BRIN Logo
Sign In

Katalog Riset & Inovasi

Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN

Filter Pencarian
Rekayasa Keteknikan
Pembuatan Prototype Muatan Sampling SPME Terkendala Berbasis IoT

Pembuatan Prototype Muatan Sampling SPME Terkendala Berbasis IoT

Invensi ini membuat muatan sampling udara vertikal dengan SPME terkendali yang diangkat oleh UAV. UAV akan mengangkat muatan sampling udara SPME ke ketinggian tertentu. Muatan sampling udara SPME memiliki sensor lingkungan untuk memonitor ketinggian serta saklar pembatas sebagai indikator kondisi SPME. Kedua unit SPME dapat dikendalikan oleh penggerak SPME berdasarkan prosedur kendali penggerak SPME dengan perintah jarak jauh dari operator. Terdapat dua mekanisme penggerak SPME yakni membuka SPME dan menutup SPME. Proses sampling udara adalah pada kondisi SPME terbuka. Operator akan memberikan perintah untuk menutup SPME sesuai dengan kebutuhan waktu sampling udara. Dalam 1 kali prosedur sampling udara dapat mengambil sampel udara dengan 2 SPME pada saat yang bersamaan. Setelah proses sampling udara vertikal selesai, UAV dapat diturunkan, SPME dapat dilepas, dan selanjutnya dianalisa secara kimia.

Energi
Karbon foam

Karbon foam

Diungkapkan suatu metode dalam memproduksi busa karbon dari batubara termoplastik menggunakan tekanan rendah. Dalam metode yang ada pada invensi ini, sampel batubaradipreparasi menggunakan jaw crusher dan ball mill, kemudian dilakukan deoksidasimenggunakan NaOH. Hasil deoksidasi dicampur dengan NaOH di dalam reaktor pirolisisbertekanan yang terhubung dengan tabung gas nitrogen inert. Pirolisis bertekanan rendahini bertujuan untuk memicu perengkahan fraksi aromatik pada Coal Tar Pitch sehinggamembentuk gas ringan yang berkontribusi membentuk busa pada sampel. Hal inidikonfirmasi dengan analisis FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy), uji nilai kalori,analisis proksimat dan analisis ultimat busa karbon yang terbentuk.

Kesehatan
Methyl cinnamate

Methyl cinnamate

Invensi ini berhubungan senyawa baru 4-(2-(E)-4-(dimethylamino)benzylidine)hydrazine- 1-carbonyl)phenyl cinnamate dan proses sintesis yang diperoleh daripadanya. Bahan baku yang digunakan adalah asam sinamat, 4 hidroksi benzohidrazida dan 4 dimetilamino benzaldehid. Proses senyawa baru diperoleh dengan melalui dua tahap reaksi. Tahapan pertama adalah pembentukan senyawa imina antara senyawa 4 hidroksi benzohidrazid dengan senyawa 4 dimetilamino benzaldehida merupakan reaksi dehidrasi menghasilkan senyawa hidrazon derivative. Tahap kedua adalah reaksi esterifikasi dengan senyawa asam sinamat sehingga menghasilkan senyawa baru 4-(2-(E)-4- (dimethylamino)benzylidine) hydrazine-1-carbonyl)phenyl cinnamate. Produk senyawa ini berupa serbuk berwarna putih dengan memberikan spot tunggal pada kromatografi lapis tipis (KLT) dan terkarakterisasi akurat dengan menggunakan FTIR, H-NMR dan C-NMR. senyawa baru 4-(2-(E)-4-(dimethylamino)benzylidine)hydrazine-1-carbonyl)phenyl cinnamate yang dapat digunakan sebagai bahan aktif sediaan farmasi serta sebagai bahan baku obat yang berpotensi sebagai kandidat obat antibiotik.

Kesehatan
Centella Aurum

Centella Aurum

Invensi ini berkaitan dengan metode sintesis hijau nanopartikel emas yang aktif sebagaiantibakteri, lebih khususnya berkaitan dengan metode sintesis hijau nanopartikel emasmenggunakan ekstrak etanol daun pegagan sebagai bahan antibakteri dan produk yangdihasilkannya. Tanaman yang digunakan adalah pegagan (Centella asiatica) yangmengandung beberapa senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dansaponin. Kandungan metabolit sekunder dari ekstrak tumbuhan dapat menjadi agenpereduksi dari partikel Au (gold). Nanopartikel emas didapatkan dengan mencampurkan10 mg/ml ekstrak etanol pegagan dengan 0,1 mM prekursor HAuCl4 dengan perbandingan1:19 dan dipanaskan dengan pemanas gelombang mikro pada pemanas gelombang mikropada daya 270-630 watt pada suhu 50°C selama 1 menit. Diperoleh nanopartikel emasdengan ekstrak pegagan sebagai pereduksi alami dengan ukuran partikel 52,4 nm,monodisperse, berbentuk bulat, dan terdeteksi spektrum kandungan emas. Nanopartikelemas mempunyai aktivitas antibakteri terhadap P. acne dan S. epidermidis dengan nilaiKHM (Konsentrasi Hambat Minimum) 200 µg/mL dan mempunyai aktivitas antioksidanterhadap DPPH dengan IC50 sebebesar 13,50 µg/ml.

Kesehatan
Morlife

Morlife

Invensi ini mengungkap komposisi dan proses pembuatan minuman serbuk murbei (Morus nigra) yang mengandung trans-resveratrol, menggunakan metode foam-mat drying. Komposisi terdiri dari ekstrak murbei sebagai bahan utama, foaming agent dari golongan surfaktan non-ionik, stabilizer dari polisakarida alami larut air, serta bahan pengisi netral sebagai pembawa. Proses pembuatan mencakup penyiapan ekstrak murbei, penyaringan ekstrak murbei, pencampuran bahan, penyebaran busa dan foam-mat drying pada suhu sekitar 60 °C, penggilingan dan pengemasan serbuk instan. Proses foam-mat drying memungkinkan pengeringan pada suhu rendah sehingga mampu mempertahankan senyawa bioaktif. Hasil analisis menunjukkan kadar trans-resveratrol sebesar 0,047 mg/L dan antosianin sebesar 67,72 mg/L. Produk akhir memiliki kelarutan dan kestabilan warna yang baik serta cocok digunakan sebagai minuman fungsional. Invensi ini memberikan solusi praktis dan ekonomis yang dapat diadopsi oleh industri berskala kecil maupun besar dalam mengembangkan produk berbasis bahan lokal dengan nilai fungsional tinggi.

Energi
Sistem Pengering Tenaga Surya Hibrid Dengan Pengaturan Aliran Udara Secara Tertutup dan Terbuka

Sistem Pengering Tenaga Surya Hibrid Dengan Pengaturan Aliran Udara Secara Tertutup dan Terbuka

Invensi sistem pengering hasil pertanian berbentuk rumah kaca dengan menggunakan panas dari matahari dan panas tambahan (hibrid) dari bahan bakar gas serta pengaturan aliran udara secara tertutup dan terbuka. Keunggulan invensi ini adalah efisien dalam penggunaan energi panas sehingga biaya pengeringan lebih murah. Sistem pengering dilengkapi dengan sistem kontrol yang mengatur kapan udara pengering akan bergerak dengan sirkulasi tertutup dan terbuka. Sistem kontrol mengatur agar suhu ruang pengering tetap berada pada suhu setting dengan mengatur nyala dan matinya pemanas dari bahan bakar gas LPG. Kondisi sirkulasi tertutup udara pengering “menyerap” kadar air dari bahan hingga udara pengering mencapai tingkat kelembaban (jenuh) tertentu (setting atas) yang kemudian secara otomatis sistem kontrol akan membuka dan menghidupkan exhaust fan di dinding depan sehingga udara lembab akan terbuang keluar, pada saat yang bersamaan ventilasi belakang juga terbuka sehingga udara segar dari luar masuk. Hal ini akan menyebabkan kelembaban udara turun hingga mencapai batas kelembaban tertentu (setting bawah) maka sistem kontrol akan menutup dan mematikan exhaust fan dan ventilasi belakang akan menutup serta kembali ke kondisi sirkulasi udara tertutup. Udara panas yang disirkulasikan terlebih dahulu sebelum jenuh akan menghemat penggunaan energi.

Kesehatan
Bio-gold Moisturizer

Bio-gold Moisturizer

Invensi ini berhubungan dengan formula krim antioksidan yang mengandung nano partikel emas (AuNP), lebih khususnya sediaan kosmetik antiaging berupa krim antioksidan yang mengandung AuNP yang disintesis dengan menggunakan bioreduktor ekstrak tanaman pegagan atau Centella asiatica L. Invensi formula terdiri dari asam stearat dengan konsentrasi 14%, setil alkohol 0,2%, Triethanolamine (TEA)1,5%, gliserin 10%, metil paraben 0,1%, propil paraben 0,05% dan aquades, aktivitas antioksidan dengan aktivitas dengan konsentrasi 23,25%.

Energi
TiO2 Nanowires Dan Biodesel (Dari Minyak Jelantah) (Metode Pembuatan Titania Nanowires Untuk Produksi Biodesel)

TiO2 Nanowires Dan Biodesel (Dari Minyak Jelantah) (Metode Pembuatan Titania Nanowires Untuk Produksi Biodesel)

Invensi ini berhubungan dengan metode pembuatan katalis untuk produksi biodiesel, khususnya invensi ini berhubungan dengan proses reaksi kimia pembuatan katalis titania nanowire yang dimodifikasi permukaannya dengan sulfatasi untuk meningkatkan keasamannya agar dapat meningkatkan produksi biodiesel dari minyak jelantah. Metode pembuatan katalis titania nanowire tersulfatasi menurut invensi ini terdiri dari tahapan mencampur TiO2 komersial dengan NaCl dan Na2HPO4, menumbuk campuran sampai halus, mengkalsinasi campuran dalam tungku pada 825°C selama 8 jam, mendinginkan campuran perlahan-lahan sampai suhu kamar, mencuci produk dengan air suling panas secara berlebih untuk menghilangkan kelebihan garam, mengeringkan campuran yang sudah dicuci pada suhu 120 °C selama 4 jam untuk mendapatkan TiO2 nanowire, dan memodifikasi permukaan TiO2 nanowire dengan proses sulfatasi untuk meningkatkan keasamannya. Katalis titania nanowire tersulfatasi menurut invensi ini dapat digunakan untuk meningkatkan produksi biodiesel melalui reaksi esterifikasi UCO pada suhu rendah dan tekanan atmosferik.

Rekayasa Keteknikan
Nano Silika Presipitat

Nano Silika Presipitat

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan nano silika presipitat menggunakan spray dryer melalaui tahapan-tahapan yang terdiri atas : memasukkan water glass ke dalam tangki pelarutan yang telah berisi air dengan perbandingan air : water glass pada rentang 5:1 hingga 5:3 (v/v) serta mengatur temperatur pelarutan pada rentang 70 – 100 °C; mengaduk larutan hingga homogen; menambahkan asam klorida ke dalam larutan water glass hingga diperoleh larutan dengan pH pada rentang 8 - 3 dan terbentuk endapan putih silika presipitat sambil tetap dilakukan pengadukan; memindahkan endapan silika presipitat ke dalam tangki pencucian; mencuci endapan silika presipitat menggunakan air hingga pH netral; menyaring endapan silika presipitat yang telah dicuci; menampung partikel silika presipitat yang masih lolos kain penyaring; memasukkan larutan dan endapan yang lolos pada proses penyaringan ke dalam tangki spray dryer sebanyak 50% dari volume tangki; mengatur tekanan dan temperatur spray dryer pada rentang 5 – 10 bar dan 100 – 120 °C; menyalakan dua blower di saluran input dan output; membuka kran nozzel dari tangki larutan dan udara panas; menampung partikel kering silika presipitat. Partikel yang dihasilkan berukuran kurang dari 100 nm berbentuk bulat.

Rekayasa Keteknikan
Fukoidan

Fukoidan

Invensi ini berkenaan dengan suatu metoda pembuatan sediaan fukoidan sebagai anti tukak lambung dari rumput laut coklat (Sargassum duplicatum), khususnya berupa suatu metoda dengan teknik perendaman rumput laut coklat (Sargassum duplicatum) dengan campuran pelarut MeOT-CHCl3– H2O (4:2:1) selama 12 jam lalu dikestraksi metode asam lemah HCl 0,1N (1:10) (b/v) sambil diaduk (distirer) selama 6 jam pada suhu ruang lalu disaring dengan planktonet 500 mesh. Filtrat dinetralisasi dengan NaOH 0,5M ditambah CaCl2 untuk memisahkan fukoidan dan alginat. Kemudian ditambah CPC 5% dan etanol lalu dikering bekukan (freeze drying) dan karakterisasi fukoidan serta uji bioaktifitasnya sebagai anti tukak lambung.

Rekayasa Keteknikan
Genteng Komposit

Genteng Komposit

Invensi ini berhubungan dengan suatu komposisi, produk berupa genteng komposit ringan dan proses pembuatannya, lebih khususnya suatu genteng komposit ringan berbahan baku cocopeat dan sabut kelapa menggunakan perekat hayati berbasis molases dan asam sitrat sehingga menghasilkan genteng komposit yang dapat digunakan sebagai bahan bangunan fungsional. Invensi ini bertujuan untuk mengungkap komposisi, produk dan proses pembuatan genteng komposit ringan dari material terbarukan. Proses pembuatan genteng komposit ringan dimulai dengan menyiapkan partikel dari sabut kelapa dan cocopeat, penambahan perekat, pengeringan dalam oven, pencetakan menggunakan mesin kempa panas pada suhu, tekanan, dan waktu kempa tertentu sehingga dihasilkan suatu produk berbentuk genteng komposit ringan. Invensi ini mengungkapkan bahwa genteng komposit ringan terbuat dari campuran serat sabut kelapa dan cocopeat dengan perbandingan 50:50 menggunakan perekat hayati berbasis molases dan asam sitrat menghasilkan kualitas yang paling optimum.

Rekayasa Keteknikan
Lignin-Phenol-Resorcinol-Formaldehyde (LPRF) Resins

Lignin-Phenol-Resorcinol-Formaldehyde (LPRF) Resins

Invensi ini mengenai komposisi dan metode pembuatan perekat kempa dingin lignin-fenol–resorsinol–formaldehida (LPRF), khususnya untuk meningkatkan viskositas, reaktivitas, kekuatan kohesi, ikatan metilena, dan juga kekuatan rekat resin PRF. Proses pembuatan perekat LPRF sesuai dengan invensi ini dimulai dengan menyintesis perekat PRF melalui pensubstitusian sebagian fenol menggunakan lignin. Komposisi perekat LPRF pada invensi ini terdiri dari fenol (90-95%), lignin (10-30%) terhadap jumlah fenol), asam sulfat (77%), formalin (30-40%), NaOH (27%), resorsinol, dan metanol. Subtitusi Sebagian fenol dengan lignin (30%) menghasilkan waktu gelatinasi 67 detik, energi aktivasi sekitar 35.9 kJ/mol, dan kekuatan blok geser sebesar 6,36 MPa. Metode ini memberikan solusi yang lebih baik dalam menangani masalah reaktivitas dan performa perekat kempa dingin PRF.