Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN
Invensi ini berhubungan dengan perangkat pengkondisian sinyal pulsa dan echo radar, lebih khusus lagi perangkat pengkondisi sinyal radar hujan yang membutuhkan kecepatan pengolahan sinyal yang tinggi denga noise yang rendah. Tujuan invensi ini adalah untuk meningkatkan kualitas hasil pengkondisian sinyal radar hujan dari invensi sebelumnya dengan cara memperpendek tepi naik dan tepi turun sinyal pulsa keluaran radar hujan dan menghilangkan noise dengan lebih sedikit menurunkan level amplitudo pada sinyal echo radar hujan agar hasil konversi sinyal ADC mendekati sinyal aslinya. Fitur-fitur penting dari invensi ini adalah high-speed voltage follower, high-speed inverting attenuator, second-order butterworth low pass filter dan low drop-out voltage regulator.
Sistem Pemantauan Hujan (SANTANU) merupakan pengembangan teknologi X-band radar kapal yang dikembangkan menjadi radar deteksi hujan oleh LAPAN. Sistem ini memberikan informasi mengenai kejadian hujan secara spasial dalam radius 44 km setiap 2 menit. Sistem informasi hujan spasial SANTANU berbasis web memiliki fitur antara lain informasi lokasi SANTANU, fitur untuk menampilkan kondisi hujan terkini (near real time) yang merupakan jendela utama, histori kondisi hujan spasial, dan jendela histori kondisi hujan pada daerah terdampak. Pada jendela utama terdapat informasi waktu pantauan, lokasi pantauan, dan bilah warna. Jendela histori kondisi hujan spasial memberikan informasi hujan selama 1 jam terakhir. Pada jendela ini akan tampak daerah-daerah yang ditandai sesuai kebutuhan pengguna untuk dipantau lebih intens. Di bagian ini juga diberikan fitur untuk memperbesar maupun memperkecil area. Jendela ketiga, yakni jendela histori pada daerah terdampak memperlihatkan kondisi hujan 30 menit terakhir dalam bentuk grafik
Invensi ini berhubungan dengan radar, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan metode pengolah data untuk mengonversi sinyal-sinyal dari radar kapal menjadi deteksi hujan secara spasial. Dalam pengolahan data ini dibutuhkan tahapan proses digitasi sinyal, cek kualitas data, filter sinyal, proses data polar, konversi data kartesian, aplikasi peta clutter, konversi adccount ke dbz, koreksi volume, grid data, simpan dan tampilan data. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk mengonversi sinyal-sinyal radar kapal menjadi data deteksi hujan secara spasial.
Invensi ini berkaitan dengan suatu proses produksi enzim protease, lebih khususnya lagi proses produksi enzim protease yang meliputi proses produksi protease secara fermentasi menggunakan galur bakteri Bacillus megaterium DSM 319, melalui tahapan pembuatan prekultur, kultur 100 ml, kultur 1 L pada labu kocok menggunakan media LB cair yang diinkubasikan pada inkubator shaker selama 3-4 jam, suhu 35-40°C, agitasi 150 rpm, sampai diperoleh OD600 0,8-1,0. Inokulum starter 10 L, starter produksi 100 L, dan kultur produksi 1000 L ditumbuhkan pada fermentor menggunakan media molases 2,8% b/v, urea 0,5% b/v dan ekstrak yeast 0,05% b/v, dengan kondisi operasi fermentor pada suhu 35-40°C, aerasi 1 vvm, pO2 minimal 30%, pH 7,5, agitasi 150-200 rpm pada inokulum starter dan starter produksi dengan waktu inkubasi 6-8 jam, sedangkan agitasi 75-150 rpm pada kultur produksi dengan waktu inkubasi sampai protease siap panen selama 14-18 jam, dan/atau pada saat aktivitas protease 20-100 U/ml. Perbandingan volume kultur inokulan terhadap total volume kultur pada tahapan satu dengan tahapan berikutnya adalah 1:10.
Invensi ini mengungkap mengenai suatu metode pembuatan biang dan probiotik serbuk berbahan dasar Bacillus sp. dan bakteri asam laktat serta penerapannya untuk tambak udang. Metode sebagaimana pada invensi ini terdiri dari tahapan pembuatan biang cair secara fermentasi, pembuatan biang serbuk dan pembuatan produk probiotik serbuk, serta penerapannya pada tambak udang. Pembuatan biang serbuk dilakukan dengan cara mencampur langsung biang cair dengan susu skim dan mengeringkan pada suhu 35-42 °C sampai mencapai kadar air 4-13%. Pembuatan probiotik dilakukan dengan mencampur biang serbuk dengan beberapa bahan sampai diperoleh probiotik serbuk dengan jumlah sel keseluruhan 5x107 sampai 5x108 CFU/gram. Penerapan probiotik serbuk dilakukan dengan cara menambahkan 1:200 sampai 1:100 (b/v) probiotik dengan air steril dan melakukan fermentasi aerob selama 12-24 jam. Hasil hitung total bakteri setelah fermentasi mencapai 1x107 CFU/ml sampai 1x109 CFU/ml. Probiotik cair hasil fermentasi ini dapat diaplikasikan ke dalam air tambak dengan perbandingan 1:100.000 hingga 1:500.000 (v/v).
Invensi ini berkaitan dengan propelan padat komposit HTPB/AL/AP Trimodul, lebih khususnya komposisi, karakteristik propelan komposit, dan metode pembuatan propelan dengan waktu pematangan singkat. Komposisi propelan komposit HTPB/AL/AP Trimodul menurut invensi ini terdiri dari: bahan padatan sebanyak 80-85% terdiri dari oksidator 74-76% dan bahan bakar padat 6-9%, pengikat sebanyak 15-20%. Metode proses pembuatannya terdiri dari Langkah-langkah: memasukkan semua bahan baku propelan dan mengaduknya hingga merata, mencetak bubur propelan dalam cetakan dan memasukkan mandrel, mematangkan propelan, dan memperoleh propelan. Propelan komposit yang dihasilkan memiliki kuat tarik 2-3,3 kg per cm2, kekerasan 53-63 Shore A, elongasi pada saat putus 2,4 – 5,7%, laju bakar 0,8-0,83 cm per detik pada tekanan 6 MPa, dan berat jenis 1,58 – 1,60 gr per cm3.
Invensi ini mengenai sistem propulsi motor roket kaliber 122 mm yang menggunakan propelan padat komposit berbasis Hydroxy-terminated polybutadiene/Ammonium perklorat (HTPB/AP) dengan konfigurasi grain ganda, yang terdiri dari grain silinder dengan panjang 1500 - 1700 mm, dan grain bintang 7 dengan panjang 300 - 500 mm. Untuk menghasilkan gaya dorong dan impulse total optimal, propelan padat komposit yang digunakan pada motor roket ini, memiliki karakteristik balistik berupa koefisien laju bakar a : 0.009 – 0.011, dan eksponen pressure laju bakar n : 0.48 – 0.52, serta densitas sebesar 1.58 – 1.60 gram/cm3. Parameter dari bentuk nosel yang menjadi pertimbangan dalam perancangan propulsi motor roket adalah diameter inlet, diameter throat dan diameter outlet nosel, jarak dari inlet ke throat, dan panjang total nosel, serta sudut konvergen dan sudut divergen. Pada invensi ini, diameter inlet nosel, diameter throat dan diameter outlet nosel masing-masing adalah 48 - 52; 20 – 25; dan 48 - 53 mm, sementara jarak dari inlet ke throat, lebar throat dan panjang total nosel adalah 62 – 67, 8 - 9 dan 270 - 280 mm. Sedangkan sudut konvergen dan divergen masing-masing adalah 40 – 45° dan 6 -10°.
Sistem pengkondisian sinyal LAPAN SigCon yang digunakan untuk mengkondisikan sinyal analog radar kapal sebelum diubah menjadi sinyal digital oleh ADC. Papan sirkuit cetak pengkondisian sinyal LAPAN SigCon akan mengubah sinyal analog radar kapal menjadi sinyal analog yang sesuai dengan spesifikasi input dari ADC tanpa mengubah karakteristik sinyal. LAPAN SigCon terdiri dari PCB SigCon yang memiliki 3 blok rangkaian yakni blok I/O, optocoupler, serta pembagi tegangan. PCB SigCon akan menerima sinyal-sinyal radar kapal dan mengirimkan sinyal yang sudah dikondisikan melalui blok I/O. optocoupler dan pembagi tegangan berfungsi untuk mengubah sinyal radar kapal menjadi sinyal yang lebih rendah dengan waktu respon yang sangat cepat sehingga tidak mengubah karakteristik awal dari sinyal-sinyal radar kapal. LAPAN SigCon ditenagai oleh catu daya switching 5 volt. Modifikasi kabel coaxial sinyal dan data dilakukan untuk mempermudah pemasangan ke ADC serta pin radar kapal.
Invensi ini berkaitan dengan suatu sediaan mengandung komposisi ekstrak sebagai penstabil gula darah dan profil lemak darah berbahan dasar ekstrak herba sambiloto (Andrographis paniculata Nees) dan daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.)) Komposisi tersebut merupakan campuran yang terdiri dari: ekstrak herba sambiloto dan ekstrak daun binahong, dengan perbandingan antara keduanya yaitu sebesar 2 : 1 (b/b). Komposisi ekstrak tersebut pada invensi ini terbukti mempunyai aktivitas sebagai anti-hiperglikemia dan anti-hiperlipidemia (memperbaiki profil lipid) pada pengujian terhadap hewan model DM yang diberi sebesar 40 – 360 mg/kg berat badan hewan uji dan mengandung senyawa-senyawa petanda diantaranya andrografolid sebesar 7,73%; flavonoid sebesar 0,66±0,002%; dan fenol sebesar 1,63±0,018%. Stabilisasi gula darah dalam tubuh melalui mekanisme meningkatkan ekpresi gen IRS-1 dan Glut-2 serta menekan ekpresi gen proinflamasi IL6 pada sel lestari hati HepG2 terinduksi resisten insulin. Kemampuan memperbaiki profil lipid dibuktikan dengan efek kombinasi ekstrak menurunkan kadar kolesterol darah dan trigliserida darah.
Invensi ini berkaitan dengan formula dan metode pembuatan mikrokapsul ekstrak pegagan, khususnya formula dan metode pembuatan mikrokapsul ekstrak etanol pegagan menggunakan pengering semprot dan granulasi kering sedemikian hingga dihasilkan mikrokapsul ekstrak pegagan dengan kandungan aktif yang dapat digunakan sebagai bahan sediaan terapi gangguan fungsi hati. Formula terdiri dari mikrokapsul pegagan, talk, magnesium stearat, carbosil, mikro kristalin selulosa, dan sodium starch gluconate. Proses pembuatan mikrokapsul menurut invensi ini dilakukan melalui tahapan membuat ekstrak pegagan terstandar, mengenkapsulasi ekstrak etanol pegagan, dan membuat mikrokapsul ekstrak pegagan melalui teknik granulasi kering sehingga diperoleh mikrokapsul ekstrak pegagan. Produk mikrokapsul ekstrak pegagan yang dihasilkan melalui proses menurut invensi ini memiliki karakteristik berupa bentuk serbuk halus, berwarna coklat, memiliki rasa pahit, dan mengandung asiatikosida sebesar 0,4%. Produk ini dapat digunakan sebagai sediaan untuk terapi gangguan fungsi hati.
Invensi ini berkaitan dengan kaset ekspresi untuk pustaka plasmid yang mengekspresikan gen penyandi kitinase dari sorgum manis, khususnya kaset ekspresi yang mengandung fragmen kerangka vektor pK7WG2, fragmen gen penyandi kitinase dari sorgum manis, dan fragmen penanda fluoresensi mKate yang difusi dengan penanda afinitas 6xHis, yang dirakit menggunakan teknik Gibson Assembly sedemikian hingga kaset ekspresi dapat digunakan untuk karakterisasi fungsional, karakterisasi struktural, dan donor fragmen yang dikandungnya. Kaset ekspresi menurut invensi ini mengandung fragmen - fragmen berup sekuen kerangka vektor pK7WG2 yang membawa promoter dan terminator 35S, sekuen gen penyandi kitinase dari sorgum manis (Sorghum bicolor L. Moench) aksesi Nusa Tenggara Timur, dan sekuen gen penyandi penanda fluoresensi mKate yang digabung dengan penanda afinitas 6xHis. Kaset ekspresi tersebut memiliki urutan basa nukleotida pada SEQ ID No. 3 dan memiliki urutan asam amino pada SEQ ID No. 4. Invensi ini juga berkaitan dengan pustaka plasmid rekombinan yang mengekspresikan kaset ekspresi gen penyandi kitinase dari sorgum manis (Sorghum bicolor L. Moench) aksesi Nusa Tenggara Timur. Kaset ekspresi menurut invensi ini berukuran 1704 bp tanpa wilayah overhang dan divalidasi mengandung gen penyandi kitinase.
Invensi ini bertujuan menyediakan kaset ekspresi gen penyandi kitinase dari sorgum(Sorghum bicolor (L.) Moench) Indonesia, dengan kode aksesi Kempul, 05005-00928, yangdimodifikasi dengan penambahan penanda fluoresensi digabung dengan penanda afinitas.Kaset ekspresi tersebut dicirikan dengan urutan basa nukleotida pada SEQ ID No. 3 danmenyandikan suatu sekuen asam amino putatif kitinase dengan sekuen asam amino padaSEQ ID No. 4. Invensi ini juga berkaitan dengan pasangan primer yang digunakan untukmengamplifikasi fragmen dalam kaset ekspresi gen penyandi kitinase dari sorgum(Sorghum bicolor (L.) Moench) Indonesia aksesi kempul, yaitu pasangan primer untukmengamplifikasi fragmen gen penyandi kitinase sorgum, berupa primer3_CDS_Sobic.CHIT1-2_F: 5’- GCGGCCGCACTAGTGATATCATGACGATGAGAGCACTGCTG-3’dan primer 4_CDS_Sobic.CHIT1-2_R: 5’-CACCATCGAACCACCACCACCGGAGCTGTTGAAGGGCATC-3’. Pasangan primer untukmengamplifikasi penanda fluoresensi mKate berupa primer 5_mKate_F: 5’-GGTGGTGGTGGTTCGATGGTGAGCGAGCTGATTAAGG-3’ dan primer 6_mKate_HisTag_R: 5’ -TTAGTGATGGTGATGGTGATGTTCGCCAATTCTGTGCCCCAG- 3, yang dirancang dengantambahan sekuen penyandi 6xHis. Serta, pasangan primer untuk inverse PCR, yangdigunakan untuk mengamplifikasi kerangka vektor pK7WG2 (VIB 1_10) yang membawapromoter dan terminator 35S berupa primer 1_HisTag_pK7WG2_F: 5’-CATCACCATCACCATCACTAAGATATCCCGCGGCCATGC-3’ dan primer 2_pK7WG2_R: 5’-GATATCACTAGTGCGGCCGC-3’. Invensi ini juga berkaitan dengan pustaka plasmidrekombinan yang mengandung bagian dari kaset ekspresi gen penyandi kitinase darisorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Indonesia aksesi kempul. Kaset ekspresi menurutinvensi ini dapat digunakan dalam pustaka plasmid rekombinan untuk karakterisasifungsional dan struktural kitinase.