu 1-1,05%, kadar lemak 0,71-0,76%, kadar protein 16,09-16,16%, kadar karbohidrat 72,93-73,20% energi 363,20-363,55 kkal.
Invensi ini berkaitan dengan roket artileri dengan jarak tembak yang lebih jauh. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk membuat kestabilan terbang roket yang lebih baik pada kecepatan terbang yang lebih tinggi, sehingga roket dapat mencapai jarak tembak mendekati dengan hasil prediksi. Margin kestabilan terbang roket dapat dapat dibuat menjadi lebih baik dengan pemberian radius tertentu pada bagian ujung nose cone dan penambahan bodem pada bagian pangkal nose cone. Nose cone pada invensi ini terdiri dari bagian tip, cangkang dan bodem. Tip adalah bagian paling ujung depan nose cone, dan bodem adalah bagian paling belakang nose cone. Dari hasil uji terbang, diperoleh roket yang terbang stabil dengan menggunakan nose cone pada paten ini. Pada elevasi penembakan 40, prediksi jarak tembak adalah 26 km, dan dari hasil uji terbang jarak tembak adalah 25,5 km sampai dengan 25,8 km. Pada elevasi penembakan 45, prediksi jarak tembak adalah 26,7 km, dan dari hasil uji terbang jarak tembak adalah 25.6 km sampai dengan 26,0 km. Pada elevasi penembakan 50, prediksi jarak tembak adalah 27,5 km, dan dari hasil uji terbang jarak tembak adalah 26,5 km sampai dengan 26,6 km.
Invensi ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan perbanyakan pada tanaman obat langka gandasoli hutan dan tujuan khususnya adalah untuk mendapatkan metode perbanyakan tanaman obat langka gandasoli hutan in vitro. Invensi dilakukan menggunakan sumber eksplan mata tunas yang berasal dari lapang dan eksplan dipelihara didalam kotak steril. Kegiatan bertujuan untuk memperoleh metode perbanyakan H. roxburghii secara in vitro dan invensi ini terdiri dari dua tahapan yaitu: 1) inisiasi dan induksi tunas pada media MS cair dengan penambahan BA (0.0 ; 1.0 ; 3.0 ; 5.0 mg/l) secara tunggal dan kombinasinya dengan TDZ 0.1 mg/l, dan 2) multiplikasi tunas in vitro untuk meningkatkan jumlah tunas pada perlakuan kombinasi BA, TDZ dengan NAA. Hasil invensi menunjukkan bahwa media dasar MS cair dengan penambahan kombinasi BA 3.0 mg/l + TDZ 0.1 mg/l menghasilkan respon inisiasi dan induksi tunas paling baik dibandingkan perlakuan lainnya dengan jumlah tunas 1-4 tunas dalam waktu empat minggu. Multiplikasi tunas terbaik diperoleh pada penggunaan perlakuan media MS cair dengan penambahan BA 3.0 mg/l + TDZ 0.1 mg/l dan NAA 0.3 mg/l dengan jumlah 2-5 tunas dalam waktu tiga minggu.
Invensi ini berhubungan dengan suatu nozel roket dibuat secara modular dan mudah untuk dibongkar-pasang. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk mempermudah pemasangan komponen mekanik lipat sirip, sehingga kekakuan komponen mekanik lipat sirip dapat lebih mudah dipastikan. Nozel roket pada invensi ini terdiri dari dua modul, yaitu modul depan nozel dan modul belakang nozel. Pada nozel modular ini juga dilengkapi dengan alur tonjolan dan alur cekukan pada bagian sambungan antara modul depan nozel dengan modul belakang nozel yang keduanya dihubungkan dengan mekanisme mur dan baut. Lebih detilnya, terdapat alur tonjolon yang terletak pada bagian belakang modul struktur depan nozel dan alur cekukan terletak pada bagian depan modul struktur belakang nozel. Kedua alur ini diberikan dengan tujuan untuk mencegah keluarnya aliran gas panas dari dalam nozel. Dari hasil uji statik, terbukti bahwa dengan nozel modular ini, komponen mekanik sirip dapat dibuat menjadi lebih kaku. Dari hasil uji terbang 120 unit roket, seluruh roket mencapai jarak tembak mendekati hasil prediksi, dimana ini menunjukkan sirip roket bekerja dengan baik.
Invensi ini mengungkap mengenai suatu metode pembuatan dan pembaharuan knowledge graph serta penentuan pertanyaan selanjutnya pada layanan komunikasi otomatis secara virtual (chatbot) untuk identifikasi tumbuhan berbiji (Spermatophyta) seperti sebagaimana pada invensi ini. Metode pembuatan knowledge graph pada invensi ini terdiri dari menerima data input karakter morfologi dari berbagai jenis tumbuhan berbiji; mengekstraksi karakter; membentuk node dalam knowledge graph; membuat matriks kombinasi; menentukan bobot edge berdasarkan tingkat relevansi; dan mendapatkan matriks bobot untuk knowledge graph. Metode pembaharuan dari knowledge graph pada invensi ini terdiri dari mendapatkan hasil jawaban dari pengguna yang tidak cocok dengan matriks bobot; mengidentifikasi kemungkinan; memverifikasi perubahan oleh expert; memperbaharui knowledge graph; dan mendapatkan knowledge graph yang diperbaharui. Sedangkan metode penentuan pertanyaan selanjutnya terdiri dari menerima jawaban dari pengguna atas pertanyaan yang diajukan oleh layanan chatbot; mengolah dan mencocokkan dengan matriks bobot; dan memberikan pertanyaan selanjutnya berdasarkan node dengan matriks bobot.
Invensi ini berkaitan dengan formula biokontrol berbentuk granul dan proses pembuatannya untuk mengendalikan jamur patogen Ganoderma boninense pada tanaman kelapa sawit. Bahan aktif yang digunakan adalah konsorsium bakteri serta ekstrak senyawa aktifnya, sedangkan bahan pembawa yang digunakan adalah tepung zeolit, bahan organik, arang aktif dan molases. Gipsum digunakan sebagai bahan perekat yang mudah terurai oleh mikroba tanah dan tidak mencemari lingkungan. Formula biokontrol ini terdiri dari 4 granul. Granul 1 diformulasi dengan bahan aktif bakteri Stenotrophomonas maltophilia S131. Granul 2 diformulasi dengan bahan aktif bakteri Bacterium BS1727. Granul 3 diformulasi dengan bahan aktif bakteri Bacterium BS1602. Granul 4 diformulasi dengan bahan aktif ekstrak senyawa aktif bakteri. Ke 4 granul diformulasi dengan bahan pembawa tepung zeolit, bahan organik, molases dan gipsum sebagai bahan perekat. Formula biokontrol ini dibuat dalam bentuk granul dengan ukuran dan jenis granul tertentu sehingga mudah dalam penyimpanan dan tahan lama. Formula biokontrol ini dapat menghambat pertumbuhan Ganoderma boninense penyebab penyakit busuk pangkal batang pada tanaman kelapa sawit dengan nilai penghambatan lebih dari 50%.
Sistem Operasi Pengisian Kendaraan Listrik (SONIK) merupakan aplikasi pendukung backend Charging Station Management System (CSMS) yang dibuat untuk melakukan pengawasan dan pengendalian utilisasi atau pemakaian charging station (CS). Target user SONIK adalah pemilik dan operator CS agar dapat memonitor CS-nya secara realtime. SONIK dibentuk menggunakan bahasa pemrograman Java, database MySQL, platform Laravel, serta android platform Apache Cordova, dan terhubung dengan CS menggunakan protocol komunikasi OCPP v1.6. Beberapa fitur yang ada pada SONIK antara lain billing summary dari tiap titik charging point, user management dan histori, serta whitelist dan blacklist user.
Invensi yang dikembangkan adalah aplikasi smartphone berbasis Android untuk memantau kualitas air. Aplikasi ini menjadi “tools” yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat untuk memonitor kualitas air, khususnya danau, rawa, situ dan bendungan. Aplikasi ini memanfaatkan kamera dan sensor pada smartphone sebagai radiometer warna RGB yang kemudian menjadi dasar penilaian parameter kualitas air. Menggunakan artificial intelligence berbasis deep learning sebagai dasar dalam klasifikasi warna dan kualitas air, aplikasi ini menghasilkan informasi kondisi lingkungan perairan secara cepat dan efektif. Citra air yang terekam akan dianalisa melalui algoritma penilaian indeks warna serta kualitas airnya.
Invensi ini mengenai detektor hara tanah portabel, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan detektor untuk mengetahui kadar hara N, P, K, pH, EC, kelembaban dan temperatur tanah secara realtime di lapangan; menetapkan status hara tanah N, P, dan K; serta menetapkan kebutuhan pupuk N, P, dan K untuk tanaman padi, jagung, kedelai, kacang hijau, dan ubi jalar di lahan sawah. Invensi ini portabel sehingga bisa dijinjing ke lahan sawah yang dituju.
Invensi ini berkaitan dengan suatu sistem pengolahan air gambut, lebih khususnya sistem pengolahan yang terdiri dari peralatan pengolahan air gambut menjadi air siap minum menggunakan teknologi nanofiltrasi. Sistem pengolahan air gambut menjadi air minum dengan teknologi nanofiltrasi menurut invensi ini terdiri dari unit pengambilan air baku, unit pengolahan pendahuluan, unit pengolahan nanofiltrasi, dan unit pendistribusian. Sistem pengolahan air gambut menjadi air minum dengan teknologi nanofiltrasi, mampu untuk mereduksi parameter kekeruhan, warna, besi, mangan dan organik tanpa menggunakan bahan kimia. Air baku yang digunakan adalah air tanah gambut dengan konsentrasi warna kurang dari 2000 tcu dan TDS kurang dari 1000 ppm. Dengan aplikasi Sistem Pengolahan Air Gambut Menjadi Air Minum dengan Teknologi Nanofiltrasi mampu menghilangkan sistem koagulasi, flokulasi, sedimentasi sehingga lebih hemat biaya bahan kimia 97%, ukuran peralatan jauh lebih ringkas 95%, lahan yang diperlukan lebih kecil 80% dan lebih mudah dalam meningkatkan kapasitas serta kualitas hasil pengolahan stabil dengan fluktuasi kualitas air bakunya.
Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan pupuk lepas lambat terkontrol nano partikel seng oksida (ZnO-NPs) yang dienkapsulasi pada matriks zeolit alam dan polimer alami alginat yang terdiri dari beberapa tahapan proses yakni pembuatan nano partikel seng oksida dengan prekursor seng sulfat dan KOH, pembuatan padatan zeolit-Zn dengan metode pertukaran kation, dan pembuatan komposit alginat/zeolit/ZnO-NPs. Dengan metode yang diusulkan pada invensi ini telah dihasilkan suatu nano partikel ZnO dengan rata-rata ukuran kristal sebesar 8,2 nanometer. Metode yang diusulkan pada invensi ini juga berhasil melekatkan nanopartikel ZnO pada matriks zeolit alam. Melalui metode ini juga berhasil dibuat komposit alginat/zeolit/ZnO-NPs dengan rasio alginat:zeolit tertentu. Invensi metode pembuatan dan produk pupuk nano ini merupakan pupuk lepas lambat terkontrol yang dapat mengatur kebutuhan hara tanaman terutama unsur Zn, sehingga dapat menghindari Zn berlebih di tanah sekitar akar tanaman. Adanya Zn berlebih dalam tanah dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme tanah. Partikel ZnO-NPs ini dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan kekurangan kandungan seng pada tanaman sehingga meningkatkan produktivitas serta kualitas nutrisi hasil panen.