BRIN Logo
Sign In

Katalog Riset & Inovasi

Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN

Filter Pencarian
Pangan
AGROPRO

AGROPRO

Invensi ini mengungkap mengenai suatu metode pembuatan biang dan probiotik serbuk berbahan dasar Bacillus sp. dan bakteri asam laktat serta penerapannya untuk tambak udang. Metode sebagaimana pada invensi ini terdiri dari tahapan pembuatan biang cair secara fermentasi, pembuatan biang serbuk dan pembuatan produk probiotik serbuk, serta penerapannya pada tambak udang. Pembuatan biang serbuk dilakukan dengan cara mencampur langsung biang cair dengan susu skim dan mengeringkan pada suhu 35-42 °C sampai mencapai kadar air 4-13%. Pembuatan probiotik dilakukan dengan mencampur biang serbuk dengan beberapa bahan sampai diperoleh probiotik serbuk dengan jumlah sel keseluruhan 5x107 sampai 5x108 CFU/gram. Penerapan probiotik serbuk dilakukan dengan cara menambahkan 1:200 sampai 1:100 (b/v) probiotik dengan air steril dan melakukan fermentasi aerob selama 12-24 jam. Hasil hitung total bakteri setelah fermentasi mencapai 1x107 CFU/ml sampai 1x109 CFU/ml. Probiotik cair hasil fermentasi ini dapat diaplikasikan ke dalam air tambak dengan perbandingan 1:100.000 hingga 1:500.000 (v/v).

Rekayasa Keteknikan
Propelan Komposit HTPB Trimodul Rapid-Cure

Propelan Komposit HTPB Trimodul Rapid-Cure

Invensi ini berkaitan dengan propelan padat komposit HTPB/AL/AP Trimodul, lebih khususnya komposisi, karakteristik propelan komposit, dan metode pembuatan propelan dengan waktu pematangan singkat. Komposisi propelan komposit HTPB/AL/AP Trimodul menurut invensi ini terdiri dari: bahan padatan sebanyak 80-85% terdiri dari oksidator 74-76% dan bahan bakar padat 6-9%, pengikat sebanyak 15-20%. Metode proses pembuatannya terdiri dari Langkah-langkah: memasukkan semua bahan baku propelan dan mengaduknya hingga merata, mencetak bubur propelan dalam cetakan dan memasukkan mandrel, mematangkan propelan, dan memperoleh propelan. Propelan komposit yang dihasilkan memiliki kuat tarik 2-3,3 kg per cm2, kekerasan 53-63 Shore A, elongasi pada saat putus 2,4 – 5,7%, laju bakar 0,8-0,83 cm per detik pada tekanan 6 MPa, dan berat jenis 1,58 – 1,60 gr per cm3.

Rekayasa Keteknikan
Sistem Propulsi Roket 122mm Dual-Grain High Performance

Sistem Propulsi Roket 122mm Dual-Grain High Performance

Invensi ini mengenai sistem propulsi motor roket kaliber 122 mm yang menggunakan propelan padat komposit berbasis Hydroxy-terminated polybutadiene/Ammonium perklorat (HTPB/AP) dengan konfigurasi grain ganda, yang terdiri dari grain silinder dengan panjang 1500 - 1700 mm, dan grain bintang 7 dengan panjang 300 - 500 mm. Untuk menghasilkan gaya dorong dan impulse total optimal, propelan padat komposit yang digunakan pada motor roket ini, memiliki karakteristik balistik berupa koefisien laju bakar a : 0.009 – 0.011, dan eksponen pressure laju bakar n : 0.48 – 0.52, serta densitas sebesar 1.58 – 1.60 gram/cm3. Parameter dari bentuk nosel yang menjadi pertimbangan dalam perancangan propulsi motor roket adalah diameter inlet, diameter throat dan diameter outlet nosel, jarak dari inlet ke throat, dan panjang total nosel, serta sudut konvergen dan sudut divergen. Pada invensi ini, diameter inlet nosel, diameter throat dan diameter outlet nosel masing-masing adalah 48 - 52; 20 – 25; dan 48 - 53 mm, sementara jarak dari inlet ke throat, lebar throat dan panjang total nosel adalah 62 – 67, 8 - 9 dan 270 - 280 mm. Sedangkan sudut konvergen dan divergen masing-masing adalah 40 – 45° dan 6 -10°.

Rekayasa Keteknikan
Sistem Pengkondisian Sinyal Radar Sistem Pemantauan Hujan

Sistem Pengkondisian Sinyal Radar Sistem Pemantauan Hujan

Sistem pengkondisian sinyal LAPAN SigCon yang digunakan untuk mengkondisikan sinyal analog radar kapal sebelum diubah menjadi sinyal digital oleh ADC. Papan sirkuit cetak pengkondisian sinyal LAPAN SigCon akan mengubah sinyal analog radar kapal menjadi sinyal analog yang sesuai dengan spesifikasi input dari ADC tanpa mengubah karakteristik sinyal. LAPAN SigCon terdiri dari PCB SigCon yang memiliki 3 blok rangkaian yakni blok I/O, optocoupler, serta pembagi tegangan. PCB SigCon akan menerima sinyal-sinyal radar kapal dan mengirimkan sinyal yang sudah dikondisikan melalui blok I/O. optocoupler dan pembagi tegangan berfungsi untuk mengubah sinyal radar kapal menjadi sinyal yang lebih rendah dengan waktu respon yang sangat cepat sehingga tidak mengubah karakteristik awal dari sinyal-sinyal radar kapal. LAPAN SigCon ditenagai oleh catu daya switching 5 volt. Modifikasi kabel coaxial sinyal dan data dilakukan untuk mempermudah pemasangan ke ADC serta pin radar kapal.

Kesehatan
Sediaan Penstabil Gula Darah Berbahan Dasar Ekstrak Sambiloto (Andrographis Paniculata Nees) Dan Daun Binahong (Anredera Cordifolia (Ten.)

Sediaan Penstabil Gula Darah Berbahan Dasar Ekstrak Sambiloto (Andrographis Paniculata Nees) Dan Daun Binahong (Anredera Cordifolia (Ten.)

Invensi ini berkaitan dengan suatu sediaan mengandung komposisi ekstrak sebagai penstabil gula darah dan profil lemak darah berbahan dasar ekstrak herba sambiloto (Andrographis paniculata Nees) dan daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.)) Komposisi tersebut merupakan campuran yang terdiri dari: ekstrak herba sambiloto dan ekstrak daun binahong, dengan perbandingan antara keduanya yaitu sebesar 2 : 1 (b/b). Komposisi ekstrak tersebut pada invensi ini terbukti mempunyai aktivitas sebagai anti-hiperglikemia dan anti-hiperlipidemia (memperbaiki profil lipid) pada pengujian terhadap hewan model DM yang diberi sebesar 40 – 360 mg/kg berat badan hewan uji dan mengandung senyawa-senyawa petanda diantaranya andrografolid sebesar 7,73%; flavonoid sebesar 0,66±0,002%; dan fenol sebesar 1,63±0,018%. Stabilisasi gula darah dalam tubuh melalui mekanisme meningkatkan ekpresi gen IRS-1 dan Glut-2 serta menekan ekpresi gen proinflamasi IL6 pada sel lestari hati HepG2 terinduksi resisten insulin. Kemampuan memperbaiki profil lipid dibuktikan dengan efek kombinasi ekstrak menurunkan kadar kolesterol darah dan trigliserida darah.

Kesehatan
Formula Dan Metode Pembuatan Mikrokapsul Ekstrak Pegagan Untuk Sediaan Terapi Gangguan Fungsi Hati

Formula Dan Metode Pembuatan Mikrokapsul Ekstrak Pegagan Untuk Sediaan Terapi Gangguan Fungsi Hati

Invensi ini berkaitan dengan formula dan metode pembuatan mikrokapsul ekstrak pegagan, khususnya formula dan metode pembuatan mikrokapsul ekstrak etanol pegagan menggunakan pengering semprot dan granulasi kering sedemikian hingga dihasilkan mikrokapsul ekstrak pegagan dengan kandungan aktif yang dapat digunakan sebagai bahan sediaan terapi gangguan fungsi hati. Formula terdiri dari mikrokapsul pegagan, talk, magnesium stearat, carbosil, mikro kristalin selulosa, dan sodium starch gluconate. Proses pembuatan mikrokapsul menurut invensi ini dilakukan melalui tahapan membuat ekstrak pegagan terstandar, mengenkapsulasi ekstrak etanol pegagan, dan membuat mikrokapsul ekstrak pegagan melalui teknik granulasi kering sehingga diperoleh mikrokapsul ekstrak pegagan. Produk mikrokapsul ekstrak pegagan yang dihasilkan melalui proses menurut invensi ini memiliki karakteristik berupa bentuk serbuk halus, berwarna coklat, memiliki rasa pahit, dan mengandung asiatikosida sebesar 0,4%. Produk ini dapat digunakan sebagai sediaan untuk terapi gangguan fungsi hati.

Pangan
Kaset Ekspresi untuk Pustaka Plasmid Rekombinan yang Mengekspresikan Gen Penyandi Kitinase dari Sorgum Manis (Sorghum bicolor L. Moench) Aksesi Nusa Tenggara Timur

Kaset Ekspresi untuk Pustaka Plasmid Rekombinan yang Mengekspresikan Gen Penyandi Kitinase dari Sorgum Manis (Sorghum bicolor L. Moench) Aksesi Nusa Tenggara Timur

Invensi ini berkaitan dengan kaset ekspresi untuk pustaka plasmid yang mengekspresikan gen penyandi kitinase dari sorgum manis, khususnya kaset ekspresi yang mengandung fragmen kerangka vektor pK7WG2, fragmen gen penyandi kitinase dari sorgum manis, dan fragmen penanda fluoresensi mKate yang difusi dengan penanda afinitas 6xHis, yang dirakit menggunakan teknik Gibson Assembly sedemikian hingga kaset ekspresi dapat digunakan untuk karakterisasi fungsional, karakterisasi struktural, dan donor fragmen yang dikandungnya. Kaset ekspresi menurut invensi ini mengandung fragmen - fragmen berup sekuen kerangka vektor pK7WG2 yang membawa promoter dan terminator 35S, sekuen gen penyandi kitinase dari sorgum manis (Sorghum bicolor L. Moench) aksesi Nusa Tenggara Timur, dan sekuen gen penyandi penanda fluoresensi mKate yang digabung dengan penanda afinitas 6xHis. Kaset ekspresi tersebut memiliki urutan basa nukleotida pada SEQ ID No. 3 dan memiliki urutan asam amino pada SEQ ID No. 4. Invensi ini juga berkaitan dengan pustaka plasmid rekombinan yang mengekspresikan kaset ekspresi gen penyandi kitinase dari sorgum manis (Sorghum bicolor L. Moench) aksesi Nusa Tenggara Timur. Kaset ekspresi menurut invensi ini berukuran 1704 bp tanpa wilayah overhang dan divalidasi mengandung gen penyandi kitinase.

Pangan
Kaset Ekspresi Gen Penyandi Kitinase dari Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Indonesia Aksesi Kempul

Kaset Ekspresi Gen Penyandi Kitinase dari Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Indonesia Aksesi Kempul

Invensi ini bertujuan menyediakan kaset ekspresi gen penyandi kitinase dari sorgum(Sorghum bicolor (L.) Moench) Indonesia, dengan kode aksesi Kempul, 05005-00928, yangdimodifikasi dengan penambahan penanda fluoresensi digabung dengan penanda afinitas.Kaset ekspresi tersebut dicirikan dengan urutan basa nukleotida pada SEQ ID No. 3 danmenyandikan suatu sekuen asam amino putatif kitinase dengan sekuen asam amino padaSEQ ID No. 4. Invensi ini juga berkaitan dengan pasangan primer yang digunakan untukmengamplifikasi fragmen dalam kaset ekspresi gen penyandi kitinase dari sorgum(Sorghum bicolor (L.) Moench) Indonesia aksesi kempul, yaitu pasangan primer untukmengamplifikasi fragmen gen penyandi kitinase sorgum, berupa primer3_CDS_Sobic.CHIT1-2_F: 5’- GCGGCCGCACTAGTGATATCATGACGATGAGAGCACTGCTG-3’dan primer 4_CDS_Sobic.CHIT1-2_R: 5’-CACCATCGAACCACCACCACCGGAGCTGTTGAAGGGCATC-3’. Pasangan primer untukmengamplifikasi penanda fluoresensi mKate berupa primer 5_mKate_F: 5’-GGTGGTGGTGGTTCGATGGTGAGCGAGCTGATTAAGG-3’ dan primer 6_mKate_HisTag_R: 5’ -TTAGTGATGGTGATGGTGATGTTCGCCAATTCTGTGCCCCAG- 3, yang dirancang dengantambahan sekuen penyandi 6xHis. Serta, pasangan primer untuk inverse PCR, yangdigunakan untuk mengamplifikasi kerangka vektor pK7WG2 (VIB 1_10) yang membawapromoter dan terminator 35S berupa primer 1_HisTag_pK7WG2_F: 5’-CATCACCATCACCATCACTAAGATATCCCGCGGCCATGC-3’ dan primer 2_pK7WG2_R: 5’-GATATCACTAGTGCGGCCGC-3’. Invensi ini juga berkaitan dengan pustaka plasmidrekombinan yang mengandung bagian dari kaset ekspresi gen penyandi kitinase darisorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Indonesia aksesi kempul. Kaset ekspresi menurutinvensi ini dapat digunakan dalam pustaka plasmid rekombinan untuk karakterisasifungsional dan struktural kitinase.

Pangan
Komposisi Spaghetti Non Terigu dengan Fortifikasi Tepung Tempe

Komposisi Spaghetti Non Terigu dengan Fortifikasi Tepung Tempe

Invensi ini berhubungan dengan suatu komposisi spaghetti berbahan dasar non terigu seperti mocaf, tepung beras dan tepung jagung, khususnya berupa komposisi spaghetti berbahan dasar non terigu dengan fortifikasi tepung tempe yang kaya protein, mineral (Fe dan Zn) dan tinggi serat sehingga dapat menjadi produk pangan sehat, spaghetti non terigu menggunakan bahan baku mocaf, tepung beras, dan jagung dengan penambahan tepung tempe. Komposisi bahan dibagi menjadi 2 yaitu bahan baku utama dan bahan tambahan. Bahan baku utama yang digunakan adalah mocaf 26,5%, tepung beras 23,2% dan tepung jagung 16,6% dengan penambahan tepung tempe 1,7-9,9% lebih disukai 6,6%, garam 0,7% dan air 29,8%. Karakteristik produk yang dihasilkan secara kimia meliputi kadar air 11,21-11,57%, abu 1,44-1,61%, protein 6,34-10,24%, lemak 5,74-7,71%, karbohidrat 68,84-75,27%, serat pangan 11,62-13,64%, asam fitat 0,99-1,70%, zat besi 4,94-6,94 mg/100g dan zink 1,01-1,20 mg/100g. Cooking properties produk meliputi cooking time 5-6 menit dan cooking loss 6-7,66%. Sifat fisik meliputi elongasi 100,58-128%, kekenyalan 0,10-0,22, kelengketan (-22,33 )-(-7,60) dan kekompakan 0,85-0,92.

Energi
Alat Kontrol Pada Perangkat Pengisian Kendaraan Listrik Roda Dua Menggunakan Analog Control Pilot

Alat Kontrol Pada Perangkat Pengisian Kendaraan Listrik Roda Dua Menggunakan Analog Control Pilot

Invensi ini berkaitan dengan suatu alat kontrol pada perangkat pengisian kendaraan listrik roda dua, lebih khusus lagi invensi ini berhubungan dengan perangkat pengisian baterai kendaraan listrik roda dua. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk mengakomodasi pengisian kendaraan listrik roda dua menggunakan analog control pilot agar dapat menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) yang aman, andal, dan efisien serta desain rangkaian yang memiliki respon cepat terhadap perubahan input atau kondisi beban. Alat kontrol pada perangkat pengisian kendaraan listrik roda dua menggunakan analog control pilot sebagaimana pada invensi ini terdiri dari mikrokontroler, modul isolasi digital, modul konversi protokol, modul komunikasi data, modul komunikasi RS-485, emergency stop, rangkaian analog control pilot, tusuk kontak pengisi daya, dan bagian modul aktuator dan indikator. Hasil pengujian alat ini dengan menggunakan baterai kapasitas 72 volt, dapat berjalan efisien selama selang waktu 2 jam.

Rekayasa Keteknikan
Teknologi Insulasi Termal Peel Ply untuk Optimasi Motor Roket

Teknologi Insulasi Termal Peel Ply untuk Optimasi Motor Roket

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan insulasi termal dengan menggunakan peel ply pada motor roket padat, lebih khusus lagi berhubungan penerapannya untuk celah liner yang sempit. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk menyajikan suatu metode pembuatan insulasi termal yang lebih tipis dan kuat sehingga menambah ruang untuk mengisikan material liner. Tujuan lain adalah memberi kemudahan dalam proses pemasangan propelan ke dalam case yang menghasilkan motor roket yang lebih efisien karena volume propelan tidak perlu diperkecil untuk memudahkan pengisian liner yang menghindari terjadinya cacat. Invensi ini memiliki kelebihan yaitu memberikan kemudahan dalam proses pemasangan propelan ke dalam motor roket dan pengsian liner khususnya yang mempunyai celah yang sempit antara diameter luar propelan dan diameter dalam case sehingga meningkatkan volume propelan di dalam motor roket yang berarti makin efisien.

Energi
Metode Pirolisis Bambu Betung Tanpa Katalis Dan Karakteristik Produk Yang Dihasilkannya

Metode Pirolisis Bambu Betung Tanpa Katalis Dan Karakteristik Produk Yang Dihasilkannya

Invensi ini berkaitan dengan suatu metode pirolisis bambu betung tanpa katalis yang lebih hemat biaya dan lebih sederhana untuk menghasilkan produk bio-oil, arang dan syngas. Pirolisis bambu betung tanpa menggunakan katalis dalam kondisi nir oksigen ini terdiri dari penyiapan serbuk bambu betung, pengaliran gas nitrogen untuk menghilangkan sisa oksigen, memanaskan secara bertahap selama 30-90 menit pada suhu 350-600oC, mengkondensasi hasil pirolisis sehingga diperoleh produk cair yaitu bio- oil dan arang. Produk pirolisis ini memiliki rendemen bio-oil 20,33-25,89%, rendemen arang 15,24-25,08% and rendemen syngas 51,54-58,88% dengan berbagai senyawa hasil pirolisis termasuk senyawa toluena dengan pH termasuk asam dan densitas 1,315-1,338 g/mL.