BRIN Logo
Sign In

Katalog Riset & Inovasi

Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN

Filter Pencarian
Energi
Solusi Bahan Bakar Hijau Berkinerja Tinggi untuk Industri & Rumah Tangga

Solusi Bahan Bakar Hijau Berkinerja Tinggi untuk Industri & Rumah Tangga

Invensi ini berkaitan dengan komposisi biobriket berbahan dasar fluff teh dan ranting teh mengandung biochar ranting, biochar fluff teh, dan perekat dari bahan getah yang dilarutkan dengan kerosin, yang dicirikan dengan perbandingan biochar limbah fluff dan ranting teh dengan perbandingan berat 7:3. Biobriket berbasis limbah fluff dan ranting teh memiliki karakteristik sebagai berikut:kadar air 2–3%, kadar abu 2–3%, volatile matter 12–13%, fixed carbon 80–85%, nilai kalor 8000–8500 kal/g, laju pembakaran 0,1–0,2 g/menit, densitas 1–1,5 g/cm³, dan kekerasan 14–15 N/cm². Hasil invensi menunjukkan bahwa biobriket formulasi ini memiliki potensi tinggi sebagai bahan bakar alternatif dengan efisiensi energi yang baik dan sifat mekanik yang memadai.

Rekayasa Keteknikan
Inovasi Elektroda Pintar Berkelanjutan dengan Performa Energi Maksimal

Inovasi Elektroda Pintar Berkelanjutan dengan Performa Energi Maksimal

Invensi ini berkaitan dengan suatu metode pembuatan grafena oksida dengan cara mereduksi grafena oksida tereduksi (rGO) dengan reduktan alami ekstrak cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai elektroda superkapasitor. Metode pembuatannya dimulai dari ekstraksi cengkeh menggunakan metode refluks, menyiapkan secara terpisah serbuk grafena oksida yang diperoleh melalui metode Hummer termodifikasi, reduksi hijau grafena oksida tereduksi menggunakan metode refluks dengan prekursor serbuk grafena oksida serta larutan ekstrak cengkeh, serta preparasi pengujian performa elektrokimia dalam bentuk ink. Hasil karakterisasi XRD, UV-Vis, FT-IR, dan pengamatan citra morfologi menunjukkan bahwa metode refluks telah berhasil mereduksi serbuk rGO dengan reduktan bahan alam ekstrak cengkeh. Nilai spesifik kapasitansi dan kepadatan energi dari serbuk grafena oksida tereduksi dengan reduktan ekstrak cengkeh sebesar 449,23 F/g dan 62,40 Wh/kg pada kerapatan arus (current density) 0,1 A/g menggunakan pengujian 3 elektroda dengan Glassy Carbon Electrode (GCE) sebagai elektroda kerja.

Pangan
Insektisida Organik Berbasis Atsiri, Solusi Cerdas Kutu Putih Anti-Residu

Insektisida Organik Berbasis Atsiri, Solusi Cerdas Kutu Putih Anti-Residu

Invensi ini berkaitan dengan formulasi minyak atsiri nilam yang dipadukan dengan surfaktan non ionik berupa Tween 80 atau diketahui juga sebagai Polisorbat 80, sebagai metode pengendalian hama kutu putih (Planococcus minor) pada buah manggis yang akan diekspor. Metode yang digunakan dalam invensi ini adalah pencelupan buah manggis ke dalam bak berisi 50 liter air yang telah dicampur formulasi minyak atsiri nilam, sehingga memastikan penetrasi optimal ke dalam jaringan buah. Penelitian menunjukkan bahwa formulasi ini memiliki nilai toksisitas LC50 sebesar 0.75% setelah 24 jam setelah perlakuan dan 0.1-0.2% setelah 72 jam, menunjukkan efektivitas tinggi dalam mengendalikan kutu putih. Hasil evaluasi menunjukkan tidak adanya komplain terkait infestasi hama setelah produk diekspor, yang membuktikan keberhasilan aplikasi formulasi ini. Invensi ini menawarkan solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk pengendalian hama pada produk pertanian, menjaga kualitas dan keamanan buah manggis yang akan dipasarkan.

Pangan
Media Semai Soil Block Berbasis Limbah Susu untuk Bibit Bawang Merah TSS

Media Semai Soil Block Berbasis Limbah Susu untuk Bibit Bawang Merah TSS

Invensi ini mengenai komposisi dan proses pembuatan media semai tercetak soil block yang sesuai untuk pertumbuhan bibit bawang merah TSS, lebih khusus lagi invensi ini berhubungan dengan media semai tercetak soil block dengan komposisi limbah susu, pupuk kambing, cocopeat, fosfat alam dan air, dengan perbandingan 6 : 3 : 2 : 0,5 : 0,25. Tahapan proses pembuatan media semai tercetak soil block yang sesuai untuk pertumbuhan bibit bawang merah TSS meliputi : mencampur bahan-bahan diantaranya limbah susu, pupuk kambing, cocopeat dan fosfat alam serta air, kemudian mencetaknya ke alat cetak soil block. Sebelum TSS di semai dalam kapsul, terlebih dahulu direndam dalam larutan air kelapa segar. Selanjutnya dilakukan penyiraman dengan interval penyiraman dilakukan pagi dan sore. Pemupukan dilakukan 2 kali, yang pertama di persemaian pada umur 15 hari dan 35 hari setelah semai. soil block ini mampu menumbuhkan bibit dengan persentase perkecambahan yang tinggi, tahan terhadap serangan hama penyakit dan mampu mengurangi kebutuhan unsur hara.

Kesehatan
Halloysite Nanotube–Lakase untuk Aplikasi Bioteknologi

Halloysite Nanotube–Lakase untuk Aplikasi Bioteknologi

Invensi ini bertujuan untuk mendapatkan suatu produk halloysite nanotube (HNT) terimobilisasi enzim lakase dari jamur Phellinus noxius BRB 11. Telah diungkapkan pada invensi ini suatu formulasi HNT terimobilisasi enzim lakase yang terdiri dari HNT 2,17%; asam amino 54,35%; enzim 21,74%; dan glutaraldehid 21,74%. Juga telah diungkap proses pembuatan HNT-asam amino terimobilisasi enzim lakase yang memiliki langkah-langkah: merendam dan mengaduk HNT dengan kecepatan 200-500 rpm dengan asam amino dengan rasio dan H2SO4 selama 7 jam; mencuci HNT menggunakan akuades deionisasi sebanyak 4-5 kali pembilasan hingga pH netral; mengeringkan HNT selama 24 jam; merendam dan mengaduk pada kecepatan 200-500 rpm, HNT dengan glutaraldehid dalam konsentrasi 2-10 % selama 4 jam ; HNT termodifikasi dengan enzim lakase ekstrak kasar dengan perbandingan antara HNT dan larutan enzim yaitu 1:5 pada suhu 4 °C selama 24 jam; meniriskan dan mengeringkan HNT menggunakan pengering beku selama 36-48 jam, kemudian menyimpan HNT pada suhu 4 °C.

Pangan
Metode Peningkatan Antosianin Selada dengan Medan Magnet Statis

Metode Peningkatan Antosianin Selada dengan Medan Magnet Statis

Invensi ini berkaitan dengan metode peningkatan kadar antosianin pada tanaman menggunakan medan magnet statis yang dibudidayakan secara hidroponik statis. Paparan medan magnet statis sebesar 0,02 kGauss diaplikasikan secara langsung dalam hidroponik statis dengan AB mix 600 ppm sebagai larutan nutrisinya dalam kontainer plastik ukuran 2 liter (13 x 13 x 14 cm) selama 7 hari mulai dari minggu ke-7 hingga minggu ke-8 setelah semai. Tanaman selada dipelihara dalam kondisi iklim mikro rumah kaca dengan suhu 30 ± 4 oC dan kelembapan udara 80 ± 20 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode ini dapat meningkatkan kadar antosianin hingga 0,60 µg/gram berat kering dibandingkan dengan tanaman kontrol yang hanya menghasilkan 0,22 µg/gram berat kering. Invensi ini menawarkan solusi efektif, stabil, serta ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas tanaman tanpa manipulasi genetik atau penggunaan bahan kimia.

Pangan
Inovasi Lemak Sehat Berbasis Bio-Teknologi untuk Margarin Masa Depan

Inovasi Lemak Sehat Berbasis Bio-Teknologi untuk Margarin Masa Depan

Invensi ini mengenai komposisi dan proses pembuatan bahan baku margarin yang kaya kandungan beta karoten serta produk yang dihasilkan. Komposisi terdiri dari stearin kelapa sawit (60% berat), minyak biji sawit (15-30% berat) dan minyak sawit merah (10-20% berat). Stearin kelapa sawit yang telah dipanaskan pada wadah tertutup pada suhu 60oC, ditambahkan dengan minyak biji sawit dan minyak sawit merah. Proses pembuatanya dilakukan secara enzimatis menggunakan enzim Thermomyces lanuginose dengan waktu inkubasi 2-6 jam.Campuran minyak dihomogenkan secara perlahan dan ditambahkan 5% (berat) enzim Thermomyces lanuginose, selanjutnya ditempatkan ke dalam inkubator suhu 65oC dan dilakukan pengadukan pada kecepatan 200 rpm selama 2-6 jam. Enzim dipisahkan dari lemak termodifikasi melalui penyaringan. Kandungan beta karoten dalam bahan baku margarin sebanyak 2,8 – 9,8 ppm. Produk - produk bahan baku margarin yang dihasilkan memiliki karakteristik yang sesuai untuk margarin oles dan margarin untuk industri

Pangan
Revolusi Cilok Sehat Standar Laboratorium untuk Gaya Hidup Modern

Revolusi Cilok Sehat Standar Laboratorium untuk Gaya Hidup Modern

Invensi ini berkaitan dengan suatu makanan berbahan dasar tepung dan ikan kurisi atau biasa disebut cilok, lebih khususnya makanan berbahan dasar tepung dan ikan kurisi yang telah diuji secara organoleptik, proksimat, dan mikrobiologi, sehingga menghasilkan produk cilok ikan yang sehat, bercita rasa tinggi, bergizi, dan aman dikonsumsi. Komposisinya terdiri dari lumatan daging ikan kurisi 20,0%-30,0%; tepung tapioka 30,8%- 33,5%; tepung terigu 10,8%-14,4%; bawang putih halus 2,8%-3,0%; garam 2,5%-2,6%; daun bawang 2,3%-2,4%; merica bubuk 0,1%; kaldu bubuk 0,3-0,4%; air 20,0%-24,0%. Tahapan proses pembuatannya terdiri dari: membuang sisik dan isi perut ikan; memisahkan daging ikan dan mencucinya hingga bersih; melumatkan daging ikan dalam mesin pelumat; menambahkan garam kemudian dilumatkan; menambahkan bahan-bahan lain kemudian dilumatkan hingga halus; menambahkan irisan daun bawang dan mengadon menjadi adonan cilok; menimbang adonan cilok dan mencetaknya menjadi bulat; merebus cilok dengan kali dua perebusan; mencelupkannya ke dalam air dingin; mendinginkan dengan kipas angin; mengemas dengan plastik vakum dan menyimpannya dalam lemari beku. Cilok ikan kurisi dapat digunakan sebagai makanan sehat, bergizi, aman untuk dikonsumsi, dan mudah diterapkan di UMKM.

Rekayasa Keteknikan
Solusi Traktor Listrik Terintegrasi dengan Monitoring Data Real-Time

Solusi Traktor Listrik Terintegrasi dengan Monitoring Data Real-Time

Invensi ini menyediakan sistem propulsi dan akuisisi data untuk traktor tanam listrik di lahan basah. Traktor tanam listrik tersebut dikembangkan guna meningkatkan efisiensi operasional di lahan basah sekaligus menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan traktor berbahan bakar fosil. Sistem propulsi pada traktor ini menggunakan motor listrik tipe BLDC berkapasitas 3 kW sebagai penggerak utama roda, dengan energi yang diperoleh dari baterai lithium-ion 72 VDC yang dilengkapi Battery Management System (BMS) untuk menjaga performa dan keamanan baterai. Inverter dan kontroler motor berfungsi mengatur kecepatan putaran berdasarkan perintah operator melalui potensiometer. Sementara itu, sistem akuisisi data memanfaatkan sensor putaran pada motor untuk mendeteksi putaran motor, sensor arus, tegangan, dan suhu untuk memantau arus, tegangan, dan suhu motor, serta perangkat instrumentasi monitoring yang berfungsi mengakuisisi data tersebut. Dengan sistem ini, operator dapat melakukan evaluasi performansi traktor tanam dengan mudah.

Lainnya
Solusi Plasticizer Berbasis Bio-Kimia Terbarukan dari Limbah Kopi

Solusi Plasticizer Berbasis Bio-Kimia Terbarukan dari Limbah Kopi

Invensi ini mengungkapkan suatu metode untuk memodifikasi minyak nabati yang diperoleh dari limbah ampas kopi melalui proses maleinasi. Proses ini terdiri dari dua tahap utama, yaitu ekstraksi minyak dari limbah ampas kopi dan reaksi maleinasi menggunakan maleat anhidrida. Reaksi ini menghasilkan minyak ampas kopi termaleinasi. Keberhasilan pencangkokan gugus maleat anhidrida dikonfirmasi melalui karakterisasi FTIR dengan munculnya puncak khas pada bilangan gelombang di are 1788 cm⁻¹ dan peningkatan bilangan asam. Dimana hasil optimum menghasilkan bilangan asam sebesar 92,640. Produk hasil proses ini berpotensi sebagai bahan aditif berbasis bio untuk resin polimer, seperti plasticizer, emulsifier, dan adhesive. Invensi ini memberikan nilai tambah pada limbah agroindustri dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) dalam produksi bahan kimia terbarukan juga pengurangan timbulan limbah melalui pendekatan pemanfaatan kembali dan daur ulang sumber daya.

Rekayasa Keteknikan
Inovasi Teko Keramik Premium dengan Proteksi Gagang Rotan Alami

Inovasi Teko Keramik Premium dengan Proteksi Gagang Rotan Alami

Teko keramik dengan bodi keramik jenis stoneware dibakar dengan suhu pembakaran 1250oC. Dilapisi glasir berwarna putih untuk menutupi pori-pori bodi keramik sehingga tidak dapat dilalui air. Fungsi dari teko ini adalah untuk menampung air dari suhu ruangan hingga suhu air mendidih yaitu 100oC. Teko ini digunakan untuk acara minum teh atau kopi. Gagang yang digunakan untuk mengangkat terbuat dari rotan yang memiliki sifat tidak menghantarkan panas, sehingga tangan yang mengangkat tidak terkena panas ketika mengangkatnya. Bahan bodi dana bahan glasir yang digunakan adalah : lempung, kaolin, kuarsa, feldspar dan bahan aditif lainnya. Kemudian ditutup dengan lapisan glasir putih dengan menggunakan bahan : kaolin, kuarsa, feldspar, pewarna kimia dan bahan aditif lainya.

Pangan
Inovasi Keju Sehat Tinggi Protein dengan Tekstur Lentur yang Ikonik

Inovasi Keju Sehat Tinggi Protein dengan Tekstur Lentur yang Ikonik

Invensi ini mengenai produk keju mozzarella yang praktis dapat dikonsumsi langsung maupun digunakan sebagai topping pada berbagai makanan. Produk ini diperkaya dengan vitamin D sehingga memiliki nilai tambah dari segi kesehatan dan terbuat dari susu sapi segar lokal Indonesia. Komposisi produk keju mozzarella terdiri dari susu sapi segar lokal Indonesia sebanyak 10 liter untuk mendapatkan 100 g keju, premiks vitamin dan mineral (0,1 – 0,2% b/v), asam sitrat (0.20 - 0.30% b/v), rennet mikrobial cair (0.05 – 0.15% b/v) dan air garam (2 – 4% dari berat curd). Produk keju mozzarella yang dihasilkan ini memiliki keunggulan yaitu mengandung kalsium sebesar 36,88-38,61 mg/liter dan kandungan vitamin D sebesar 3,12 - 3,74 mcg/100g. Selain itu, karakteristik produk keju mozzarella yang dihasilkan antara lain elastic limit (batas elastis) atau tensile strength (kekuatan tarik) 17,541 – 35,864 gf; warna mendekati putih kekuningan dengan nuansa hijau; kadar air 55,0–60,0%; kadar abu 2,5-4,0%; lemak total 11,36-12,86%; protein 22,28-23,13%; karbohidrat 8,36-8,86%.