BRIN Logo
Sign In

Katalog Riset & Inovasi

Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN

Filter Pencarian
Energi
Reduced Graphene Oxide (rGO) Green Synthesis (rGO Dengan Ekstrak Secang

Reduced Graphene Oxide (rGO) Green Synthesis (rGO Dengan Ekstrak Secang

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan grafena oksida tereduksi (reduced graphene oxide/rGO) doping boron menggunakan reduktor ekstrak kayu secang (Caesalpinia Sappan Lig.) sebagai material untuk pengembangan bahan elektroda pada superkapasitor dengan tujuan mendapatkan material berukuran nanometer serta meningkatkan nilai spesifik kapasitansi sebagai perangkat penyimpanan energi. Material rGO disintesis melalui tiga tahap yakni pembuatan GO, kemudian direduksi dengan ekstrak secang untuk menjadi rGO, serta rGO didoping dengan menggunakan asam borat sebagai prekursor. Material yang telah disintesis yakni GO, rGO, dan rGO terdoping boron kemudian dikarakterisasi melalui UV - Visible Spectroscopy, XRD, dan FT-IR. rGO yang terdoping boron memiliki nilai kapasitansi spesifik sebesar 1231 Fg-1 yang lebih besar dari rGO yang sebesar 541,33 Fg-1. rGO yang terdoping boron juga menunjukkan stabilitas kapasitansi setelah 5000 siklus dengan ketahanan sebesar 99,45%. rGO yang terdoping boron menunjukkan kemampuannya yang berpotensi menjadi material elektroda superkapasitor.

Energi
Graphene Quantum Dots GQDS Dari Limbah Bonggol Jagung

Graphene Quantum Dots GQDS Dari Limbah Bonggol Jagung

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan Graphene quantum dots (GQDs) menggunakan limbah bonggol jagung sebagai prekusor atau bahan utama. Sintesis GQDs dilakukan menggunakan limbah bonggol jagung dan akuades sebagai pelarut membentuk GQDs. Berdasarkan karakterisasi dengan Spektrofotometer UV-Vis didapatkan panjang gelombang maksimum untuk GQDs pada range 208 nm. Berdasarkan karakterisasi dengan instrumen FTIR menghasilkan puncak-puncak khas GQDs yang menunjukkan gugus fungsi O-H, C=C=O, C=O, dan C-H aromatik yang menunjukkan GQDs yang disintesis terdiri dari kerangka aromatik dan diperkaya dengan gugus fungsi yang mengandung oksigen dan banyak terkandung kelompok hidroksil yang berarti sampel GQDs memiliki sifat hidrofilik. Berdasarkan karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) menghasilkan puncak melebar pada 2θ sebesar 25° yang merupakan karakter GQDs. Analisis dengan TEM menunjukkan lembaran-lembaran material yang berukuran kecil yang menunjukkan terbentuknya GQDs.

Energi
Graphene Quantum Dots GQDS  Dari Limbah Bonggol Jagung

Graphene Quantum Dots GQDS Dari Limbah Bonggol Jagung

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan Graphene quantum dots (GQDs) menggunakan limbah bonggol jagung sebagai prekusor atau bahan utama. Sintesis GQDs dilakukan menggunakan limbah bonggol jagung dan akuades sebagai pelarut membentuk GQDs. Berdasarkan karakterisasi dengan Spektrofotometer UV-Vis didapatkan panjang gelombang maksimum untuk GQDs pada range 208 nm. Berdasarkan karakterisasi dengan instrumen FTIR menghasilkan puncak-puncak khas GQDs yang menunjukkan gugus fungsi O-H, C=C=O, C=O, dan C-H aromatik yang menunjukkan GQDs yang disintesis terdiri dari kerangka aromatik dan diperkaya dengan gugus fungsi yang mengandung oksigen dan banyak terkandung kelompok hidroksil yang berarti sampel GQDs memiliki sifat hidrofilik. Berdasarkan karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) menghasilkan puncak melebar pada 2θ sebesar 25° yang merupakan karakter GQDs. Analisis dengan TEM menunjukkan lembaran-lembaran material yang berukuran kecil yang menunjukkan terbentuknya GQDs.

Energi
Graphene Oxide (GO)

Graphene Oxide (GO)

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan komposit Reduced Graphene Oxide/Titanium Dioxide (rGO/TiO2) ini dilakukan melalui tahapan pereaksian antara graphene oxide dengan titanium dioxide dengan teknik self-assembly nanomaterial dan pemanasan dengan microwave (microwave reduction) pada kondisi pH basa sehingga diperoleh material Reduced Graphene Oxide/Titanium Dioxide (rGO/TiO2) yang dapat digunakan pada aplikasi fotokatalisis seperti penguraian senyawa polutan. Metode pembuatan Reduced Graphene Oxide/Titanium Dioxide (rGO/TiO2) dimulai dengan pencampuran 50 mg TiO2 berfasa anatase dan 50 mL GO (0.5 mg/mL) yang terdispersi dalam aquades. Campuran kemudian diultrasonikasi dalam selama 30 menit dan diatur pH-nya hingga mencapai angka 9. Kemudian larutan GO/TiO2 dipanaskan dengan menggunakan microwave dalam microwave komersil selama 10 menit. Kemudian sisa pelarut air diuapkan. Padatan hasil pengeringan dicuci dengan air dan HCl hingga pH netral sebanyak 3 kali. Setelah dicuci, Reduced Graphene Oxide/Titanium Dioxide (rGO/TiO2) dikeringkan dan digunakan untuk pengujian fotokatalis terhadap senyawa Rhodamine-6G. Metode sintesis ini menghasilkan rGO dengan performa tinggi dengan metode yang relatif mudah dan mudah serta berpotensi digunakan untuk aplikasi fotokatalis seperti untuk penguraian limbah berwarna.

Energi
Reduced Graphene Oxide (rGO) Green Synthesis (rGO Dengan Ekstrak Daun Kelor

Reduced Graphene Oxide (rGO) Green Synthesis (rGO Dengan Ekstrak Daun Kelor

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan nanokomposit rGO-M/ZIF-8 secara hidrotermal dengan pendekatan ramah lingkungan. Grafena oksida tereduksi ekstrak daun kelor (rGO-M) dilakukan menggunakan ekstrak daun kelor sebagai agen pereduksi alami, sementara ZIF-8 disintesis dari Zn(NO₃)₂·6H₂O dan 2-Methylimidazole dalam metanol. Nanokomposit rGO-M/ZIF-8 diperoleh melalui ultrasonikasi, menghasilkan material dengan luas permukaan tinggi, konduktivitas baik, serta stabilitas mekanik dan kimia yang unggul. Karakterisasi FTIR dan XRD mengonfirmasi keberhasilan sintesis dengan struktur ZIF-8 yang tetap terjaga dan interaksi kuat antara kedua material. Pengujian elektrokimia menunjukkan kapasitansi spesifik 523,75 F/g pada 0,1 A/g dan resistansi rendah 3,34 Ω, menjadikannya kandidat potensial untuk elektroda superkapasitor.

Rekayasa Keteknikan
BMPT Logger

BMPT Logger

BMPT Logger (Ball Mill Pressure–Temperature Logger) merupakan aplikasi sistem monitoring yang dirancang khusus untuk memantau tekanan gas hidrogen dan suhu selama proses milling pada planetary ball mill. Sistem ini berfungsi mencatat perubahan tekanan dan suhu secara real-time, sehingga memudahkan peneliti dalam mengamati dinamika reaksi mechanochemical di dalam ruang milling tertutup. BMPT-Logger menerima data dari perangkat IoT melalui protokol komunikasi MQTT, kemudian menyimpan, menampilkan, serta mengelola data tersebut dalam interval waktu yang dapat diatur pengguna. Melalui antarmuka monitoring yang informatif, pengguna dapat melihat tren tekanan dan suhu untuk setiap sesi eksperimen secara terstruktur. Selain itu, BMPT-Logger dilengkapi dengan fitur logging sistem, yang mencatat status koneksi MQTT broker, aktivitas penerimaan data, serta kondisi database penyimpanan, guna memastikan integritas data selama proses akuisisi berlangsung. Aplikasi ini mendukung pemantauan berkelanjutan dan analisis historis yang penting dalam penelitian berbasis hidrogenasi dan sintesis material menggunakan planetary ball mill.

Energi
Kawat Superkonduktor Dengan Rapat Arus Tinggi

Kawat Superkonduktor Dengan Rapat Arus Tinggi

Invensi ini berhubungan dengan proses pembuatan kawat superkonduktor magnesium diborida (MgB2)berselubung baja tahan karat dan produk yang dihasilkannya, lebih khususnya kawat MgB2 yang disintesis dari bahan Magnesium (Mg) dan Boron (B) menggunakan tabung baja tahan karat (SS), melalui proses pengerolan panas pada selubung tabung SS berisi bahan Mg dan B amorf, sehingga diperoleh suatu produk kawat superkonduktor MgB2bebas oksida yang memiliki resistansi nol dengan ukuran diameter 2,7-3,5 mm dan suhu kritis onset37,55 –39,25K. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk memperbaiki permasalahan yang telah ada sebelumnya khususnya suatu metode proses pembuatan produk kawat superkonduktor MgB2 berselubung baja tahan karat yang memiliki karakteristik suhu kritis resistansi nol dan bebas oksida. Perwujudan invensi ini dihasilkan melalui tahapan melakukan penimbangan serbuk Mg dan B dilanjutkan pengadukan dan milling, kemudian campuran serbuk dimasukkan ke dalam tabung baja tahan karat, kemudian tabung tersebut dipanaskan dalam tungku, dilanjutkan pengerolan panas dengan reduksi ukuran bertahap mencapai 65%. Produk kawat superkonduktor MgB2yang dihasilkan memiliki karakteristik bebas oksida dan memiliki suhu kritis onset 37,55 –39,25K.

Energi
KR Thin Films & Surface Modification (TFSM)

KR Thin Films & Surface Modification (TFSM)

Invensi ini mengenai suatu vacuum chamber untuk deposisi lapisan tipis (thin film) menggunakan teknik RF-Sputtering pada frekuensi 13,56 MHz, yang secara khusus mengatasi keterbatasan teknik DC Sputtering dalam memproduksi lapisan tipis nonkonduktor. Vacuum chamber terdiri atas: (1) bejana vakum berbahan stainless steel (SS)(1), (2) pompa vakum rotary (2) dan pompa vakum turbo (3) yang bekerja berurutan hingga mencapai tekanan 10⁻⁶ Torr, (3) RF-Generator pada frekuensi 13.56 MHz (6) dengan rangkaian elektronik impedance matching (7), dan elektroda negatif (katoda) (4) bertegangan hingga -2000 V untuk menghasilkan plasma (15). Keunggulan invensi ini adalah kemampuannya menghasilkan lapisan tipis (thin film) berstruktur nano (1–100 nm) dengan kemurnian tinggi, konstruksi yang lebih sederhana, dan biaya produksi yang rendah. Aplikasi mencakup bidang energi (misalnya sel surya lapisan tipis) dan medis (material antimikroba).

Rekayasa Keteknikan
Sistem Pemantauan Efisiensi Daya Dan Suhu Pada Trafo Superkonduktor Yang Didinginkan Dengan Nitrogen Cair Secara Nirkabel Waktu Nyata

Sistem Pemantauan Efisiensi Daya Dan Suhu Pada Trafo Superkonduktor Yang Didinginkan Dengan Nitrogen Cair Secara Nirkabel Waktu Nyata

Invensi ini berkaitan dengan sistem pemantauan efisiensi daya dan suhu pada trafo superkonduktor yang didinginkan dengan nitrogen cair secara nirkabel waktu nyata. Sistem pemantauan menurut invensi ini terdiri dari trafo superkonduktor, sekumpulan sensor, unit pemantauan, dan sumber nitrogen cair. Trafo superkonduktor ditempatkan dalam suatu wadah tertutup yang pada wadah tersebut dipasang sekumpulan sensor untuk mendeteksi suhu. Selain itu, pada invensi ini dilengkapi dengan unit pemantauan, yang terhubung dengan trafo superkonduktor, sekumpulan sensor, dan unit pengolah data. Unit pemantauan merupakan suatu pengolah, penyimpan dan penampil data yang diterima dari sensor, yang unit pemantauan dilengkapi dengan suatu penerima dan pemancar data sehingga data dapat diakses dari perangkat lain dalam jaringan yang sama. Sumber nitrogen cair pada invensi ini terhubung dengan wadah trafo superkonduktor sehingga dapat menyuplai nitrogen cair bagi trafo superkonduktor. Selain itu, sumber nitrogen cair terhubung dengan wadah trafo superkonduktor melalui suatu katup yang dikontrol oleh unit pemantauan secara nirkabel.

Rekayasa Keteknikan
Sistem Deteksi Berita Palsu dengan XAI dan Model Transformer Bahasa Indonesia

Sistem Deteksi Berita Palsu dengan XAI dan Model Transformer Bahasa Indonesia

Sistem ini dirancang untuk mendeteksi berita hoaks dalam bahasa Indonesia berdasarkan judul dan isi berita. Pengguna dapat melakukan deteksi dengan memasukkan satu konten secara langsung atau mengunggah file yang berisi beberapa klaim sekaligus. Hasil deteksi akan disertai dengan penjelasan yang dihasilkan oleh Explainable AI (XAI), sehingga pengguna dapat memahami alasan di balik setiap prediksi. Proses deteksi ini menggunakan model berbasis Transformers yang telah dilatih sebelumnya, sehingga hasil prediksi mengandalkan pola-pola yang telah dipelajari. Untuk meningkatkan akurasi, pengguna dapat memberikan umpan balik, yang akan dimanfaatkan dalam pengembangan dan penyempurnaan model ke depannya. Selain itu, aplikasi ini juga menampilkan hasil evaluasi model serta statistik terkait berita hoaks yang telah dikumpulkan, guna memberikan gambaran mengenai performa model yang digunakan.

Rekayasa Keteknikan
Proses Pembuatan Nikel Sulfat Dari Limbah Katalis Minyak Sawit Menggunakan Pelarut Asam

Proses Pembuatan Nikel Sulfat Dari Limbah Katalis Minyak Sawit Menggunakan Pelarut Asam

Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan Nikel Sufat Heksa hidrat (NiSO4⋅6H2O), khususnya proses pembuatan NiSO4⋅6H2O dengan bahan baku dari katalis bekas yang dilindi dengan asam nitrat dengan penambahan aditif yang besifat oksidator. Tahapan proses yang dilakukan terdiri atas: menghaluskan limbah katalis sampai ukuran 100 - 200 mesh; melakukan leaching menggunakan asam nitrat dan aditif asam dengan perbandingan limbah katalis dan asam nitrat sebesar 4 : 1 ( berat : volume), pada temperatur 70 – 90 oC, kecepatan pengadukan 100 – 200 rpm, menyaring hasil leaching sehingga menghasilkan filtrat nikel nitrat dan residu, mencampurkan filtrat dengan kapur hingga pH menjadi 4 sampai; menyaring campuran untuk memisahkan kapur dan filtrat; mengendapkan filtrat menggunakan basa kuat sampai pH 8 – 9 untuk menghasilkan padatan nikel hidroksida; mencampurkan padatan dengan asam sulfat dengan perbandingan 2 : 1 (mol : mol) untuk menghasilkan nikel sulfat. Nikel sulfat heksa hidrat yang terbentuk mempunyai kemurnian 99,31%.

Rekayasa Keteknikan
Metode Pengambilan Kembali Nikel Dari Residu Hasil Samping Proses Hidrometalurgi Pada Laterit

Metode Pengambilan Kembali Nikel Dari Residu Hasil Samping Proses Hidrometalurgi Pada Laterit

Residu pengolahan nikel laterit merupakan limbah hasil samping pengolahan nikel laterit yang dihasilkan dari pabrik pengolahan laterit. Residu ini masih mengandung mineral berharga dalam bentuk senyawa oksida seperti nikel, besi, silika, magnesium dan lainnya. Invensi ini berkaitan dengan metode pengambilan kembali nikel dari residu pengolahan laterit menggunakan teknik presipitasi kimia dan penguapan sederhana. Residu diproses secara hidrometalurgi dengan pelindian asam menggunakan asam sulfat untuk mengekstrak nikel dan unsur logam lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan proses filtrasi dan presipitasi menggunakan basa, dengan mengontrol pH larutan untuk mengendapkan logam-logam pengotor seperti besi, magnesium, dan lain-lain. Sehingga diperoleh larutan kaya nikel (pregnant solution). Larutan kaya ini kemudian diuapkan sampai terbentuk konsentrat garam nikel karbonat. Invensi ini dapat diaplikasikan sebagai bahan baku pembuatan prekursor nikel untuk industri kimia dasar dan otomotif. Invensi ini menghasilkan serbuk konsentrat garam nikel dari residu pengolahan laterit proses hidrometalurgi berupa nikel karbonat dengan kadar diatas 70%.