Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN
Invensi ini berhubungan dengan bentonite teraktivasi garam, lebih khususnya suatu bentonite teraktivasi garam sebagai katalis dalam proses produksi bahan bakar cair dari sampah plastik dan proses sintesis dari bentonite ini dengan metode kalsinasi. Hasil karakterisasi menunjukkan adanya puncak serapan pada bilangan gelombang 3695 – 3623 cm-1 dengan intensitas sedang sampai tanjam yang merepresentasikan gugus peregangan OH dan terikat antarmolekul berupa senyawa asam karboksilat pada hasil FTIR. Hasil XRD menunjukkan katalis memiliki fase kristal heksagonal. Hasil uji SEM menunjukan katalis memiliki ukuran partikel lebih dari 2mm dan kurang dari 4 mm. Katalis berhasil meningkatkan rendemen dalam proses sintesis bahan bakar cair hingga mencapai 82% sementara yang tanpa katalis 68%.
Invensi ini berhubungan dengan suatu kapal sungai, lebih khusus lagi suatu kapal sungai pengangkut timbulan sampah yang memiliki lambung kapal katamaran (double hull) berbahan lambung HDPE dan suatu konveyor sebagai penarik timbulan sampah di sungai yang disimpan dalam suatu bak sampah di bagian tengah belakang kapal dengan kapasitas 800 kg sekali angkut, dengan kecepatan kapal 10 knots sehingga kapal dapat beroperasi dengan cepat dan dapat digunakan untuk mengambil ulang timbulan sampah di sungai, berulang kali dalam satu hari. Kapal sungai pengangkut timbulan sampah pada invensi ini terdiri dari lambung kapal, atap kapal, mesin tempel, konveyor, yang dicirikan dengan lambung kapal tersusun atas dua lambung kapal berbahan high-density polyethylene; konveyor dipasang pada bagian depan lambung kapal sebagai pengangkut timbulan sampah, dimana konveyor terhubung dengan sistem hidrolis sebagai penggerak konveyor; bagian depan konveyor dilengkap alat pencacah yang dipasang melintang dari satu sisi konveyor hingga sisi lain dari konveyor; bak sampah yang terhubung dengan bagian belakang konveyor; dan jalur sampah keluar yang terhubung dengan bak sampah.
Invensi ini berhubungan dengan mesin pirolisis, lebih khususnya suatu mesin pirolisis pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar dengan multikondensor, sehingga mesin ini mampu menghasilkan empat produk bahan bakar cair yang berbeda densitas, dengan kapasitas antara 50 hingga 100 kg/batch sampah plastik. mesin pirolisis pada invensi ini terdiri dari suatu tabung reaktor utama, suatu tabung reaktor pemanasan kembali, dan empat buah kondensor; yang dicirikan dengan kondensor 1 berpendingin udara berbentuk kotak, kondensor 2 berpendingin udara berbentuk kotak, kondensor 3 berpendingin udara berbenuk silinder, serta kondenser 4 berpendingin air berbentuk kotak; kondenser 4 dihubungkan dengan suatu ruang penampungan fraksi minyak dan gas metana menggunakan pipa saluran gas dan dialiri air guna membantu proses kondensasi.
Invensi ini berhubungan dengan formula dan proses pembuatan pupuk hayati berbahan aktif bakteri pelarut Zn. Bahan aktif sebagai penyusun formula pupuk hayati ini adalah (i) Klebsiella pneumoniae Zn2, (ii)Enterobacter cloacae CmA12, (iii) Klebsiella quasipneumoniae SiCmA9, (iv) Providencia rettgeri DrSrA1, dan Azotobacter vinelandii C1 yang diformulasi dalam bahan pembawa. Bahan pembawa yang digunakan dalam formulasi dapat berbentuk serbuk. Bahan pembawa bentuk serbuk berupa gambut dengan kadar air 15-20%. Invensi ini juga terkait dengan proses pembuatan pupuk hayati tersebut. Formula pupuk hayati ini untuk meningkatkan produksi dan peningkatan kandungan Zn pada bulir padi. Pupuk hayati berbahan aktif bakteri pelarut Zn diaplikasikan dengan cara seed treatment sebelum disemai atau ditanam. Semua strain bakteri yang dikonsorsiumkan sebagai pupuk hayati ini memiliki kemampuan menambat nitrogen udara, menghasilkan fitohormon (asam indola asetat, giberellin, zeatin dan kinetin) dan asam-asam organik (asam asetat, asam sitrat, asam malat dan asam oksalat, serta melarutkan Zn, P dan K, sehingga dapat meningkatkan produksi sorgum dan padi masing-masing sebesar 18.49% dan 0.2-0.64 t/ha, meningkatkan serapan Zn bulir padi sebesar 13,99-33,29% dan dan menghemat pupuk kimia NPK sebanyak 25%.
Varietas unggul padi Mustajab, dilepas sebagai varietas unggul padi sawah nasional, Potensi hasil 10,06 ton/ha GKG.
Varietas unggul padi Inpari Sidenuk, dilepas sebagai varietas unggul padi sawah nasional, dan sudah ditanam serta menyebar di masyarakat. Potensi hasil 9,1 ton/ha GKG, tahan serangan hama penyakit utama serta tekstur nasi pulen.
Varietas unggul padi Bestari, dilepas sebagai varietas unggul padi sawah nasional, dan sudah ditanaman serta menyebar di masyarakat. Potensi hasil 9,42 ton/ha GKG, tahan serangan hama penyakit utama serta tekstur nasi pulen.
Varietas unggul padi Mustaban, dilepas sebagai varietas unggul padi sawah nasional, dan sudah ditanaman serta menyebar di masyarakat. Potensi hasil 10,86 ton/ha GKG, tahan serangan hama penyakit utama serta tekstur nasi pulen.
Varietas unggul padi Mira-1, dilepas sebagai varietas unggul padi sawah nasional, dan sudah ditanam serta menyebar di masyarakat. Potensi hasil 9,2 ton/ha GKG, tahan serangan hama penyakit utama serta tekstur nasi pulen.
Varietas unggul hasil rekayasa genetika dengan umur panen lebih pendek (sekitar 107-120 hari) dibanding Rojolele biasa (155 hari), lebih pendek (sekitar 105 cm), lebih tahan rebah, serta hasil lebih tinggi (potensi 9,22 ton/ha).
Mesin pencetak pakan mineral blok berbentuk silinder yang di bagian tengah porosnya terdapat lubang berbentuk silinder. Mesin pencetak mineral blok memiliki 4 buah silinder pencetak sehingga dalam satu kali proses pencetakan dihasilkan empat mineral blok. Mesin pencetak mineral blok hasil invensi terdiri dari beberapa bagian utama seperti terlihat pada. Bagian-bagian utama mesin pencetak mineral blok hasil invensi meliputi bagian 1. Kerangka bawah, silinder hydroulik pendorong meja cetakan. 2. Hopper bahan baku pakan 3. Meja dasar cetakan 4. Meja gerak cetakan. 5. Pendorong bahan mineral blok ke cetakan. 6. Poros pengempa bahan pakan. 7. Meja gerak pengempa. 8. Rel meja cetakan. 9. Silinder hydroulik pengempa, 10. Tatakan mineral blok. 11. Poros pelubang mineral blok. 12. Dudukan poros pelubang mineral blok. 13. Rel pengarah pelubang mineral blok. 14. Pedal pelubang mineral blok. 15. Selang hydroulik. 16. Katup hydroulik. 17. Katup hydroulik meja gerak pengempa. 18. Motor penggerak pompa hydroulik. 19. Pompa hydroulik dan tangki oli hydroulik.
Invensi ini berhubungan dengan mesin pembuat nano biopestisida, khususnya mesin pembuat nano biopestisida berbahan utama minyak seraiwangi yang dirancang melalui 3 fase pengadukan (fase organik, fase air dan fase organik ke air) secara kontinue untuk skala produksi 5 liter dan formula yang dimaksudkan untuk digunakan sebagai biopestisida.