Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN
Invensi ini berhubungan dengan sistem dan metode pengolahan limbah yang mengandung logam berat khususnya Arsen (As), Timbal (Pb), Merkuri (Hg), Kadmium (Cd), Kromium (Cr), Zink (Zn), Tembaga (Cu), Perak (Ag), dan Nikel (Ni) menggunakan metode elektrokoagulasi di mana pada anoda terjadi pelepasan koagulan aktif berupa ion logam ke dalam larutan, sedangkan pada katoda terjadi reaksi elektrolisis berupa pelepasan gas hidrogen. Metode ini terdiri dari reaktor elektrokoagulasi, unit sedimentasi dan unit adsorbsi. Pada invensi yang dibuat, prinsip kerja elektrokoagulasi adalah proses destabilisasi kontaminan tersuspensi dan teremulsi di dalam media larutan dengan menggunakan arus listrik. Proses elektrokoagulasi terbentuk melalui pelarutan logam dari anoda yang kemudian berinteraksi secara simultan dengan ion hidroksi dan gas hidrogen yang dihasilkan dari katoda. Dalam proses elektrokoagulasi ini difokuskan pada penghilangan dan atau pengurangan konsentrasi logam berat dalam air limbah yang optimum, sehingga dapat memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Invensi ini berhubungan dengan suatu metode pembuatan nanokomposit geopolimer/MgO yang dibuat dari fly ash, batu gamping, nanopartikel MgO, natrium hidroksida, dan natrium silikat yang dilengkapi dengan karakteristik yang dihasilkannya. Metode pembuatan nanokomposit geopolimer/MgO diawali dengan pembuatan nanopartikel MgO. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan pembuatan adsorben nanokomposit geopolimer/MgO dengan mengeringkan fly ash dan batu gamping pada suhu 100-200 oC selama 5-12 jam; menghaluskan semua bahan; menyaring fly ash dan batu gamping hingga lolos saringan berukuran 80-200 mesh; mencampurkan fly ash, batu gamping, dan nanopartikel MgO (yang telah dibuat sebelumnya); menambahkan NaOH 10-20 M secara perlahan; menambahkan Na2SiO3 secara perlahan; mengaduk adonan pasta nanokomposit geopolimer hingga seperti gel; mencetak pasta nanokomposit geopolimer dalam cetakan; mengeringkan pasta nanokomposit geopolimer selama 3-14 hari dalam suhu ruangan; mengeluarkan produk dari cetakan; menghaluskan produk; dan menyaring produk hingga lolos saringan berukuran 80-200 mesh. Nanokomposit geopolimer yang dihasilkan dapat digunakan sebagai adsorben zat warna sintetik metilen biru pada berbagai rentang pH. Geopolimer yang dikompositkan dengan nanopartikel MgO mampu meningkatkan kemampuan adsorpsinya hingga 58% dibandingkan geopolimer tanpa nanopartikel MgO.
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan biopelet, lebih khususnya lagi, suatu pembuatan biopelet berbahan dasar kulit kopi sehingga menghasilkan produk biopelet yang ramah lingkungan. Proses pembuatan biopelet dimulai dengan menyiapkan kulit kopi, mennggiling kulit kopi, mengayak kulit kopi, pencampuran serbuk kulit kopi dengan air, pencetakan biopelet kulit kopi, dan pengujian bioplet kulit kopi. Biopelet menurut invensi ini memiliki karakteristik kadar air, kadar abu, dan nilai kalor yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 8021-2014) dengan nilai kadar air sebesar 12,23-13,16 %, kadar abu sebesar 4,46-4,99%, dan nilai kalor sebesar 4006-4134 kcal/kg.
Keberadaan mikroplastik di lingkungan menimbulkan potensi bahaya bagi banyak makhluk hidup, termasuk manusia. Oleh karena itu diperlukan adanya studi untuk mengetahui akumulasi dan distribusi mikroplastik di lingkungan sehingga dapat dilakukan upaya untuk mengurangi dampak bahaya terhadap makhluk hidup. Untuk pelaksanaan studi lingkungan ini, diperlukan model mikroplastik. Tujuan dari invensi ini ini adalah untuk menyediakan suatu metode pembuatan mikroplastik dari limbah plastik jenis styrofoam menggunakan sistem emulsi dengan cetyltrimethylammonium bromide (CTAB), polyvinyl alcohol (PVA) atau sodium dodecyl sulfate (SDS) sebagai pengemulsi. Mikroplastik dengan pengemulsi CTAB, PVA, dan SDS masing-masing memiliki ukuran sebesar 0,8254, 2,374 dan 5,548 μm. Spektrum FTIR dari mikroplastik yang dibuat menunjukkan karakteristik dari gugus fungsi yang ada pada mikroplastik berjenis polystyrene. Dengan demikian, mikroplastik yang berhasil disintesis mendekati dengan mikroplastik yang tersebar di alam, sehingga, dapat dijadikan model mikroplastik untuk percobaan bioakumulasi menggunakan senyawa bertanda radioisotop.
Invensi ini berhubungan dengan eksplorasi, seleksi, dan uji kemampuan bakteri dalam rangka menyusun Formula Bioremediator pendegradasi residu pestisida terutama dari golongan insektisida berbahan aktif klorpirifos dan profenofos dan atau golongan herbisida yang berbahan aktif glifosat dan paraquat. Formula Bioremediator invensi ini mengandung bahan aktif tiga spesies bakteri Cytobacillus oceanisediminis WU21, Klebsiella quasivariicola WS21, dan Ensifer adhaerens TS24. Bahan aktif tersebut diformulasi dalam bahan pembawa bentuk cair dan padat. Formula Bioremediator sangat baik diaplikasikan pada tanah terpapar atau tercemar residu pestisida dalam rangka merehabilitasi dan menyehatkan tanah dan badan air, serta meningkatkan kualitas tanaman yang tumbuh di tanah tercemar residu pestisida.
Invensi ini berkaitan dengan suatu proses pembuatan adsorben bifenol A, berupa serbuk yang berasal dari sintesis zinc nitrate hexahydrate dan metil imidazole pada pelarut methanol-DMF dengan cara membuat larutan, mencampurkan; mengaduk; mendiamkan; membilas; mengeringkan; menghaluskan ZIF-8 yang terbentuk; mengkarbonisasi pada suhu 700 oC selama 2 jam. ZnO-C yang terbentuk kemudian dicampurkan kedalam larutan BPA; mengaduk menggunakan pengaduk magnetik dibawah Cahaya tampak; melakukan optimasi adsorben BPA pada menit ke 5, 10, 30 dan 30; menyaring menggunakan filter 0,45 μm; mengukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada Panjang gelombang 275nm.
Invensi ini berkaitan dengan suatu alat untuk mengatasi sampah, khususnya berupa insinerator untuk pembakaran sampah domestik dengan perwujudan konstruksi meliputi unsur-unsur utama yang terdiri dari rumah ruang bakar insinerator, penyaring gas dan cerobong serta konstruksi nozel udara pada ruang bakar. Dicirikan dengan konstruksi ruang bakar dalam bentuk bertingkat, terdiri dari ruang bakar untuk pembakaran sampah menjadi abu yang merupakan ruang bakar utama, ruang bakar untuk pembakaran gas karbon monoksida (CO) menjadi gas karbon dioksida (CO?), ruang bakar untuk pembakaran sampah yang jatuh ke ruang abu dan penyaring gas sebagai pengendap partikel yang terbawa gas buang, pembuatan konstruksi ruang bakar dan sistem penyaring gas mengacu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 18 Tahun 1999 Pasal 34, pembakaran sampah di dalam bakar insinerator mengacu pada kaidah - kaidah pembakaran dan beroperasi pada temperatur 750-900°C secara stabil, kwalitas sampah tidak mempengaruhi kwalitas produk pembakaran, efisiensi pembakaran dapat mencapai 99.97 % dan juga memenuhi baku mutu lingkungan.
Invensi ini berkaitan dengan proses menurunkan kadar kafein pada biji kopi robusta dengan memanfaatkan starter kering bakteri asam laktat. Tahapan prosesnya terdiri dari fermentasi biji kopi dengan bakteri asam laktat, pencucian, pengeringan, pengupasan kulit tanduk biji kopi yang kemudian dilakukan pengayakan, penyangraian, pendinginan, dan penggilingan. Kopi bubuk yang diperoleh berdasarkan proses ini memiliki kadar kafein yaitu 2,19 - 2,49 (% db), yang merupakan 26,76 – 42,90 % lebih rendah terhadap kadar kafein biji kopi.
Invensi ini berkaitan dengan suatu desain platform mobile robot yang bersifat modular yang memiliki menaiki tangga dan tanggul serta melalui berbagai medan yang terdiri dari perangkat mekanik (1) dan perangkat kontrol elektronika digital (2), dan tersusun dari modul-modul mekanik dan modul-modul elektronik yang dapat digabungkan dan dikonfigurasikan sesuai dengan kebutuhan atau kondisi medan operasi. Perangkat mobile robot ini secara umum dibagi menjadi 2 bagian, yaitu perangkat mekanik dan perangkat kendali elektronik. Pada bagian perangkat mekanik, robot ini terdiri dari 3 bagian modul-modul yaitu modul perangkat penggerak (11), modul perangkat body dan transmisi (12) penggerak, dan modul perangkat gerak (13). Selain tiga modul tersebut, mobile robot ini juga didesain untuk dapat dipasangi modul manipulator, modul perangkat kamera pan-tilt, modul antena komunikasi satelit, ataupun modul lainnya. Perangkat kontrol elektronika digital terdiri dari modul-modul yang meliputi modul driver motor penggerak (23), modul papan sirkuit primer, modul papan sirkuit sekunder, dan modul komunikasi nirkabel (25).
Dataset ini berisi kumpulan kalimat paralel bahasa Indonesia dan bahasa Bugis sejumlah 10.296 kalimat. Dataset ini dapat digunakan untuk riset-riset dalam bidang pemrosesan bahasa alami (natural language processing; NLP). Dataset ini telah diuji melalui pengembangan model mesin penerjemah dengan menggunakan metode LSTM dan Bi-LSTM.
Invensi ini mengungkapkan sebuah sistem insole cerdas berbasis sensor kapasitif yang dirancang untuk mendeteksi distribusi tekanan plantar kaki dan mengklasifikasikan fase gait secara real-time. Sistem terdiri dari delapan pad sensor kapasitif yang disusun pada flexible printed circuit board (PCB), dengan empat sensor pada zona depan(1)(2)(3)(4) dan empat pada zona belakang(5)(6)(7)(8). Sensor bekerja berdasarkan perubahan nilai kapasitansi akibat tekanan plantar yang ditangkap oleh struktur elektroda ganda dan bahan dielektrik insole sepatu. Pembacaan kapasitansi dilakukan menggunakan metode konstanta waktu RC (RC time constant) yang diimplementasikan melalui mikrokontroler(14) tanpa menggunakan resistor eksternal. Data yang diperoleh dikonversi menjadi logika digital dan digunakan untuk mengidentifikasi empat fase utama gait stance, yaitu initial contact(9), loading response(10), mid stance(11), dan swing(12). Output dari sistem ini dapat digunakan sebagai pemicu logika atau kendali pada sistem robot fisioterapi Ankle-Foot Orthosis (AFO). Invensi ini memungkinkan pemantauan langkah secara langsung dan terintegrasi dalam sistem rehabilitasi berjalan.
PosTagBugis 3K - Dataset Part-of-Speech Tag Korpus Bahasa Bugis merupakan dataset yang dibuat dari hasil anotasi Bahasa Bugis secara part of speech (POS). Sebanyak Dua Belas kelas anotasi terdiri dari Particle (Partikel), Verb (Kata Kerja), Pronoun (Kata Ganti), Noun (Kata Benda), Determiner, Adverb (Kata Keterangan), Punctuation (Tanda Baca) Numeral (Bilangan), Adjective (Kata Sifat), Preposition (Kata Depan), Conjunction (Kata Hubung), dan Auxiliary Verb (Kata Kerja Bantu). Anotasi dilakukan secara manual oleh ahli bahasa yang kompeten dalam bahasa Bugis, memastikan akurasi dan konsistensi yang tinggi. Dataset ini terdiri dari tiga ribu kalimat (12.568 kata) Bahasa Bugis dengan format kata/tag, pemisahan kata POS tag dipisahkan dengan "/". Dataset ini bermanfaat untuk pelatihan model machine learning untuk tugas-tugas seperti tagging POS otomatis, analisis morfologi, dan pengembangan aplikasi NLP. Karya ini juga memberikan kontribusi penting dalam pelestarian bahasa Bugis dengan mendokumentasikan struktur.