Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN
Invensi ini bertujuan untuk mengungkap suatu sistem kendali air irigasi jarak jauh menggunakan internet of things (IoT) untuk mencegah penyakit yang menempel di tanaman. Sistem ini terdiri dari sebuah unit pengendali utama yang terhubung melalui jaringan nirkabel ke sebuah unit pengendali lapangan yang terpasang di lapangan bersama-sama dengan sebuah unit aktuator, sebuah unit penyedia daya, dan sebuah unit penyemprot. Debit air dan kadar suplemen di unit penyemprot pada sistem ini bisa diatur dengan program sesuai dengan tingkat penyakit dan jenis tanamannya sehingga dapat diterapkan untuk mengatasi penyakit yang menempel pada tanaman melalui embun dan hujan misalnya pada bawang merah.
Invensi ini berkaitan dengan sistem pengolahan air minum skala pilot plant dengan proses plate settler, MBBR dan ultrafiltrasi untuk air baku tercemar. Plate settler berfungsi sebagai tahap awal untuk menghilangkan padatan tersuspensi dari air baku tercemar melalui proses sedimentasi dengan pengendapan tipe pelat miring sebagai cara mengurangi beban pada proses MBBR. Selanjutnya air baku diolah secara biologis menggunakan reaktor MBBR, yang memanfaatkan biofilm pada media Kaldnes untuk menguraikan polutan organik terlarut dan oksidasi mangan. Tahap akhir pengolahan dilakukan dengan ultrafiltrasi, proses pemisahan menggunakan membran yang bersifat selektif dan dibantu dengan tekanan yang memisahkan padatan tersuspensi dan koloid. Untuk membunuh bakteri pada air olahan dilakukan desinfeksi dengan klorinasi. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa kombinasi ketiga teknologi ini mampu menghasilkan air berkualitas tinggi dengan pengurangan signifikan terhadap total suspended solid (TSS); kekeruhan; warna; zat organik (COD permanganat), deterjen; besi (Fe), mangan (Mn), amonium (NH4+), nitrat (NO3-), dan nitrit(NO2-). Sistem ini terbukti efektif dalam menangani berbagai jenis polutan di air baku tercemar, sehingga menjadi alternatif yang efisien untuk menghasilkan air minum yang memenuhi baku mutu.
Invensi ini berhubungan dengan pembuatan amonium perklorat berbentuk bulat dan terlapis, sesuai dengan invensi meliputi 1) bahan baku yang digunakan beserta perbandingan komposisi bahan 2) tahapan proses yang dilakukan 3) kondisi proses yang digunakan dan 4) peralatan yang digunakan sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan proses kristalisasi amonium perklorat yang menghasilkan partikel berbentuk jarum serta sifatnya yang sangat higroskopis dan cenderung beraglomerasi dikarenakan belum terlapis.
Invensi ini mengenai campuran garam litium untuk elektrolit baterai ion litium tegangan tinggi, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan elektrolit menggunakan pencampuran dua jenis garam litium yakni lithium hexafluorophosphate (LiPF6) dan lithium bis(oxalate) borate (LiBOB) untuk sel baterai ion litium yamg memiliki tegangan sekitar 5V menggunakan bahan katoda liNi0,5Mn1,5O4(LNMO). Invensi ini dilatarbelakangi oleh tuntutan baterai ion litium dengan densitas energi tinggi, dimana bahan katoda LNMO memiliki potensi aplikasi tetapi memiiki kendala kinerja, akibat dekomposisi elektrolit seiring penggunaan. Untuk itu perlu dilakukan modifikasi elektrolit. Mayoritas invensi fokus pada modifikasi pelarut, sedangkan dalam invensi ini fokus pada garam yang digunakan yakni berupa campuran. Campuran garam litium yang dimaksud dalam invensi ini dicirikan dengan penggunaan garam LiPF6 dan LIBOB yang dicampur sedemikian rupa menggunakan pelarut yang umum digunakan. Konsentrasi LiBOB yang ditambahkan ke dalam LiFP6 dalam invensi ini adalah di antara 5%berat sampai dengan 20%berat. Tujuan lain dari invensi ini adalah mendapatkan komposisi campuran yang sesui. Tujuan dan manfaat lain dari invensi ini adalah peningkatan kinerja baterai tegangan tinggi berbasis LNMO yang dibuktiksan dalam bentuk sel baterai dengan tegangan sekitar 5V dan kapasitas spesifik charge/discharge sekitar 130mAh/g dan stabil pada laju siklus 1C.
Invensi ini berhubungan dengan alat bantu dan metode coring adonan propelan viskositas tinggi. Alat bantu berupa batang besi serta susunan lempeng besi berlubang yang dipasang di atas tabung cetakan yang berfungsi untuk mengarahkan turunnya mandrel menembus adonan agar tetap tegak lurus tanpa ada goyangan ke arah kanan-kiri (radial). Susunan lempeng besi berlubang dipasang di atas tabung cetakan; menempatkan tabung cetakan yang berisi adonan propelan ke dudukan coring; memasukkan batang besi dari bagian bawah dudukan coring ke dalam tabung cetakan hingga menembus bagian atas adonan propelan; menyambungkan mandrel dengan batang besi; memasukkan mandrel ke dalam tabung cetakan yang sudah terpasang lempeng besi berlubang dengan cara mendorong mandrel dengan batang pendorong dari atas dan menarik batang besi ke bawah sampai mandrel masuk ke dalam tabung cetakan; melepaskan batang besi dari mandrel; membuka baut pengunci dan melepaskan lempeng besi berlubang; menutup bagian atas tabung cetakan menggunakan tutup cetakan.
Suatu komposisi komposisi pengikat serangga jantan, Helicoverpa armigera, untuk populasi Indonesia, yang memiliki daya tarik yang kuat dibandingkan dari betina virginnya, tahan lama satu bulan yang mengandung (Z)-11-heksadesenil aldehida dan (Z)-9-heksadesenil aldehida dengan ratio 50:50, 30:70, dan 10:90 dengan kuantitas 500-1500 µg didalam pelarut 1000 ppm hidroksi toluena terbutilasi per karet pembawa (karet septa). Penambahan larutan (Z)-11-heksadesenil aldehida dan larutan (Z)-9-heksadesenil aldehida tergantung dengan rasio dan kuantitas yang akan dibuat sesuai dengan rasio dan kuantitas terbaik. Karet septa yang mengandung kuantitas 500-1500 μg kedua senyawa feromon seks sintetik dikeringanginkan dan disimpan dalam kantong aluminium dan di seal. Karet septa berferomon dipasang pada alat perangkap, alat perangkap dibuat dari stoples 2,5 l yang berventilasi di dua sisinya (1cm x 10 cm).
Invensi ini mengungkap mengenai sistem akses kontrol pada suatu kendaraan beserta metode pengamanan data untuk perizinan akses dan metode pengamanan akses kontrol kendaraan. Sistem ini terdiri dari unit kontrak cerdas yang tersimpan di jejaring blockchain, unit komputer yang terpasang pada kendaraan, serta perangkat pengguna yang bisa berupa komputer atau ponsel. Dimana kontrak cerdas pada invensi ini bersifat publik sehingga dapat diakses melalui internet oleh perangkat pengguna dan unit komputer kendaraan. Metode invensi ini terdiri dari menentukan daftar putih (whitelist); menjalankan mekanisme izin akses kontrol kendaraan berbasis kontrak cerdas blockchain dengan cara spesifik; menjalankan mekanisme akses kontrol kendaraan berbasis firewall tiga lapisan dengan cara spesifik; dan pada akhirnya akses kendaraan bagi pengguna daftar putih dibuka, serta akses bagi selain pengguna daftar putih ditutup.
Invensi ini mengenai pembuatan alat ukur gaya tarik pada klip aneurisma yang menggunakan mikro pengendali dan load cell yang dilengkapi sensor tekanan strain gauge. Tujuan invensi ini adalah untuk menyediakan suatu alat ukur gaya tarik klip aneurisma yang terdiri dari suatu load cell yang dilengkapi oleh sensor tekanan strain gauge yang terhubung dengan amplifier; amplifier terhubung dengan mikro pengendali; suatu LCD yang terhubung dengan mikro pengendali; suatu keypad yang terhubung dengan mikro pengendali; suatu linear actuator yang terhubung dengan motor; motor yang dihubungkan dengan baterai 9V sebagai catu daya bagi motor; motor terhubung dengan mikro pengendali; yang dicirikan dengan suatu kait yang dipasang pada ujung load cell yang dilengkapi oleh sensor tekanan strain gauge; suatu kait yang dipasang pada ujung linear actuator; dan keypad yang berfungsi untuk mengatur jarak pergerakan dari linear actuator.
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pemurnian pasir zirkon dari proses alam maupun sisa hasil pengolahan mineral. Lebih khusus berhubungan dengan proses pemurnian pasir zirkon dengan kadar ≤ 30% berat ZrO2 dari sisa hasil pengolahan mineral, diantaranya mengandung zirkon, silika, ilmenit, xenotim, monasit, dan magnetit. Menurut invensi ini, metode yang diterapkan yaitu pemisahan secara gravitasi, elektrostatis, dan magnetik melalui kombinasi alat meja goyang, magnetic separator hingga High Tension Separator (HTS). Hasil proses pemurnian diperoleh pasir zirkon berukuran halus, dengan kandungan mineral pirit (FeS2) sangat rendah, dan kadar zirkon (ZrO2) dengan persentase 86,5% berat (berdasarkan XRF) dan 89,31% berat (berdasarkan analisis mineragrafi) atau mencapai ≥ 65,5% berat, yang memenuhi persyaratan Permen ESDM Nomor 25 tahun 2018 serta Permendag No.01/M-DAG/PER/1/2017. Selain itu juga diperoleh mineral lain diantaranya Ilmenit, kasiterit, xenotim, magnetik, dan monasit.
Invensi ini mengenai formula nano-biopestisida berbasis minyak eukaliptus dan proses pembuatannya, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan pemanfaatan bahan aktif minyak eukaliptus untuk digunakan sebagai fungisida dan insektisida. Suatu formula nano-biopestisida berbasis minyak eukaliptus dan proses pembuatannya yang terdiri atas (1)minyak eukaliptus 5-8%,(2)pengemulsi tween 1-2,4%,(3) minyak terpentin 0,5-1%,(4) gliserol 1-1,6%, dan sisanya adalah air suling, jumlah persentase bahan menjadi 100%, yang dicirikan dengan campuran berwarna putih susu.
Invensi ini berkaitan dengan suatu proses produksi enzim urease, lebih khususnya lagi proses produksi enzim urease yang meliputi proses produksi urease secara fermentasi dari galur bakteri Lysinibacillus xylanilyticus INACC B347 melalui tahapan peremajaan isolat pada Nutrient Agar, pembuatan prekultur 10 ml, kultur 100 ml, kultur 1 L pada labu kocok menggunakan media Marine Broth diinkubasikan pada inkubator shaker selama 4-5 jam, suhu 25-30°C, agitasi 150 rpm, sampai diperoleh OD600 0,8-1,0. Kultur starter 10 L dan kultur produksi 100 L ditumbuhkan pada fermentor menggunakan media grade teknis yang terdiri dari ektrak yeast 1,5% b/v, urea 4,0% b/v, amonium sulfat 1,0% b/v, dan sodium asetat 0,41% b/v, dengan kondisi operasi fermentor suhu 25-30°C, aerasi 1 vvm, pO2 minimal 30%, pH 7,0-8,0, dengan agitasi 150 rpm pada kultur starter 10 L dengan waktu inkubasi 4-5 jam, sedangkan agitasi 150-200 rpm pada kultur produksi 100 L dengan waktu inkubasi sampai urease siap panen selama 60-80 jam, dan/atau pada saat aktivitas urease 100-200 U/ml.
Invensi ini berkaitan dengan penyediaan suplemen mineral untuk sapi potong dalam bentuk mineral blok yang terbuat dari kulit kacang tanah dan proses pembuatannya. Tujuan invensi ini adalah menyediakan suplemen mineral untuk mengatasi kekurangan mineral yang banyak terjadi pada sapi potong di peternak. Invensi ini dibuat khusus dari kombinasi antara tepung kulit kacang tanah dengan garam, semen putih dan bubuk mineral. Invensi ini juga menyediakan proses pembuatan mineral blok yang meliputi penyediaan formula, pembuatan mineral blok, dan pengeringan serta pengemasan mineral blok. Mineral blok dalam invensi ini memiliki kuat tekan 48.45 kg/cm2, kadar bahan kering (BK) 86,39% dan kadar hara makro berupa kadar Ca 23,82%, P2O3 0,08%, Na 0,91% dan Mg 0,33%. Mineral blok ini dikonsumsi oleh sapi potong sebanyak 14 g/ekor per minggu. Penggunaan mineral blok ini pada sapi PO jantan menghasilkan pertambahan bobot badan harian (PBBH) 0,31-0,39 kg/ekor/hari, konsumsi pakan 3,38-5,10 kg BK/ekor/hari dan konversi pakan 10,77-13,10 kg BK/kg PBBH. Mineral blok ini sesuai digunakan sebagai suplemen mineral pada sapi potong di peternak yang hanya mengandalkan pakan berupa pakan hijauan.