Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN
Invensi ini mengungkapkan perangkat elektronik untuk memantau laju korosi atmosfer secara waktu nyata (real-time). Perangkat ini terdiri atas sensor korosi tipe ACM, modul pengolah sinyal, konverter analog ke digital (ADC), serta mikroprosesor sebagai pusat pengendali sistem. Perangkat juga dilengkapi dengan media penyimpanan, indikator LED, dan sumber daya baterai. Selain itu, terdapat sensor pendukung untuk mengukur temperatur, kelembapan, serta konsentrasi gas korosif SO₂, CO₂, dan H₂S. Penentuan lokasi dilakukan menggunakan modul GPS, dan data hasil pemantauan ditransmisikan secara nirkabel melalui modul komunikasi berbasis Internet of Things (IoT). Perangkat dapat beroperasi mandiri selama enam bulan pada mode stasioner dan tiga bulan pada mode bergerak. Invensi ini memungkinkan pengukuran parameter lingkungan yang memengaruhi korosi secara simultan dan efisien
Karya cipta ini berupa kode program firmware untuk mikrokontroler ESP32 dan flow Node-RED yang bersama-sama membentuk sistem monitoring emisi gas buang kapal berbasis IoT. Firmware pada ESP32 bertugas membaca data dari lima sensor gas (CO, CO₂, NO₂, SO₂, dan O₂) melalui jalur I2C dengan dukungan multiplexer untuk mengatasi keterbatasan alamat sensor. Data kemudian dikirim menggunakan protokol MQTT ke broker pada Raspberry Pi sebelum diteruskan ke cloud server. Flow Node-RED digunakan untuk memproses, menyimpan, dan menyajikan data dalam bentuk dashboard real-time yang dapat diakses melalui jaringan lokal maupun internet. Sistem ini dirancang dengan karakteristik modular, scalable, hemat daya, serta tahan terhadap kondisi lingkungan laut, sehingga mendukung pemantauan emisi sesuai regulasi IMO MARPOL Annex VI.
MoDTracker merupakan aplikasi berbasis android yang berfungsi untuk merekam jalur berkendara suatu kendaraan pada jaringan penyimpanan terdistribusi melalui internet berbasis protokol IPFS. MoDTracker memiliki keunggulan dalam keamanan data dengan skema enkripsi berbasis XChacha20 untuk semua data yang disimpan pada server terdistribusi IPFS. Selain penyimpanan berbasis terdistribusi, aplikasi MoDTracker juga menyimpan jalur berkendara secara internal pada perangkat Android untuk keperluan back up data. MoDTracker memiliki fungsi tambahan sebagai informasi navigasi dengan menunjukkan lokasi terkini dan jalur yang telah dilalui oleh kendaraan pada peta Google map.
Invensi ini mengungkap mengenai suatu metode produksi xanthan gum oleh Xanthomonas melonis. Metode sebagaimana pada invensi ini terdiri dari tahapan penyiapan galur, tahapan fermentasi yang terdiri dari pra vegetative, vegetative, dan fermentative, tahapan pemisahan dan pemurnian xanthan gum. Sumber sumber C, N dan P pada tahapan fermentasi dari invensi ini terdiri dari beberapa jenis. Perlakuan awal sebelum pemisahan sel dan pengotor lainnya dilakukan pada kondisi asam atau basa atau netral. Pengendapan produk xanthan gum dilakukan dengan cara penambahan ion kalsium dan atau penambahan pelarut organik IPA. Produk sebagaimana pada invensi ini memiliki spesifikasi: bubuk putih-krem yang bebas mengalir, 95% melewati pengayak mesh 40, kadar lembab kurang dari 12%, pH 6-8 pada larutan 1%,bebas pati (starch), bebas guar gum, kadar abu kurang dari 12%. Produk xanthan gum hasil invensi ini dapat dimanfaatkan sebagai material pengeboran dan aplikasi lainnya.
Invensi ini mengenai antena microstrip beamwidth lebar dengan penambahan selubung untuk satelit lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan peningkatan lebar beam antena. Invensi ini bertujuan untuk menghasilkan metode untuk menghasilkan beamwidth yang lebih lebar dengan Gain yang lebih baik. Dalam hal ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang telah ada sebelumnya khususnya ”Circularly polarized dipole antenna for satellite communication”. Suatu antena microstrip beamwidth lebar dengan penambahan selubung untuk satelit sesuai dengan invensi ini terdiri dari 5 bagian yaitu pencatu antena adalah bagian yang menghubungkan elemen peradiasi antena dengan sistem pemancar dan penerima; ground yang merupakan plat dengan ketebalan 2 mm berbentuk bulat terbuat dari bahan aluminium; substrat, yang digunakan adalah yang memiliki nilai konstanta dielektrik 4,6; elemen peradiasi adalah plat tipis dengan tebal 0,03 mm berbentuk persegi yang diberi slot pada bagian diagonalnya untuk menghasilkan polarisasi circular; dan selubung yang merupakan plat tipis yang menempel pada substrat yang dicirikan dengan Selubung berbentuk silinder yang mengelilingi elemen peradiasi.
Invensi ini berhubungan dengan suatu komposisi dan proses pembuatan pasta khususnya berupa spageti non terigu berbahan dasar tepung sorgum, tepung beras, tapioka, tepung jagung, garam dan air yang diproses dengan teknik ekstrusi, dan dicetak serta instanisasi menggunakan pengukusan dan pengovenan. Adapun komposisi bahan yang digunakan terdiri dari tepung sorgum sebanyak 25-39%, lebih disukai 25%; tepung beras sebanyak 11-17%, lebih disukai 17%; tapioka sebanyak 11-17%, lebih disukai 17%; tepung jagung sebanyak 5-8%, lebih disukai 8%; garam sebanyak 0,5-1%, lebih disukai 0,7% dan air sebanyak 30-35%, lebih disukai 33%. Invensi ini memiliki keunggulan yaitu tinggi serat pangan, sumber protein, bebas gluten, bebas lemak dan waktu pemasakan lebih singkat dibanding spageti non terigu komersil.
Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) mewajibkan pembangkit listrik dan 10 jenis industri untuk menerapkan penggunaan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) pada cerobong, dan datanya diharuskan terhubung langsung ke server SISPEK. Dengan demikian KLHK dapat memantau kadar emisi yang dikeluarkan oleh setiap cerobong apakah memenuhi baku mutu atau tidak. KLHK menyiapkan cloud server SISPEK untuk menyimpan data emisi dari CEMS. Setiap perusahaan yang diwajibkan mengirim data menggunakan Application Program Interface (API). Untuk melakukan pelaporan data ke SISPEK sesuai Permen LHK No 13 Tahun 2021 dan mendapatkan rapor biru sesuai Permen LHK 1 Tahun 2021, perusahaan harus memasang CEMS kemudian mengirim datanya ke server SISPEK. Namun saat ini belum banyak tersedia sistem untuk mengirim data CEMS ke SISPEK. Disamping itu, software SCADA yang umumnya digunakan di industri juga belum mendukung fitur API. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut diperlukan pengembangan Data Acquisition System (DAS) dan Data Interfacing System (DIS). Aplikasi ini berbasis WEB yang dapat membaca data emisi dari perangkat kendali, data analyzer, data recorder, dan CEMS menggunakan protocol MODBUS TCP, kemudian mengolah, menampilkan, dan logging data, serta mengirim data menggunakan protokol MQTT ke Data Interfacing System (DIS) yang sesuai dengan ketentuan SISPEK Kementerian LHK.
Invensi ini berkaitan dengan komposisi agen biodeodorisasi lumpur limbah organik dengan komposisi terdiri dari campuran kompos biomassa daun tanaman sebanyak 40-60 % b/b serta kompos kotoran hewan ternak atau unggas sebanyak 40-60 % b/b yang sudah difermentasi dan dimatangkan selama 2-4 minggu. Proses pembuatannya yaitu mengayak kompos biomassa daun tanaman dan kompos kotoran hewan sehingga memiliki ukuran 0,05-0,1 cm, lalu mencampur kedua bahan itu dengan rasio 1 : 1 lalu mengaduk menggunakan alat pengaduk logam atau plastik selama 20-30 menit sehingga homogen, dilanjutkan dengan mengukur kadar air lumpur limbah organik 20 - 70 %. Jika lebih dari 70% maka dikurangi kadar airnya dengan diangin-anginkan atau dijemur di bawah sinar matahari selama 12-24 jam. Lumpur limbah organik ditempatkan ke dalam wadah yang tidak mudah bocor/retak dan tidak bereaksi dengan larutan asam atau basa, lalu ditambah agen biodeodorisasi dengan rasio agen biodeodorisasi:lumpur limbah organik mulai dari rasio 1:3 sampai dengan rasio 1:5 sampai mencapai kadar air 30-50% dan mengaduk campuran itu menggunakan mesin pengaduk selama 45-60 menit, lalu menyimpan hasilnya di dalam wadah sampai ketinggian 1-5 cm dari bagian atas wadah dan menutup wadahnya selama 1-3 hari sampai baunya berkurang atau hilang.
Invensi ini bertujuan untuk mengungkap suatu sistem kendali air irigasi jarak jauh menggunakan internet of things (IoT) untuk mencegah penyakit yang menempel di tanaman. Sistem ini terdiri dari sebuah unit pengendali utama yang terhubung melalui jaringan nirkabel ke sebuah unit pengendali lapangan yang terpasang di lapangan bersama-sama dengan sebuah unit aktuator, sebuah unit penyedia daya, dan sebuah unit penyemprot. Debit air dan kadar suplemen di unit penyemprot pada sistem ini bisa diatur dengan program sesuai dengan tingkat penyakit dan jenis tanamannya sehingga dapat diterapkan untuk mengatasi penyakit yang menempel pada tanaman melalui embun dan hujan misalnya pada bawang merah.
Invensi ini berkaitan dengan sistem pengolahan air minum skala pilot plant dengan proses plate settler, MBBR dan ultrafiltrasi untuk air baku tercemar. Plate settler berfungsi sebagai tahap awal untuk menghilangkan padatan tersuspensi dari air baku tercemar melalui proses sedimentasi dengan pengendapan tipe pelat miring sebagai cara mengurangi beban pada proses MBBR. Selanjutnya air baku diolah secara biologis menggunakan reaktor MBBR, yang memanfaatkan biofilm pada media Kaldnes untuk menguraikan polutan organik terlarut dan oksidasi mangan. Tahap akhir pengolahan dilakukan dengan ultrafiltrasi, proses pemisahan menggunakan membran yang bersifat selektif dan dibantu dengan tekanan yang memisahkan padatan tersuspensi dan koloid. Untuk membunuh bakteri pada air olahan dilakukan desinfeksi dengan klorinasi. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa kombinasi ketiga teknologi ini mampu menghasilkan air berkualitas tinggi dengan pengurangan signifikan terhadap total suspended solid (TSS); kekeruhan; warna; zat organik (COD permanganat), deterjen; besi (Fe), mangan (Mn), amonium (NH4+), nitrat (NO3-), dan nitrit(NO2-). Sistem ini terbukti efektif dalam menangani berbagai jenis polutan di air baku tercemar, sehingga menjadi alternatif yang efisien untuk menghasilkan air minum yang memenuhi baku mutu.
Invensi ini berhubungan dengan pembuatan amonium perklorat berbentuk bulat dan terlapis, sesuai dengan invensi meliputi 1) bahan baku yang digunakan beserta perbandingan komposisi bahan 2) tahapan proses yang dilakukan 3) kondisi proses yang digunakan dan 4) peralatan yang digunakan sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan proses kristalisasi amonium perklorat yang menghasilkan partikel berbentuk jarum serta sifatnya yang sangat higroskopis dan cenderung beraglomerasi dikarenakan belum terlapis.
Invensi ini mengenai campuran garam litium untuk elektrolit baterai ion litium tegangan tinggi, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan elektrolit menggunakan pencampuran dua jenis garam litium yakni lithium hexafluorophosphate (LiPF6) dan lithium bis(oxalate) borate (LiBOB) untuk sel baterai ion litium yamg memiliki tegangan sekitar 5V menggunakan bahan katoda liNi0,5Mn1,5O4(LNMO). Invensi ini dilatarbelakangi oleh tuntutan baterai ion litium dengan densitas energi tinggi, dimana bahan katoda LNMO memiliki potensi aplikasi tetapi memiiki kendala kinerja, akibat dekomposisi elektrolit seiring penggunaan. Untuk itu perlu dilakukan modifikasi elektrolit. Mayoritas invensi fokus pada modifikasi pelarut, sedangkan dalam invensi ini fokus pada garam yang digunakan yakni berupa campuran. Campuran garam litium yang dimaksud dalam invensi ini dicirikan dengan penggunaan garam LiPF6 dan LIBOB yang dicampur sedemikian rupa menggunakan pelarut yang umum digunakan. Konsentrasi LiBOB yang ditambahkan ke dalam LiFP6 dalam invensi ini adalah di antara 5%berat sampai dengan 20%berat. Tujuan lain dari invensi ini adalah mendapatkan komposisi campuran yang sesui. Tujuan dan manfaat lain dari invensi ini adalah peningkatan kinerja baterai tegangan tinggi berbasis LNMO yang dibuktiksan dalam bentuk sel baterai dengan tegangan sekitar 5V dan kapasitas spesifik charge/discharge sekitar 130mAh/g dan stabil pada laju siklus 1C.