Eksplorasi skema RIIM dan pendanaan lainnya
Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati yang paling tinggi di dunia. Namun, keanekaragaman jenis tumbuhan yang tinggi ini mengalami ancaman kepunahan yang tinggi di alam dan memerlukan usaha konservasi yang efektif dan menyeluruh agar bisa tetap lestari dan dapat dimanfaatkan oleh manusia secara berkelanjutan. Selain melalui konservasi in situ dengan cara melestarikan suatu jenis di habitat alaminya, konservasi ex situ merupakan metode konservasi yang semakin mempunyai peranan penting bagi penyelamatan tumbuhan terancam punah. Oleh karena itu, diperlukan riset dan inovasi yang terarah dan fokus dalam upaya usaha mengonservasi tumbuhan terancam punah yang ada di Indonesia.Riset terkait konservasi ex situ tumbuhan di dalam Rumah Program Tumbuhan Terancam Kepunahan yang Terkonservasi terbagi menjadi dua tema besar yaitu Konservasi ex situ tumbuhan dan Biologi tumbuhan untuk pemanfaatan tumbuhan secara berkelanjutan. Tema 1. Konservasi ex situ tumbuhan akan berfokus pada penguasaan teknologi kunci untuk konservasi tumbuhan terancam kepunahan dan upaya mengembalikan tumbuhan terancam kepunahan ke alam baik itu melalui program reintroduksi maupun reinforcement. Pengembalian tumbuhan terancam kepunahan tersebut tentu saja perlu direncanakan dengan baik terutama penguasaan teknologi kunci perbanyakan dan invigorasi tumbuhan dan perencanaan program reintroduksi dan/atau reinforcement. Tema 2. Biologi tumbuhan untuk pemanfaatan tumbuhan secara berkelanjutan akan memfokuskan pada riset-riset berbasis eksperimen dalam pengembangan potensi tumbuhan Indonesia terutama working collection yang ada di Kebun Raya Indonesia. Topik pemanfaatan secara berkelanjutan baik itu secara langsung maupun tidak langsung terhadap jenis-jenis tumbuhan terancam kepunahan akan menjadi fokus utama kegiatan pada tema kedua ini. Kegiatan riset di dalam rumah program ini merupakan kombinasi antara penelitian lapangan dan penelitian laboratorium yang berfokus pada tumbuhan terancam kepunahan Indonesia (1137 spesies) dan tumbuhan terancam kepunahan koleksi ilmiah Kebun Raya Indonesia (331 spesies). Hasil-hasil riset konservasi ex situ tumbuhan terancam kepunahan yaitu spesies tumbuhan terancam kepunahan yang terkonservasi, draft WGS (whole genome sequencing), dan PVT terdaftar.
Riset penerbangan dan antariksa BRIN berkontribusi pada agenda pembangunan Indonesia yaitu meningkatkan sumber daya menusia yang berkualitas dan berdaya saing. Diantaranya diharapkan dapat berkontribusi dalam mempersiapkan SDM berkualitas dan berdaya saing di bidang teknologi penerbangan dan antariksa melalui kegiatan penelitian dan pengembangan. Riset penebangan terlibat dalam flagship program prioritas pemanfaatan Iptek dan penciptaan inovasi di bidangnya, focus Rencana Induk Riset Nasional 2017-2045 menjadi focus pembangunan yang berkelanjutan. Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) BRIN mengundang SDM Iptek untuk berkontribusi dalam Rumah Program Penerbangan dan Antariksa di bawah pengelolaan ORPA Tahun Anggaran 2024. A. Topik Riset AntariksaTujuan: Menghasilkan publikasi atau model dalam lingkup astronomi dan observatorium serta space situational awareness (cuaca antariksa, lingkungan antariksa, objek pengorbit bumi, geomagnet antariksa dan ionosfer).Fokus Riset: Astronomi dan AstrofisikaStudi astrofisika multi Panjang gelombang (optik, NIR, radio); Astronomi untuk masyarakat, termasuk lingkungan pengamatan (Dark and Quiet Sky); Pengamatan benda antariksa buatan: populasi, sikap satelit, konstelasi, dan sampah antariksa; pengembangan fasilitas di observatorium nasional; serta Kegiatan dilakukan di wilayah Timau.Space Situational AwarenessRiset terkait Fisika matahari dan prakiraan aktivitasnya; Dinamika lingkungan Antariksa; Gangguan dan anomali satelit; Ionosfer dan propagasi gelombang radio untuk navigasi penerbangan dan maritim; Pengembangan sistem informasi SSA (purwarupa, platform): Cuaca Antariksa, Anomali Satelit, dll; serta Kajian aspek dan dampak sosial, ekonomi, hukum, dari riset Antariksa.B. Topik Riset Teknologi PenerbanganTujuan: Menghasilkan karya tulis ilmiah, kekayaan intelektual dan purwarupa di bidang teknologi penerbangan baik untuk pesawat udara berawak maupun nirawak.Fokus Riset: Kinerja Aerodinamika Pesawat Udara (Aerodynamic performance of Aircraft)Riset mengenai kinerja aerodinamia pesawat udara perlu dilakukan di samping untuk mengembangkan wahana baru yang efisien, juga untuk meningkatkan efisiensi terbang pesawat yang sudah ada. Efisiensi pesawat udara akan bermuara pada penghematan bahan bakar dan pengurangan emisi. Di samping peningkatan efisiensi, riset kinerja aerodinamika juga dapat diarahkan untuk meningkatkan faktor keselamatan. Fokus Riset ini meliputi: peningkatan kinerja aerodinamika N219 (N219A), Seri LSU, Alap-alap serta pengembangan PUNA kinerja tinggi (High performance UAS).Aerostruktur(Aerostructure)Riset aerostruktur penting dalam membangun pesawat yang kuat tapi ringan, meningkatkan kinerja, dan meningkatkan integritas struktural pesawat. Riset Aerostruktur dapat juga diarahkan untuk mengembangkan material dan proses manufaktur baru untuk struktur pesawat udara. Hal ini dapat mengarah pada terciptanya pesawat yang lebih ringan, kuat, dan tahan lama yang dapat beroperasi dalam kondisi yang lebih ekstrim. Di samping itu riset aerostruktur dapat digunakan untuk mengembangkan metode baru dalam memprediksi dan mencegah kegagalan struktural. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pesawat bagi penumpang dan awak pesawat. Fokus Riset ini meliputi: Composite allowable material database, Composite to Composite joint (bolted, adhesive, etc); Compostie to Metal Joint (bolted, adhesive, etc), Composite Manufacturing Techniques for Aerostructure.Sistem Kendali Terbang (Flight Control System)Flight Control System (FCS) merupakan Sub-sistem penting dalam Sistem Pesawat Udara Nir-awak (Unmanned Aircraft System) agar dapat terbang secara autonomous. Bagian kritikal dari sub-sistem ini adalah Flight Control Computer (FCC) dan Flight Control Actuation System (FCAS), merupakan produk yang dibatasi dalam hal ekspor dan penggunaannya oleh kebijakan negara pembuatnya dan juga harganya sangat mahal. Penguasaan Teknologi FCS merupakan salah satu kunci strategis dalam penguasaan teknologi Sistem Pesawat Udara Nir-Awak (UAS, Unmanned Aircraft System). Fokus Riset ini meliputi: Monolithic Flight Control Computer (FCC), Modular FCC, Flight Control Actuation System (FCAS).Sistem Datalink dan Navigasi (Datalink and Navigation System)Pengiriman data dari wahana ke stasiun bumi merupakan hal yang cukup penting. Hal ini berhubungan dengan misi terbang dan ketersediaan data pantau secara cepat dan akurat. Fokus Riset ini meliputi: pengembangan antenna komunikasi, metode kompresi data, decoding dan encoding data, metode pengiriman data, maupun pengembangan pada sisi penerimanya di sistem kendali bumi (GCS, Ground Control Station).Sistem dan Aplikasi Drone (Drone System and Application)Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Drone atau UAV (PUNA) semakin banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari operasi militer hingga sipil. Drone menjadi game-changer di berbagai sektor. Riset mengenai sistem dan aplikasi drone sangat penting untuk memajukan teknologi dan memperluas penerapan pusawat udara nirawak ini. Drone mempunyai potensi untuk merevolusi berbagai industri dan sektor, namun potensi penuhnya hanya dapat diwujudkan melalui riset, i.e., penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan yang berkelanjutan. Fokus Riset ini meliputi: Sistem pemetaan presisi menggunakan, Sistem Pertanian Cerdas menggunakan drone, Sistem pengawasan, dll.Sistem Muatan (Payload System)Sistem muatan merupakan bagian penting dari Sistem Pesawat Udara Nirawak karena menentukan misi dan kemampuan pesawat tersebut. Sistem muatan dapat dibagi menjadi 2 kategori, i.e., 1) muatan sensor (Sensor payloads) untuk memperoleh data baik dalam bentuk citra maupun video; dan 2) muatan misi (mission payloads) untuk melakukan misi spesifik seperti menyemburkan air atau bahan kimia, mengantarkan kargo, atau bahkan menembakkan peluru. Fokus Riset ini meliputi: Pengembangan muatan sensor seperti SAR, LIDAR, dll, atau pengembangan muatan misi.Aeropropulsion(Propulsi Pesawat Udara)Riset mengenai propulsi dapat ditujukan untuk meningkatkan karakteristik kinerja pesawat, seperti kecepatan, jangkauan, dan kapasitas muatan. Hal ini termasuk mengembangkan mesin yang lebih bertenaga, mengoptimalkan efisiensi pembakaran, dan meningkatkan aerodinamis sistem propulsi untuk memaksimalkan kinerja pesawat. Di samping itu riset mengenai propulsi pesawat udara dapat diarahkan juga untuk mengurangi emisi dan meminimalisir dampak lingkungan dari bidang penerbangan. Fokus riset ini meliputi: Engine control unit (ECU), Propeller parametric Study, Green Aviation Study, Sustainable Aviation Fuel, etc.C. Topik Riset Teknologi RoketTujuan: Menghasilkan publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, model dan purwarupa pada penguasaan teknologi kunci terkait bidang teknologi roket. Fokus Riset: Pengembangan sistem kendali roket berbasis canard;Pengembangan motor roket padat case bonded;Pengembangan sistem avionik untuk roket (IMU, Radio telemetry untuktransmisi data, GPS receiver untuk tracking roket, radar reflector pada roket berbasis coating material);Pengembangan sistem separasi roket;Pengembangan struktur ringan untuk komponen roket berbasis komposit atau logam (radio transparent nosecone, sirip, tabung motor roket, nozel, sistem join untuk material komposit);Pengembangan insulasi termal motor roket berbasis material dalam negeri;Peningkatan kualitas propelan komposit (Impuls spesifik, karakteristik mekanik, pre-treatment bahan baku);Sistem igniter, ignition transient dan erosive burning untuk propelan komposit.Thruster, Thrust Vectoring, & controllable rocket propulsion systemD. Topik Riset Teknologi SatelitTujuan: Menghasilkan publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, model dan purwarupa pada penguasaan teknologi kunci serta teknik pengoperasian terkait bidang teknologi satelit. Fokus Riset: Pengembangan struktur dan mekanisme solar panel satelit berbasis CFRP honeycomb sandwich panel dan Shape memory alloy;Pengembangan muatan multi misi berbasis SDR dan antena swidebeamwidth untuk satelit konstelasi orbit rendah;Pengembangan power distribution unit subsystem catu daya satelit multi misi;Pengembangan Semi Otonom sistem Attitude & Orbit Control yang terintegrasi untuk stabilisasi satelit pada saat manuver orbit;Pengembangan algoritme kaliberasi sistem imager satelit observasi bumiPengembangan algoritme kendali sikap dan telemetri satelit observasi bumi.Pengembangan dan valisasi mode dynamic satelit observasi bumiE. Topik Riset Penginderaan Jauh Tujuan: Menghasilkan publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, model dan purwarupa pada penguasaan teknologi kunci serta teknik pemanfaatannya di bidang penginderaan jauh optis dan radar diprioritaskan untuk mendukung sektor pertanian, dan lingkungan dan kebencanaan di wilayah pesisir.Fokus Riset: Pengembangan teknologi akuisisi data penginderaan jauh optis dan radar untuk satelit konstelasi nasional (kajian misi dan desain sensor, orbit dan ancillary, kalibrasi dan validasi, stasiun bumi penerima);Pengembangan teknologi pengolahan awal data penginderaan jauh optis resolusi tinggi dan radar menjadi data proses (koreksi radiometrik, geometrik, transformasi data, mosaik, fusi data, DEM, polarimetric SAR, interferometry SAR, LiDAR);Pengembangan data dan analisis spectral library serta deteksi indeks parameter geo-bio-fisik pada objek tanaman pangan pokok (padi, jagung, tebu, dll), dan lingkungan dan kebencanaan di wilayah pesisir;Pengembangan teknologi pengelolaan data dan penyajian informasi penginderaan jauh resolusi tinggi dan radar (data cube/stacking data, online processing terintegrasi platform penyajian informasi, big data remote sensing);Pengembangan metode deteksi objek tanaman pertanian, dan lingkungan dan kebencanaan di wilayah pesisir menggunakan data penginderaan jauh optis resolusi tinggi dan radar;Riset aspek ekonomi (cost and benefit) pembangunan dan pemanfaatan konstelasi satelit penginderaan jauh nasional.
Riset penerbangan dan antariksa BRIN berkontribusi pada agenda pembangunan Indonesia yaitu meningkatkan sumber daya menusia yang berkualitas dan berdaya saing. Diantaranya diharapkan dapat berkontribusi dalam mempersiapkan SDM berkualitas dan berdaya saing di bidang teknologi penerbangan dan antariksa melalui kegiatan penelitian dan pengembangan. Riset penebangan terlibat dalam flagship program prioritas pemanfaatan Iptek dan penciptaan inovasi di bidangnya, focus Rencana Induk Riset Nasional 2017-2045 menjadi focus pembangunan yang berkelanjutan. Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) BRIN mengundang SDM Iptek untuk berkontribusi dalam Rumah Program Penerbangan dan Antariksa di bawah pengelolaan ORPA Tahun Anggaran 2024. A. Topik Riset AntariksaTujuan: Menghasilkan publikasi atau model dalam lingkup astronomi dan observatorium serta space situational awareness (cuaca antariksa, lingkungan antariksa, objek pengorbit bumi, geomagnet antariksa dan ionosfer).Fokus Riset: Astronomi dan AstrofisikaStudi astrofisika multi Panjang gelombang (optik, NIR, radio); Astronomi untuk masyarakat, termasuk lingkungan pengamatan (Dark and Quiet Sky); Pengamatan benda antariksa buatan: populasi, sikap satelit, konstelasi, dan sampah antariksa; pengembangan fasilitas di observatorium nasional; serta Kegiatan dilakukan di wilayah Timau.Space Situational AwarenessRiset terkait Fisika matahari dan prakiraan aktivitasnya; Dinamika lingkungan Antariksa; Gangguan dan anomali satelit; Ionosfer dan propagasi gelombang radio untuk navigasi penerbangan dan maritim; Pengembangan sistem informasi SSA (purwarupa, platform): Cuaca Antariksa, Anomali Satelit, dll; serta Kajian aspek dan dampak sosial, ekonomi, hukum, dari riset Antariksa.B. Topik Riset Teknologi PenerbanganTujuan: Menghasilkan karya tulis ilmiah, kekayaan intelektual dan purwarupa di bidang teknologi penerbangan baik untuk pesawat udara berawak maupun nirawak.Fokus Riset: Kinerja Aerodinamika Pesawat Udara (Aerodynamic performance of Aircraft)Riset mengenai kinerja aerodinamia pesawat udara perlu dilakukan di samping untuk mengembangkan wahana baru yang efisien, juga untuk meningkatkan efisiensi terbang pesawat yang sudah ada. Efisiensi pesawat udara akan bermuara pada penghematan bahan bakar dan pengurangan emisi. Di samping peningkatan efisiensi, riset kinerja aerodinamika juga dapat diarahkan untuk meningkatkan faktor keselamatan. Fokus Riset ini meliputi: peningkatan kinerja aerodinamika N219 (N219A), Seri LSU, Alap-alap serta pengembangan PUNA kinerja tinggi (High performance UAS).Aerostruktur(Aerostructure)Riset aerostruktur penting dalam membangun pesawat yang kuat tapi ringan, meningkatkan kinerja, dan meningkatkan integritas struktural pesawat. Riset Aerostruktur dapat juga diarahkan untuk mengembangkan material dan proses manufaktur baru untuk struktur pesawat udara. Hal ini dapat mengarah pada terciptanya pesawat yang lebih ringan, kuat, dan tahan lama yang dapat beroperasi dalam kondisi yang lebih ekstrim. Di samping itu riset aerostruktur dapat digunakan untuk mengembangkan metode baru dalam memprediksi dan mencegah kegagalan struktural. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pesawat bagi penumpang dan awak pesawat. Fokus Riset ini meliputi: Composite allowable material database, Composite to Composite joint (bolted, adhesive, etc); Compostie to Metal Joint (bolted, adhesive, etc), Composite Manufacturing Techniques for Aerostructure.Sistem Kendali Terbang (Flight Control System)Flight Control System (FCS) merupakan Sub-sistem penting dalam Sistem Pesawat Udara Nir-awak (Unmanned Aircraft System) agar dapat terbang secara autonomous. Bagian kritikal dari sub-sistem ini adalah Flight Control Computer (FCC) dan Flight Control Actuation System (FCAS), merupakan produk yang dibatasi dalam hal ekspor dan penggunaannya oleh kebijakan negara pembuatnya dan juga harganya sangat mahal. Penguasaan Teknologi FCS merupakan salah satu kunci strategis dalam penguasaan teknologi Sistem Pesawat Udara Nir-Awak (UAS, Unmanned Aircraft System). Fokus Riset ini meliputi: Monolithic Flight Control Computer (FCC), Modular FCC, Flight Control Actuation System (FCAS).Sistem Datalink dan Navigasi (Datalink and Navigation System)Pengiriman data dari wahana ke stasiun bumi merupakan hal yang cukup penting. Hal ini berhubungan dengan misi terbang dan ketersediaan data pantau secara cepat dan akurat. Fokus Riset ini meliputi: pengembangan antenna komunikasi, metode kompresi data, decoding dan encoding data, metode pengiriman data, maupun pengembangan pada sisi penerimanya di sistem kendali bumi (GCS, Ground Control Station).Sistem dan Aplikasi Drone (Drone System and Application)Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Drone atau UAV (PUNA) semakin banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari operasi militer hingga sipil. Drone menjadi game-changer di berbagai sektor. Riset mengenai sistem dan aplikasi drone sangat penting untuk memajukan teknologi dan memperluas penerapan pusawat udara nirawak ini. Drone mempunyai potensi untuk merevolusi berbagai industri dan sektor, namun potensi penuhnya hanya dapat diwujudkan melalui riset, i.e., penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan yang berkelanjutan. Fokus Riset ini meliputi: Sistem pemetaan presisi menggunakan, Sistem Pertanian Cerdas menggunakan drone, Sistem pengawasan, dll.Sistem Muatan (Payload System)Sistem muatan merupakan bagian penting dari Sistem Pesawat Udara Nirawak karena menentukan misi dan kemampuan pesawat tersebut. Sistem muatan dapat dibagi menjadi 2 kategori, i.e., 1) muatan sensor (Sensor payloads) untuk memperoleh data baik dalam bentuk citra maupun video; dan 2) muatan misi (mission payloads) untuk melakukan misi spesifik seperti menyemburkan air atau bahan kimia, mengantarkan kargo, atau bahkan menembakkan peluru. Fokus Riset ini meliputi: Pengembangan muatan sensor seperti SAR, LIDAR, dll, atau pengembangan muatan misi.Aeropropulsion(Propulsi Pesawat Udara)Riset mengenai propulsi dapat ditujukan untuk meningkatkan karakteristik kinerja pesawat, seperti kecepatan, jangkauan, dan kapasitas muatan. Hal ini termasuk mengembangkan mesin yang lebih bertenaga, mengoptimalkan efisiensi pembakaran, dan meningkatkan aerodinamis sistem propulsi untuk memaksimalkan kinerja pesawat. Di samping itu riset mengenai propulsi pesawat udara dapat diarahkan juga untuk mengurangi emisi dan meminimalisir dampak lingkungan dari bidang penerbangan. Fokus riset ini meliputi: Engine control unit (ECU), Propeller parametric Study, Green Aviation Study, Sustainable Aviation Fuel, etc.C. Topik Riset Teknologi RoketTujuan: Menghasilkan publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, model dan purwarupa pada penguasaan teknologi kunci terkait bidang teknologi roket. Fokus Riset: Pengembangan sistem kendali roket berbasis canard;Pengembangan motor roket padat case bonded;Pengembangan sistem avionik untuk roket (IMU, Radio telemetry untuktransmisi data, GPS receiver untuk tracking roket, radar reflector pada roket berbasis coating material);Pengembangan sistem separasi roket;Pengembangan struktur ringan untuk komponen roket berbasis komposit atau logam (radio transparent nosecone, sirip, tabung motor roket, nozel, sistem join untuk material komposit);Pengembangan insulasi termal motor roket berbasis material dalam negeri;Peningkatan kualitas propelan komposit (Impuls spesifik, karakteristik mekanik, pre-treatment bahan baku);Sistem igniter, ignition transient dan erosive burning untuk propelan komposit.Thruster, Thrust Vectoring, & controllable rocket propulsion systemD. Topik Riset Teknologi SatelitTujuan: Menghasilkan publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, model dan purwarupa pada penguasaan teknologi kunci serta teknik pengoperasian terkait bidang teknologi satelit. Fokus Riset: Pengembangan struktur dan mekanisme solar panel satelit berbasis CFRP honeycomb sandwich panel dan Shape memory alloy;Pengembangan muatan multi misi berbasis SDR dan antena swidebeamwidth untuk satelit konstelasi orbit rendah;Pengembangan power distribution unit subsystem catu daya satelit multi misi;Pengembangan Semi Otonom sistem Attitude & Orbit Control yang terintegrasi untuk stabilisasi satelit pada saat manuver orbit;Pengembangan algoritme kaliberasi sistem imager satelit observasi bumiPengembangan algoritme kendali sikap dan telemetri satelit observasi bumi.Pengembangan dan valisasi mode dynamic satelit observasi bumiE. Topik Riset Penginderaan Jauh Tujuan: Menghasilkan publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, model dan purwarupa pada penguasaan teknologi kunci serta teknik pemanfaatannya di bidang penginderaan jauh optis dan radar diprioritaskan untuk mendukung sektor pertanian, dan lingkungan dan kebencanaan di wilayah pesisir.Fokus Riset: Pengembangan teknologi akuisisi data penginderaan jauh optis dan radar untuk satelit konstelasi nasional (kajian misi dan desain sensor, orbit dan ancillary, kalibrasi dan validasi, stasiun bumi penerima);Pengembangan teknologi pengolahan awal data penginderaan jauh optis resolusi tinggi dan radar menjadi data proses (koreksi radiometrik, geometrik, transformasi data, mosaik, fusi data, DEM, polarimetric SAR, interferometry SAR, LiDAR);Pengembangan data dan analisis spectral library serta deteksi indeks parameter geo-bio-fisik pada objek tanaman pangan pokok (padi, jagung, tebu, dll), dan lingkungan dan kebencanaan di wilayah pesisir;Pengembangan teknologi pengelolaan data dan penyajian informasi penginderaan jauh resolusi tinggi dan radar (data cube/stacking data, online processing terintegrasi platform penyajian informasi, big data remote sensing);Pengembangan metode deteksi objek tanaman pertanian, dan lingkungan dan kebencanaan di wilayah pesisir menggunakan data penginderaan jauh optis resolusi tinggi dan radar;Riset aspek ekonomi (cost and benefit) pembangunan dan pemanfaatan konstelasi satelit penginderaan jauh nasional.