BRIN Logo
Sign In

Katalog Riset & Inovasi

Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN

Filter Pencarian
Rekayasa Keteknikan
Nozel Roket Modular Presisi: Sistem Anti-Bocor & Stabil

Nozel Roket Modular Presisi: Sistem Anti-Bocor & Stabil

Invensi ini berhubungan dengan suatu nozel roket dibuat secara modular dan mudah untuk dibongkar-pasang. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk mempermudah pemasangan komponen mekanik lipat sirip, sehingga kekakuan komponen mekanik lipat sirip dapat lebih mudah dipastikan. Nozel roket pada invensi ini terdiri dari dua modul, yaitu modul depan nozel dan modul belakang nozel. Pada nozel modular ini juga dilengkapi dengan alur tonjolan dan alur cekukan pada bagian sambungan antara modul depan nozel dengan modul belakang nozel yang keduanya dihubungkan dengan mekanisme mur dan baut. Lebih detilnya, terdapat alur tonjolon yang terletak pada bagian belakang modul struktur depan nozel dan alur cekukan terletak pada bagian depan modul struktur belakang nozel. Kedua alur ini diberikan dengan tujuan untuk mencegah keluarnya aliran gas panas dari dalam nozel. Dari hasil uji statik, terbukti bahwa dengan nozel modular ini, komponen mekanik sirip dapat dibuat menjadi lebih kaku. Dari hasil uji terbang 120 unit roket, seluruh roket mencapai jarak tembak mendekati hasil prediksi, dimana ini menunjukkan sirip roket bekerja dengan baik.

Pangan
Metode Pembuatan Dan Pembaharuan Knowledge Graph Serta Penentuan Pertanyaan Selanjutnya Pada Layanan Chatbot Identifikasi Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Metode Pembuatan Dan Pembaharuan Knowledge Graph Serta Penentuan Pertanyaan Selanjutnya Pada Layanan Chatbot Identifikasi Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Invensi ini mengungkap mengenai suatu metode pembuatan dan pembaharuan knowledge graph serta penentuan pertanyaan selanjutnya pada layanan komunikasi otomatis secara virtual (chatbot) untuk identifikasi tumbuhan berbiji (Spermatophyta) seperti sebagaimana pada invensi ini. Metode pembuatan knowledge graph pada invensi ini terdiri dari menerima data input karakter morfologi dari berbagai jenis tumbuhan berbiji; mengekstraksi karakter; membentuk node dalam knowledge graph; membuat matriks kombinasi; menentukan bobot edge berdasarkan tingkat relevansi; dan mendapatkan matriks bobot untuk knowledge graph. Metode pembaharuan dari knowledge graph pada invensi ini terdiri dari mendapatkan hasil jawaban dari pengguna yang tidak cocok dengan matriks bobot; mengidentifikasi kemungkinan; memverifikasi perubahan oleh expert; memperbaharui knowledge graph; dan mendapatkan knowledge graph yang diperbaharui. Sedangkan metode penentuan pertanyaan selanjutnya terdiri dari menerima jawaban dari pengguna atas pertanyaan yang diajukan oleh layanan chatbot; mengolah dan mencocokkan dengan matriks bobot; dan memberikan pertanyaan selanjutnya berdasarkan node dengan matriks bobot.

Pangan
Formula Biokontrol Granul Mengandung Konsorsium Bakteri Dan Ekstrak Bakteri Sebagai Antijamur Ganoderma Boninense Dan Proses Pembuatannya

Formula Biokontrol Granul Mengandung Konsorsium Bakteri Dan Ekstrak Bakteri Sebagai Antijamur Ganoderma Boninense Dan Proses Pembuatannya

Invensi ini berkaitan dengan formula biokontrol berbentuk granul dan proses pembuatannya untuk mengendalikan jamur patogen Ganoderma boninense pada tanaman kelapa sawit. Bahan aktif yang digunakan adalah konsorsium bakteri serta ekstrak senyawa aktifnya, sedangkan bahan pembawa yang digunakan adalah tepung zeolit, bahan organik, arang aktif dan molases. Gipsum digunakan sebagai bahan perekat yang mudah terurai oleh mikroba tanah dan tidak mencemari lingkungan. Formula biokontrol ini terdiri dari 4 granul. Granul 1 diformulasi dengan bahan aktif bakteri Stenotrophomonas maltophilia S131. Granul 2 diformulasi dengan bahan aktif bakteri Bacterium BS1727. Granul 3 diformulasi dengan bahan aktif bakteri Bacterium BS1602. Granul 4 diformulasi dengan bahan aktif ekstrak senyawa aktif bakteri. Ke 4 granul diformulasi dengan bahan pembawa tepung zeolit, bahan organik, molases dan gipsum sebagai bahan perekat. Formula biokontrol ini dibuat dalam bentuk granul dengan ukuran dan jenis granul tertentu sehingga mudah dalam penyimpanan dan tahan lama. Formula biokontrol ini dapat menghambat pertumbuhan Ganoderma boninense penyebab penyakit busuk pangkal batang pada tanaman kelapa sawit dengan nilai penghambatan lebih dari 50%.

Rekayasa Keteknikan
Sonik Sistem Operasi Pengisian Kendaraan Listrik

Sonik Sistem Operasi Pengisian Kendaraan Listrik

Sistem Operasi Pengisian Kendaraan Listrik (SONIK) merupakan aplikasi pendukung backend Charging Station Management System (CSMS) yang dibuat untuk melakukan pengawasan dan pengendalian utilisasi atau pemakaian charging station (CS). Target user SONIK adalah pemilik dan operator CS agar dapat memonitor CS-nya secara realtime. SONIK dibentuk menggunakan bahasa pemrograman Java, database MySQL, platform Laravel, serta android platform Apache Cordova, dan terhubung dengan CS menggunakan protocol komunikasi OCPP v1.6. Beberapa fitur yang ada pada SONIK antara lain billing summary dari tiap titik charging point, user management dan histori, serta whitelist dan blacklist user.

Rekayasa Keteknikan
Si Peka Smart Water Monitoring System

Si Peka Smart Water Monitoring System

Invensi yang dikembangkan adalah aplikasi smartphone berbasis Android untuk memantau kualitas air. Aplikasi ini menjadi “tools” yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat untuk memonitor kualitas air, khususnya danau, rawa, situ dan bendungan. Aplikasi ini memanfaatkan kamera dan sensor pada smartphone sebagai radiometer warna RGB yang kemudian menjadi dasar penilaian parameter kualitas air. Menggunakan artificial intelligence berbasis deep learning sebagai dasar dalam klasifikasi warna dan kualitas air, aplikasi ini menghasilkan informasi kondisi lingkungan perairan secara cepat dan efektif. Citra air yang terekam akan dianalisa melalui algoritma penilaian indeks warna serta kualitas airnya.

Pangan
Detektor Hara Tanah Portabel

Detektor Hara Tanah Portabel

Invensi ini mengenai detektor hara tanah portabel, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan detektor untuk mengetahui kadar hara N, P, K, pH, EC, kelembaban dan temperatur tanah secara realtime di lapangan; menetapkan status hara tanah N, P, dan K; serta menetapkan kebutuhan pupuk N, P, dan K untuk tanaman padi, jagung, kedelai, kacang hijau, dan ubi jalar di lahan sawah. Invensi ini portabel sehingga bisa dijinjing ke lahan sawah yang dituju.

Rekayasa Keteknikan
NanoPeat Pure – Sistem Pengolahan Air Gambut Berbasis Nanofiltrasi

NanoPeat Pure – Sistem Pengolahan Air Gambut Berbasis Nanofiltrasi

Invensi ini berkaitan dengan suatu sistem pengolahan air gambut, lebih khususnya sistem pengolahan yang terdiri dari peralatan pengolahan air gambut menjadi air siap minum menggunakan teknologi nanofiltrasi. Sistem pengolahan air gambut menjadi air minum dengan teknologi nanofiltrasi menurut invensi ini terdiri dari unit pengambilan air baku, unit pengolahan pendahuluan, unit pengolahan nanofiltrasi, dan unit pendistribusian. Sistem pengolahan air gambut menjadi air minum dengan teknologi nanofiltrasi, mampu untuk mereduksi parameter kekeruhan, warna, besi, mangan dan organik tanpa menggunakan bahan kimia. Air baku yang digunakan adalah air tanah gambut dengan konsentrasi warna kurang dari 2000 tcu dan TDS kurang dari 1000 ppm. Dengan aplikasi Sistem Pengolahan Air Gambut Menjadi Air Minum dengan Teknologi Nanofiltrasi mampu menghilangkan sistem koagulasi, flokulasi, sedimentasi sehingga lebih hemat biaya bahan kimia 97%, ukuran peralatan jauh lebih ringkas 95%, lahan yang diperlukan lebih kecil 80% dan lebih mudah dalam meningkatkan kapasitas serta kualitas hasil pengolahan stabil dengan fluktuasi kualitas air bakunya.

Pangan
Proses Pembuatan Dan Komposisi Pupuk Nano Partikel Zno Lepas Lambat Terkontrol

Proses Pembuatan Dan Komposisi Pupuk Nano Partikel Zno Lepas Lambat Terkontrol

Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan pupuk lepas lambat terkontrol nano partikel seng oksida (ZnO-NPs) yang dienkapsulasi pada matriks zeolit alam dan polimer alami alginat yang terdiri dari beberapa tahapan proses yakni pembuatan nano partikel seng oksida dengan prekursor seng sulfat dan KOH, pembuatan padatan zeolit-Zn dengan metode pertukaran kation, dan pembuatan komposit alginat/zeolit/ZnO-NPs. Dengan metode yang diusulkan pada invensi ini telah dihasilkan suatu nano partikel ZnO dengan rata-rata ukuran kristal sebesar 8,2 nanometer. Metode yang diusulkan pada invensi ini juga berhasil melekatkan nanopartikel ZnO pada matriks zeolit alam. Melalui metode ini juga berhasil dibuat komposit alginat/zeolit/ZnO-NPs dengan rasio alginat:zeolit tertentu. Invensi metode pembuatan dan produk pupuk nano ini merupakan pupuk lepas lambat terkontrol yang dapat mengatur kebutuhan hara tanaman terutama unsur Zn, sehingga dapat menghindari Zn berlebih di tanah sekitar akar tanaman. Adanya Zn berlebih dalam tanah dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme tanah. Partikel ZnO-NPs ini dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan kekurangan kandungan seng pada tanaman sehingga meningkatkan produktivitas serta kualitas nutrisi hasil panen.

Pangan
Komposisi Dan Metode Pembuatan Bahan Baku Margarin Yang Kaya Beta Karoten Serta Produk Yang Dihasilkan

Komposisi Dan Metode Pembuatan Bahan Baku Margarin Yang Kaya Beta Karoten Serta Produk Yang Dihasilkan

Invensi ini mengenai komposisi dan proses pembuatan bahan baku margarin yang kaya kandungan beta karoten serta produk yang dihasilkan. Komposisi terdiri dari stearin kelapa sawit (60% berat), minyak biji sawit (15-30% berat) dan minyak sawit merah (10-20% berat). Stearin kelapa sawit yang telah dipanaskan pada wadah tertutup pada suhu 60oC, ditambahkan dengan minyak biji sawit dan minyak sawit merah. Proses pembuatanya dilakukan secara enzimatis menggunakan enzim Thermomyces lanuginose dengan waktu inkubasi 2-6 jam.Campuran minyak dihomogenkan secara perlahan dan ditambahkan 5% (berat) enzim Thermomyces lanuginose, selanjutnya ditempatkan ke dalam inkubator suhu 65oC dan dilakukan pengadukan pada kecepatan 200 rpm selama 2-6 jam. Enzim dipisahkan dari lemak termodifikasi melalui penyaringan. Kandungan beta karoten dalam bahan baku margarin sebanyak 2,8 – 9,8 ppm. Produk - produk bahan baku margarin yang dihasilkan memiliki karakteristik yang sesuai untuk margarin oles dan margarin untuk industri.

Pangan
Komposisi Makanan Berbahan Dasar Tepung Dan Ikan Kurisi (Nemipterus Nematophorus)

Komposisi Makanan Berbahan Dasar Tepung Dan Ikan Kurisi (Nemipterus Nematophorus)

Invensi ini berkaitan dengan suatu makanan berbahan dasar tepung dan ikan kurisi atau biasa disebut cilok, lebih khususnya makanan berbahan dasar tepung dan ikan kurisi yang telah diuji secara organoleptik, proksimat, dan mikrobiologi, sehingga menghasilkan produk cilok ikan yang sehat, bercita rasa tinggi, bergizi, dan aman dikonsumsi. Komposisinya terdiri dari lumatan daging ikan kurisi 20,0%-30,0%; tepung tapioka 30,8%- 33,5%; tepung terigu 10,8%-14,4%; bawang putih halus 2,8%-3,0%; garam 2,5%-2,6%; daun bawang 2,3%-2,4%; merica bubuk 0,1%; kaldu bubuk 0,3-0,4%; air 20,0%-24,0%. Tahapan proses pembuatannya terdiri dari: membuang sisik dan isi perut ikan; memisahkan daging ikan dan mencucinya hingga bersih; melumatkan daging ikan dalam mesin pelumat; menambahkan garam kemudian dilumatkan; menambahkan bahan-bahan lain kemudian dilumatkan hingga halus; menambahkan irisan daun bawang dan mengadon menjadi adonan cilok; menimbang adonan cilok dan mencetaknya menjadi bulat; merebus cilok dengan kali dua perebusan; mencelupkannya ke dalam air dingin; mendinginkan dengan kipas angin; mengemas dengan plastik vakum dan menyimpannya dalam lemari beku. Cilok ikan kurisi dapat digunakan sebagai makanan sehat, bergizi, aman untuk dikonsumsi, dan mudah diterapkan di UMKM.

Lainnya
OSTINDO Pupuk Organik Hayati

OSTINDO Pupuk Organik Hayati

Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi dan penggunaan campuran spora bakteri Bacillus mojavensis TMG04 dan streptomyces vc100 dalam bentuk pelet dan granul, bersatu dengan pupuk menjadi suatu bahan pembenah tanah. Spora bakteri ini ditumbuhkan pada media kaldu sporulasi. Bahan pembenah tanah ini akan menjunjang stabilisasi agregat tanah, melindungi akar tanaman dan meningkatkan efisiensi pemupukan bagi pertumbuhan tanaman pada suatu lahan kristis, yaitu lahan berpasir, kering dan miskin hara.

Kesehatan
hACE2

hACE2

Invensi ini berkaitan dengan metode rekayasa sel mamalia untuk mengekspresikan reseptor rekombinan secara stabil menggunakan lentivirus rekombinan. Invensi ini melibatkan metode sintesis lentivirus rekombinan, transduksi lentivirus pada sel 293 dalam format 24-well plate, dan seleksi dengan antibiotik G418 untuk skrining sel rekombinan. Dengan menggunakan protokol yang diklaim dalam invensi ini, sel rekombinan yang stabil mengekspresikan hACE2 telah berhasil diperoleh. Klaim invensi meliputi, perbandingan plasmid untuk melakukan ko-transfeksi pada sel 293T dalam rangka sintesis lentivirus, jumlah lentivirus yang digunakan pada prosedur transduksi, dan seleksi sel rekombinan menggunakan G418 meliputi konsentrasi antibiotik dan waktu seleksi.