BRIN Logo
Sign In

Katalog Riset & Inovasi

Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN

Filter Pencarian
Rekayasa Keteknikan
SISTEM PENGGERAK RODA MODULAR KENDARAAN AUTONOMOUS

SISTEM PENGGERAK RODA MODULAR KENDARAAN AUTONOMOUS

Invensi ini berkaitan dengan suatu sistem penggerak roda modular pada kendaraan autonomous yang dikendalikan oleh unit kendali elektronik melalui media komunikasi tertentu, yang terdiri dari unit mikrokontroler yang terhubung dengan modul penggerak sebagai pengendali motor elektrik dan unit cakram rem, untuk mengendalikan arah dan kecepatan putar roda yang dideteksi menggunakan sensor kecepatan dan terhubung dengan 2 bagian penyangga di kedua sisi, yang dicirikan dengan penstabil getaran vertikal pada sistem penggerak roda berupa peredam kejutpada sisi pertama dan batang pada sisi kedua yang posisinya berdampingan dan disukai berjumlah 2 buah. Satu atau lebih unit sistem penggerak roda modular kendaraan autonomous jumlahnya menyesuaikan dengan kebutuhan jumlah roda pada kendaraan tersebut melalui penghubung roda yang bersifat identik, sehingga dapat bertukar posisi. Sistem penggerak pada invensi ini dapat difungsikan sebagai penggerak aktif maupun pasif, dimana pengaktifan dilakukan melalui unit kendali elektronik. Tahapan dari invensi ini yaitu: mengaktifkan sistem, membaca kecepatan putar roda, memberi perintah ke penggerak roda modular, membaca perintah dari unit kendali elektronik yang selanjutnya akan diteruskan ke unit driver untuk menggerakkan motor elektrik atau menghentikan gerakkan roda menggunakan aktuator rem, dan mengulangi proses sesuai perintah hingga sistem dimatikan.

Rekayasa Keteknikan
Perangkat Pemantau Kondisi Buoy Navigasi Pelayaran Dengan Sensor Pemantau Intensitas Cahaya Lampu Suar

Perangkat Pemantau Kondisi Buoy Navigasi Pelayaran Dengan Sensor Pemantau Intensitas Cahaya Lampu Suar

Invesi ini mengenai sebuah perangkat untuk memantau kondisi buoy sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP) dengan sensor pemantau intensitas cahaya lampu suar. Perangkat ini memiliki berbagai jenis sensor untuk pemantauan yang diantaranya: sensor cahaya yang diletakkan pada lampu suar buoy SBNP untuk mengukur intensitas cahaya dari lampu suar tersebut; sensor catu daya untuk mengukur kualitas catu daya dari sistem lampu suar buoy SBNP; dan modul GPS untuk mengetahui posisi dari buoy SBNP. Sebagai sarana media komunikasi, perangkat pemantau kondisi buoy SBNP disematkan modul komunikasi Long Range (LoRa) Radio, sehingga data dari buoy SBNP dapat dikirimkan ke LoRa gateway yang berada di garis pantai dengan jarak sampai dengan 15 KM. Perangkat ini bersifat universal dan dibekali dengan baterai independen sehingga perangkat dapat digunakan untuk berbagai jenis buoy SBNP dengan sedikit penyesuaian untuk pemasangan. Untuk sistem operasional, terdapat dua buah mode penghemat catu daya yaitu mode normal dan mode hemat daya. Mode normal adalah mode ketika perangkat mengumpulkan data-data dari sensor dan mengirimkan data tersebut melalui komunikasi LoRa. Sementara itu, mode hemat daya adalah ketika sistem masuk ke kondisi tidur sehingga dapat menghemat konsumsi daya dari sumber baterai independen.

Rekayasa Keteknikan
SISTEM SENSOR LAUT DALAM BERBASIS KABEL BAWAH LAUT YANG TERHUBUNG DENGAN SATU STASIUN DARAT

SISTEM SENSOR LAUT DALAM BERBASIS KABEL BAWAH LAUT YANG TERHUBUNG DENGAN SATU STASIUN DARAT

Invensi ini mengenai sistem sensor laut dalam berbasis kabel bawah laut yang terhubung dengan satu stasiun darat di mana subsistem sensor ditempatkan di dasar laut dan stasiun darat ditempatkan di area sekitar pantai berfungsi untuk pendeteksian kondisi laut dalam seperti tsunami dan pergerakan seismik dasar laut. Tujuan dari invensi untuk mengatasi keterbatasan sistem pengiriman data dari subsistem sensor yang ditempatkan di dasar laut ke stasiun darat yang masih berbasis wireless dan sistem pencatu daya yang masih berbasis baterai sehingga mengharuskan sistem melakukan penggantian komponen baterai secara rutin. Sistem sensor laut dalam berbasis kabel bawah laut dengan satu stasiun darat yang terdiri dari stasiun darat, subsistem kelistrikan, subsistem komunikasi, subsistem sensor, yang dicirikan dengan adanya kabel bawah laut, yang menghubungkan antara subsistem sensor dasar laut dengan stasiun darat sehingga suplai catu daya dapat dilakukan secara terus menerus tidak bergantung pada usia baterai di subsistem sensor, besaran daya dapat diatur disesuaikan dengan kebutuhan subsistem sensor, panjang kabel bawah laut yang disesuaikan dengan kebutuhan area penempatan subsistem sensor, serta proses pengiriman data dari subsistem sensor dilakukan secara real-time, lebih cepat dan stabil.

Rekayasa Keteknikan
Pelengsengan Apung Untuk Parkir Mobil Di Area Genangan Air

Pelengsengan Apung Untuk Parkir Mobil Di Area Genangan Air

Banyak komplek perumahan yang rawan banjir sehingga mobil yang parkir di parkir mobil atau garasi rawan terendam, untuk mengatasi hal tersebut dibuat parkir mobil yang dapat mengapung mengikuti tingginya pemukaan air, mengingat luas kavling di daerah komplek perumahan terbatas, padahal lantai utama berada di lantai dua karena rawan banjir maka lantai tempat parkir mobil difungsikan sebagai tangga untuk mendaki lantai dua, dengan demikian parkir mobil berupa pelengsengan yang ujung bawahnya diberi pengapung sehingga jika daerah sekitar tergenang cukup tinggi maka pengapung akan mengangkat lantai parkir mobil tersebut, sedangkan ujung atas pelengsengan terikat pada bordes atau lantai dengan engsel sehingga struktur lantai pelengsengan dapat berputar seperti lengan mengikuti Gerakan pengapung yang terangkat oleh air. Struktur lantai pelengsengan dengan kemiringan maksimum 16 derajat sehingga masih dapat didaki mobil dengan nyaman Lantai tempat parkir mobil berupa plat lantai yang tidak licin mobil yang bermanuver diatasnya tidak selip. Sebagian lantai pelengsengan yang berada disisi lantai parkir mobil dibuat permukaan tangga yang landai untuk orang mendaki dan masih bisa didaki roda, lebarnya minimum 70 sentimeter. Perkakas pelengsengan apung ini maksimum dapat mengatasi keselamatan mobil agar mesin tidak terendam maksimum ketinggian air dua meter.

Rekayasa Keteknikan
METODE PEMERINGKATAN DAN PENGENDALIAN BEBAN PENCEMAR DANAU TERTUTUP

METODE PEMERINGKATAN DAN PENGENDALIAN BEBAN PENCEMAR DANAU TERTUTUP

Invensi ini mengenai metode pemeringkatan dan pengendalian beban pencemar danau tertutup, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan metode yang dirancang untuk membantu menyediakan metode pemeringkatan yang andal untuk mengevaluasi beban pencemar pada Danau tertutup, keluaran yang diperoleh menjadi upaya pengendalian dalam mengatasi masalah pencemaran, sehingga berguna dalam memberikan tindakan pengendalian yang tepat. Hasil invensi ini adalah sistem pengelolaan pencemaran berbasis parameter kualitas air yang terukur secara kuantitatif, yang dapat diintegrasikan dengan perangkat lunak pengelolaan lingkungan untuk kontrol pencemaran secara berkelanjutan. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data, inisialisasi dan input nilai parameter, pemeringkatan beban pencemar, dan pengendalian beban pencemar, dengan berbagai alat pendukung pada setiap tahapan. Uji coba telah dilakukan di Danau Batur, Bali, dari tahun 2023 hingga 2024, dan sistem ini dapat diterapkan pada danau tertutup lainnya oleh pengelola terkait.

Rekayasa Keteknikan
Alat Ukur Kedalaman Perairan Dangkal Portabel

Alat Ukur Kedalaman Perairan Dangkal Portabel

Invensi ini berhubungan dengan suatu alat pengukur kedalaman perairan dangkal yaitu dengan mengukur kedalaman air di perairan padang lamun, mangrove dan muara sungai serta beberapa perairan lainnya dengan kekeruhan atau sedimentasi yang tinggi. Alat pengukur perairan dangkal tersebut terdiri dari pegangan, pipa berlubang material aluminium, skala ukur, ulir penyambung antar pipa bagian atas, bagian tengah dan bagian dasar yang dilengkapi plat sebagai penahan alat ukur supaya stabil saat digunakan. Invensi ini bertujuan untuk menyediakan suatu alat pengukur kedalaman perairan portabel yang terdiri dari plat dasar berbentuk persegi di bagian dasar dan pipa ukur yang berfungsi sebagai pengukur batas kedalaman perairan. Alat pengukur kedalaman perairan portabel dimasukan ke dalam kolom perairan dan ditegakkan dengan skala ukur yang berfungsi sebagai penunjuk kedalaman perairan. Alat pengukur kedalaman perairan dangkal portabel dapat menunjukan nilai/angka kedalaman yang masuk ke dalam kolom air dalam satuan centimeter atau sentimeter (cm).

Rekayasa Keteknikan
SISTEM PENGOLAHAN AIR DENGAN FILTER MEMBRAN ULTRAFILTRASI

SISTEM PENGOLAHAN AIR DENGAN FILTER MEMBRAN ULTRAFILTRASI

Invensi ini merupakan suatu sistem pengolahan air dengan filter membran ultrafiltrasi tipe U. Aplikasi membran ultrafiltrasi tipe U dalam pengolahan air dapat menggantikan proses koagulasi-flokulasi, unit klarifier dan filter pasir pada pengolahan air konvensional. Invensi sistem pengolahan air minum menggunakan membran ultrafiltrasi hollow fiber tipe U. Membran Ultrafiltrasi Hollow fiber tipe U merupakan membran dengan karaktersitik tidak mudah tersumbat, rendah konsumsi energi dan ramah lingkungan. Sistem sesuai invensi ini terdiri atas pompa intake, penyaringan pasir cepat, tangki reaktor membran, tangki reservoir untuk air produk. Sistem kerja membran ini secara hidrofilik yaitu air akan meresap kedalam pori pori membran dan kemudian terfiltrasi dengan kecepatan 30 liter/m2/jam secara gravitasi dan penambahan bahan kimia sehingga ramah lingkungan. Pompa dosing, blower udara yang terdapat dan terkoneksi di dalam tangki reaktor. Kemudian terdapat juga alat pemantau lapangan, antara lain: regulator valve, flowmeter/ rotameter, pressure gauge dan panel listrik yang dilengkapi PLC.

Rekayasa Keteknikan
SISTEM PENGOLAHAN AIR DENGAN FILTER MEMBRAN ULTRAFILTRASI

SISTEM PENGOLAHAN AIR DENGAN FILTER MEMBRAN ULTRAFILTRASI

Invensi ini merupakan suatu sistem pengolahan air dengan filter membran ultrafiltrasi tipe U. Aplikasi membran ultrafiltrasi tipe U dalam pengolahan air dapat menggantikan proses koagulasi-flokulasi, unit klarifier dan filter pasir pada pengolahan air konvensional. Invensi sistem pengolahan air minum menggunakan membran ultrafiltrasi hollow fiber tipe U. Membran Ultrafiltrasi Hollow fiber tipe U merupakan membran dengan karaktersitik tidak mudah tersumbat, rendah konsumsi energi dan ramah lingkungan. Sistem sesuai invensi ini terdiri atas pompa intake, penyaringan pasir cepat, tangki reaktor membran, tangki reservoir untuk air produk. Sistem kerja membran ini secara hidrofilik yaitu air akan meresap kedalam pori pori membran dan kemudian terfiltrasi dengan kecepatan 30 liter/m2/jam secara gravitasi dan penambahan bahan kimia sehingga ramah lingkungan. Pompa dosing, blower udara yang terdapat dan terkoneksi di dalam tangki reaktor. Kemudian terdapat juga alat pemantau lapangan, antara lain: regulator valve, flowmeter/ rotameter, pressure gauge dan panel listrik yang dilengkapi PLC.

Rekayasa Keteknikan
Aplikasi Simulator OCPP V1.6 Charging Station Tester

Aplikasi Simulator OCPP V1.6 Charging Station Tester

Aplikasi Simulator OCPP v1.6 Charging Station Tester merupakan aplikasi pengujian yang digunakan untuk mengetahui OCPP message parsing pada Charging Station (CS) sebagai System Under Test (SUT). Aplikasi ini berperan sebagai Charging Station Management System (CSMS) yang terhubung dengan SUT melalui URL Websocket. Selain itu, data ChargeBoxID dan IDTag yang telah terdaftar dibutuhkan selama proses pengujian. SUT akan mengirimkan request message, dan aplikasi yang akan membalas dengan response message. Messages tersebut akan dianalisa oleh aplikasi untuk diketahui format pesan dan kesesuaiannya berdasarkan OCPP v1.6.

Rekayasa Keteknikan
Sistem Monitoring Kejadian Hujan Menggunakan GsMAP, Untuk Masukan Informasi Data Curah Hujan Dalam Rangka Mendukung Program Flood Early Warning System Di Indonesia

Sistem Monitoring Kejadian Hujan Menggunakan GsMAP, Untuk Masukan Informasi Data Curah Hujan Dalam Rangka Mendukung Program Flood Early Warning System Di Indonesia

Program komputer ini merupakan suatu modul program komputer yang meliputi sub sub program yang dibuat untuk keperluan pengolahan data GsMap, mulai dari proses pengunduhan data (downloading) dari server GsMap yang selanjutnya akan digunakan sebagai database untuk pengolahan dan analisis tema luaran data yang diinginkan sesuai dengan diagram alir yang telah dibuat serta seperti luaran yang tertera dalam Web Page yang kita siapkan. Aplikasi ini mencakup real-time data processing, forecasting, dan warning yang disusun berdasarkan threshold tertentu. Program ini dibangun menggunakan bash shell script dan python versi 3.

Rekayasa Keteknikan
SAVITRI : Simulation Tool For Visualizing Interactively

SAVITRI : Simulation Tool For Visualizing Interactively

SAVITRI merupakan simulator interaktif untuk menjalankan berbagai model, baik berbasis numerik maupun machine learning, yang telah dikembangkan oleh kelompok riset Applied and Computational Mathematics (ACMATH) di Pusat Riset Komputasi, BRIN. Simulator ini meliputi visualisasi data spasial dan temporal.

Rekayasa Keteknikan
PAWANGBot: Pengamatan Awan Menggunakan TelegramTM ChatBot”

PAWANGBot: Pengamatan Awan Menggunakan TelegramTM ChatBot”

Aplikasi PAWANGBot merupakan sebuah chatbot percakapan di aplikasi pesan singkat telegram™ yang dibuat untuk keperluan membantu pelaksana operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dalam menentukan strategi penyemaian awan dengan menggunakan dasar citra radar cuaca yang dipublikasikan oleh BMKG. Aplikasi ini mencakup real-time data processing, juga peringatan terkait posisi dan intensitas awan berdasarkan threshold tertentu. Chatbot ini juga mampu menampilkan data-data pendukung operasi modifikasi cuaca lainnya seperti data pengamatan radiosonde, prediksi pertumbuhan awan hujan, indeks surge, serta streamline angin yang disediakan sebagai informasi publik di situs BMKG. Program ini dibangun menggunakan Bahasa pemrograman Python™ versi 3 dan API bot telegram™.