Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN
Invensi ini berhubungan dengan proses produksi makanan tambahan Purula berbentuk flake tabur, menggunakan teknik drum drying dengan bahan baku utamanya adalah hidrolisat kedelai dan bubur rumput laut, terdiri dari tahap-tahap: mencampur bahan-bahan hidrolisat kedelai dengan bubur rumput laut dengan hingga membentuk adonan/slurry memiliki viskositas berkisar antara 19.200 cp hingga 20.000 cp menggunakan spindel 4 pada kecepatan 30 rpm; mengeringkan campuran (a) menggunakan drum dryer pada suhu 165°C - 175°C, kecepatan putaran drum berkisar antara 0,65 rpm - 0,75 rpm, dan setting/ pengaturan ketebalan berkisar antara 0,65 - 0,75 mm hingga dihasilkan lembaran flake; mengecilkan ukuran flake dengan menggunakan alat hingga dihasilkan flakes (serpihan) Purula dengan ukuran yang seragam berkisar antara 0,3 mm - 0,4 mm; mencampur flake yang sudah berukuran kecil dengan perisa serta premix multivitamin 10 macam dan mineral berkisar antara 0,65% - 0,75%, hingga dihasilkan Purula yang siap dikonsumsi; Tujuan utama invensi ini adalah menyediakan proses pembuaan makanan tambahan Purula berbasis hidrolisat kedelai dan bubur rumput laut. Tujuan lain invensi ini adalah menyediakan makanan tambahan Purula berbahan dasar hidrolisat kedelai dan bubur rumput laut.
Invensi ini berkaitan dengan alat pengolah air siap minum dengan nama Arsinum Tipe K-5000 Lt dengan sumber dari air tanah. Kapasitas alat menghasilkan air minum sebesar 5.000 liter perhari dan dilengkapi dengan keran air yang langsung dapat diminum dan dapat dikemas dalam botol galonan serta dipasang sistem outlet dispenser yang menghasilkan air panas atau dingin. Alat pengolah air siap minum dirancang dalam proses yang lengkap dan disusun dalam bentuk yang kompak sehingga memberikan visual estetika yang baik, mudah dalam pemasangan atau pembangunan, mudah pengoperasiannya, murah biaya operasionalnya dan efisien dalam pemakaian energi. Keberhasilan aplikasi teknologi pengolahan air tanah menjadi air siap minum didukung oleh besarnya penyerapan produk air siap minum yang mampu untuk menutup biaya operasional, antara lain biaya penyediaan bahan baku, bahan kimia, listrik, tenaga kerja dan pendukung operasional lainnya seperti transportasi, kemasan (botol, tutup dan sterilisasi). Unit Arsinum ini dapat diterapkan untuk perkantoran, industri, perguruan tinggi, rumah sakit, perhotelan/ apartemen, pondok pesantren dan lainnya.
Invensi ini merupakan sebuah metode perakitan panel surya berbasis triple junction gallium arsenide untuk aplikasi satelit atau misi ruang angkasa lainnya. Tujuan dari invensi ini adalah sebuah metode untuk menghasilkan panel surya Yang dapat bertahan selama proses peluncuran dan mampu menjalankan misi di orbitnya rendah, menggunakan bahan-bahan komersial, mampu mengisolasi dan mendistribusikan panas. Hal ini dilakukan dengan cara pemilihan bahan dan material yang mampu bertahan dalam kondisi ekstrim di lingkungan orbit serta tahapan perakitan yang sistematis yang secara keseluruhan tercapai melalui invensi ini. Metode nya meliputi pra-perakitan, perakitan yaitu proses laminasi kapton/polyimide tape, proses pemasangan sel surya GaAs menggunakan perekat berbasis silicon rubber, proses pemasangan busbar dan kabel serta proses pengujian fungsional, dan pasca-perakitan.
Invensi ini berhubungan dengan kontainer untuk satelit yang memiliki peredam kejut dan pengondisi udara, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan dua bagian yaitu palet dan penutup dimana kedua bagian tersebut memiliki fitur dan fungsinya masing-masing. Secara garis besar kontainer untuk satelit yang memiliki peredam kejut dan pengondisi udara, yang terdiri dari: Suatu palet yang berbentuk segi empat untuk tumpuan dimana satelit diletakkan di atasnya, permukaan atasnya memiliki beberapa peredam kejut yang berjenis wire rope, dan setidaknya ada dua batang penuntun vertikal pada tiap sudut permukaan palet, Terdapat suatu penutup yang menyelubungi satelit terbentuk dari empat dinding samping dan sisi atapnya yang saling terhubung pada setiap sisinya, dimana pada permukaan bawah palet memiliki pentil untuk memasukkan gas nitrogen ke dalam ruang dalam kontainer yang terhubung ke penyaring udara dan pengering udara pada permukaan atas dari palet.
Invensi ini mengungkapkan perangkat elektronik untuk memantau laju korosi atmosfer secara waktu nyata (real-time). Perangkat ini terdiri atas sensor korosi tipe ACM, modul pengolah sinyal, konverter analog ke digital (ADC), serta mikroprosesor sebagai pusat pengendali sistem. Perangkat juga dilengkapi dengan media penyimpanan, indikator LED, dan sumber daya baterai. Selain itu, terdapat sensor pendukung untuk mengukur temperatur, kelembapan, serta konsentrasi gas korosif SO₂, CO₂, dan H₂S. Penentuan lokasi dilakukan menggunakan modul GPS, dan data hasil pemantauan ditransmisikan secara nirkabel melalui modul komunikasi berbasis Internet of Things (IoT). Perangkat dapat beroperasi mandiri selama enam bulan pada mode stasioner dan tiga bulan pada mode bergerak. Invensi ini memungkinkan pengukuran parameter lingkungan yang memengaruhi korosi secara simultan dan efisien
Karya cipta ini berupa kode program firmware untuk mikrokontroler ESP32 dan flow Node-RED yang bersama-sama membentuk sistem monitoring emisi gas buang kapal berbasis IoT. Firmware pada ESP32 bertugas membaca data dari lima sensor gas (CO, CO₂, NO₂, SO₂, dan O₂) melalui jalur I2C dengan dukungan multiplexer untuk mengatasi keterbatasan alamat sensor. Data kemudian dikirim menggunakan protokol MQTT ke broker pada Raspberry Pi sebelum diteruskan ke cloud server. Flow Node-RED digunakan untuk memproses, menyimpan, dan menyajikan data dalam bentuk dashboard real-time yang dapat diakses melalui jaringan lokal maupun internet. Sistem ini dirancang dengan karakteristik modular, scalable, hemat daya, serta tahan terhadap kondisi lingkungan laut, sehingga mendukung pemantauan emisi sesuai regulasi IMO MARPOL Annex VI.
MoDTracker merupakan aplikasi berbasis android yang berfungsi untuk merekam jalur berkendara suatu kendaraan pada jaringan penyimpanan terdistribusi melalui internet berbasis protokol IPFS. MoDTracker memiliki keunggulan dalam keamanan data dengan skema enkripsi berbasis XChacha20 untuk semua data yang disimpan pada server terdistribusi IPFS. Selain penyimpanan berbasis terdistribusi, aplikasi MoDTracker juga menyimpan jalur berkendara secara internal pada perangkat Android untuk keperluan back up data. MoDTracker memiliki fungsi tambahan sebagai informasi navigasi dengan menunjukkan lokasi terkini dan jalur yang telah dilalui oleh kendaraan pada peta Google map.
Invensi ini mengungkap mengenai suatu metode produksi xanthan gum oleh Xanthomonas melonis. Metode sebagaimana pada invensi ini terdiri dari tahapan penyiapan galur, tahapan fermentasi yang terdiri dari pra vegetative, vegetative, dan fermentative, tahapan pemisahan dan pemurnian xanthan gum. Sumber sumber C, N dan P pada tahapan fermentasi dari invensi ini terdiri dari beberapa jenis. Perlakuan awal sebelum pemisahan sel dan pengotor lainnya dilakukan pada kondisi asam atau basa atau netral. Pengendapan produk xanthan gum dilakukan dengan cara penambahan ion kalsium dan atau penambahan pelarut organik IPA. Produk sebagaimana pada invensi ini memiliki spesifikasi: bubuk putih-krem yang bebas mengalir, 95% melewati pengayak mesh 40, kadar lembab kurang dari 12%, pH 6-8 pada larutan 1%,bebas pati (starch), bebas guar gum, kadar abu kurang dari 12%. Produk xanthan gum hasil invensi ini dapat dimanfaatkan sebagai material pengeboran dan aplikasi lainnya.
Invensi ini mengenai antena microstrip beamwidth lebar dengan penambahan selubung untuk satelit lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan peningkatan lebar beam antena. Invensi ini bertujuan untuk menghasilkan metode untuk menghasilkan beamwidth yang lebih lebar dengan Gain yang lebih baik. Dalam hal ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang telah ada sebelumnya khususnya ”Circularly polarized dipole antenna for satellite communication”. Suatu antena microstrip beamwidth lebar dengan penambahan selubung untuk satelit sesuai dengan invensi ini terdiri dari 5 bagian yaitu pencatu antena adalah bagian yang menghubungkan elemen peradiasi antena dengan sistem pemancar dan penerima; ground yang merupakan plat dengan ketebalan 2 mm berbentuk bulat terbuat dari bahan aluminium; substrat, yang digunakan adalah yang memiliki nilai konstanta dielektrik 4,6; elemen peradiasi adalah plat tipis dengan tebal 0,03 mm berbentuk persegi yang diberi slot pada bagian diagonalnya untuk menghasilkan polarisasi circular; dan selubung yang merupakan plat tipis yang menempel pada substrat yang dicirikan dengan Selubung berbentuk silinder yang mengelilingi elemen peradiasi.
Invensi ini berhubungan dengan suatu komposisi dan proses pembuatan pasta khususnya berupa spageti non terigu berbahan dasar tepung sorgum, tepung beras, tapioka, tepung jagung, garam dan air yang diproses dengan teknik ekstrusi, dan dicetak serta instanisasi menggunakan pengukusan dan pengovenan. Adapun komposisi bahan yang digunakan terdiri dari tepung sorgum sebanyak 25-39%, lebih disukai 25%; tepung beras sebanyak 11-17%, lebih disukai 17%; tapioka sebanyak 11-17%, lebih disukai 17%; tepung jagung sebanyak 5-8%, lebih disukai 8%; garam sebanyak 0,5-1%, lebih disukai 0,7% dan air sebanyak 30-35%, lebih disukai 33%. Invensi ini memiliki keunggulan yaitu tinggi serat pangan, sumber protein, bebas gluten, bebas lemak dan waktu pemasakan lebih singkat dibanding spageti non terigu komersil.
Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) mewajibkan pembangkit listrik dan 10 jenis industri untuk menerapkan penggunaan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) pada cerobong, dan datanya diharuskan terhubung langsung ke server SISPEK. Dengan demikian KLHK dapat memantau kadar emisi yang dikeluarkan oleh setiap cerobong apakah memenuhi baku mutu atau tidak. KLHK menyiapkan cloud server SISPEK untuk menyimpan data emisi dari CEMS. Setiap perusahaan yang diwajibkan mengirim data menggunakan Application Program Interface (API). Untuk melakukan pelaporan data ke SISPEK sesuai Permen LHK No 13 Tahun 2021 dan mendapatkan rapor biru sesuai Permen LHK 1 Tahun 2021, perusahaan harus memasang CEMS kemudian mengirim datanya ke server SISPEK. Namun saat ini belum banyak tersedia sistem untuk mengirim data CEMS ke SISPEK. Disamping itu, software SCADA yang umumnya digunakan di industri juga belum mendukung fitur API. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut diperlukan pengembangan Data Acquisition System (DAS) dan Data Interfacing System (DIS). Aplikasi ini berbasis WEB yang dapat membaca data emisi dari perangkat kendali, data analyzer, data recorder, dan CEMS menggunakan protocol MODBUS TCP, kemudian mengolah, menampilkan, dan logging data, serta mengirim data menggunakan protokol MQTT ke Data Interfacing System (DIS) yang sesuai dengan ketentuan SISPEK Kementerian LHK.
Invensi ini berkaitan dengan komposisi agen biodeodorisasi lumpur limbah organik dengan komposisi terdiri dari campuran kompos biomassa daun tanaman sebanyak 40-60 % b/b serta kompos kotoran hewan ternak atau unggas sebanyak 40-60 % b/b yang sudah difermentasi dan dimatangkan selama 2-4 minggu. Proses pembuatannya yaitu mengayak kompos biomassa daun tanaman dan kompos kotoran hewan sehingga memiliki ukuran 0,05-0,1 cm, lalu mencampur kedua bahan itu dengan rasio 1 : 1 lalu mengaduk menggunakan alat pengaduk logam atau plastik selama 20-30 menit sehingga homogen, dilanjutkan dengan mengukur kadar air lumpur limbah organik 20 - 70 %. Jika lebih dari 70% maka dikurangi kadar airnya dengan diangin-anginkan atau dijemur di bawah sinar matahari selama 12-24 jam. Lumpur limbah organik ditempatkan ke dalam wadah yang tidak mudah bocor/retak dan tidak bereaksi dengan larutan asam atau basa, lalu ditambah agen biodeodorisasi dengan rasio agen biodeodorisasi:lumpur limbah organik mulai dari rasio 1:3 sampai dengan rasio 1:5 sampai mencapai kadar air 30-50% dan mengaduk campuran itu menggunakan mesin pengaduk selama 45-60 menit, lalu menyimpan hasilnya di dalam wadah sampai ketinggian 1-5 cm dari bagian atas wadah dan menutup wadahnya selama 1-3 hari sampai baunya berkurang atau hilang.