BRIN Logo
Sign In

Katalog Riset & Inovasi

Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN

Filter Pencarian
Pangan
Starter Permentasi Tepung

Starter Permentasi Tepung

Invensi ini berhubungan dengan starter padat berbentuk serbuk kering; proses pembuatan starter padat; dan penggunaannya dalam proses produksi tepung ubi kayu terfermentasi sedemikian hingga dihasilkan tepung ubi kayu termodifikasi dengan karakteristik mendekati tepung terigu. Starter padat menurut invensi ini mengandung bahan pembawa berupa tapioka, bahan pengaya nutrisi berupa susu skim, dan bahan aktif berupa bakteri asam laktat Lactobacillus bulgaricus MRG 03, L. brevis FNCC 0021, L. casei FNCC 0090, L. plantarum FNCC 0020, bakteri asam asetat Acetobacter aceti FNCC 0016, dan khamir Saccharomyces cerevisiae FNCC 3049. Proses pembuatan starter padat menurut invensi ini dilakukan melalui tahapan membuat starter cair dari masing - masing kultur, mensterilkan tapioka, mencampur sebagian tapioka dengan susu skim, menambahkan starter cair, membuat granula konsentrat starter, dan mencampur graula dengan sisa tapioka. Starter padat ini digunakan dalam proses produksi tepung ubi kayu termodifikasi melalui tahapan mencuci dan merendam ubi kayu kupas, merajang ubi kayu bersih menjadi chip, mencuci dan meniriskan chip ubi kayu, mengisi bak fermentasi dengan air baku minum, menambahkan starter padat, memasukkan chip ubi kayu, melakukan fermentasi, melakukan pengepresan, mengeringkan, dan menepungkan chip ubi kayu terfermentasi. Proses produksi ini menghasilkan tepung ubi kayu terfermentasi yang memenuhi standar kualitas SNI.

Pangan
Intan Perangkat Deteksi Cepat Unsur Hara Tanah

Intan Perangkat Deteksi Cepat Unsur Hara Tanah

Invensi ini mengenai alat pengukur unsur hara yang portabel serta memberikan hasil pengukuran cepat dan akurat unsur hara nitrogen (N) total pada tanah berbasis near infrared. Lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan alat ukur untuk mengetahui kandungan kesuburan tanah untuk unsur N total dalam tanah yang merupakan unsur makro dalam kebutuhan untuk pertumbuhan tanaman. Unsur N merupakan penyusun utama klorofil yang sangat penting bagi proses fotosintesis. Nitrogen mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman, termasuk daun, batang, dan akar. Ketersediaan unsur N yang cukup memastikan pertumbuhan tanaman yang sehat dan kuat. Pengukuran cepat unsur hara N Total pada tanah menggunakan teknologi berbasis near infrared dapat membantu petani dalam mengelola pemupukan secara lebih efektif dan efisien, sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan hasil panen dapat meningkat.

Pangan
Bioleather Dari Nata De Coco

Bioleather Dari Nata De Coco

Invensi ini berkaitan dengan suatu produk kulit berbasis bio (bioleather) dari bahan nata de coco dan proses pembuatannya. Bioleather diproduksi dari lembaran nata de coco utuh menggunakan teknik water displacement dengan cairan kulit biji mete atau cashew nut shell liquid (CNSL) pada kondisi suhu tinggi. Tahapan proses produksi bioleather meliputi proses pemurnian lembaran nata utuh melalui proses perendaman dalam air, lalu pencucian nata untuk menghilangkan kotoran. Kemudian dilakukan perebusan nata dalam larutan NaOH 1% yang dilanjutkan penetralan keasaman (ph). Selanjutnya dilakukan proses water displacementlembaran nata dalam CNSL pada kondisi suhu tinggi. Bioleather yang dihasilkan dari proseswater displacement kemudian dilapisi menggunakan minyak linseed dan turpentine.

Pangan
Permen keju

Permen keju

Invensi ini mengenai proses pembuatan dan produk permen keju yang praktis dapat dikonsumsi langsung secara tunggal terbuat dari susu sapi segar lokal. Produk ini terbuat melalui dua tahapan yaitu pembuatan curd yang berbahan dasar susu sapi segar yang ditambahkan asam sitrat untuk pengasaman dan rennet untuk penggumpalan, pemisahan curd dan whey. Kemudian tahapan kedua pembuatan permen keju dengan mencampurkan bahan-bahan seperti curd, susu skim, STPP, bubuk jelly, gula halus, garam, perisa saus keju, dan air. Selanjutnya fortifikasi premix vitamin dan mineral pada adonan yang telah membentuk jelly/, dan terakhir proses pencetakan. Produk permen keju yang dihasilkan memiliki karakteristik sebagai berikut: kadar air 53,90-54,90%, kadar abu 4,31-5,31%, kadar lemak total 17,2-18,27 g/100g, kadar protein 13,18–14,18 g/100g, kadar karbohidrat 8,84-9,84 g/100g, kalori 242,88–260,51 kcal. Produk permen keju yang dihasilkan ini memiliki keunggulan yaitu mengandung kalsium sebesar 890,53-891,53 mg/100g dan kandungan vitamin D sebesar 0,52-1,52 mcg/kg, serta memiliki masa simpan 10 bulan pada suhu 20o-25oC.

Pangan
Pupuk Nano Lepas Lambat ZnO-Fe2O3 NPs

Pupuk Nano Lepas Lambat ZnO-Fe2O3 NPs

Invensi ini adalah proses pembuatan pupuk lepas lambat terkontrol nano ZnO-Fe2O3 NPs. Pupuk ini mengandung nutrient unsur mikro Zn dan Fe yang pelepasannya dalam tanah bersifat lambat dan terkendali. Pupuk nano ZnO-Fe2O3 NPs bersifat hidropobik sehingga tidak mudah larut dalam air, dan terlarut pada suasana asam yang ditimbulkan oleh akar tanaman. Keunggulan pupuk ini dapat mengatur pelepasan kandungan Zn dan Fe di tanah agar tidak meracuni tanaman. Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan pupuk lepas lambat terkontrol nano partikel seng oksida dan ferro oksida (ZnO-Fe2O3 NPs) dengan menggunakan matrik zeolit alam dan polimer alam alginat. Prekursor yang digunakan dalam sintesa pupuk nano ZnO-Fe2O3 NPs diataranya ZnSO4, FeCl3 dan KOH. Perbandingan matrik alginat dan zeolite alam yang digunakan adalah 3 dan 1 (atau A/Z = 3:1). Proses kalsinasi dilakukan terhadap butiran (bead) komposit Alginat-Zeolit-ZnOFe2O3 pada temperature 400-500 oC. Ukuran pupuk nano ZnO-Fe2O3 NPs yang dihasilkan sekitar 2-4 mm, dan setelah dikarakterisasi dan dianalisa bahwa ukuran nano mikro nutrient ZnO-Fe2O3 yaitu 6,1 sampai dengan 9,8 nanometer, dan rerata 8,2 nanometer.

Pangan
Jagung Hibrida Varietas Hjbrin 103

Jagung Hibrida Varietas Hjbrin 103

HJBRIN 103 merupakan varietas jagung hibridg dirancang untuk memberikan produktivitas stabil pada berbagai kondisi agroklimat. Varietas ini memiliki potensi hasil hingga 12,66 ton/ha dengan rata-rata produktivitas sekitar 11,38 ton/ha (Kadar Air 15%), menjadikannya pilihan potensial untuk pengembangan budidaya jagung secara luas.Varietas ini menghasilkan biji tipe semi flint (semi mutiara) berwarna orange dengan 14–16 baris biji per tongkol dan penutupan tongkol yang baik hingga ujung, sehingga mendukung pembentukan biji yang optimal. HJBRIN 103 juga memiliki ketahanan terhadap rebah akar dan rebah batang, yang membantu menjaga stabilitas tanaman hingga masa panen. Selain produktivitasnya, HJBRIN 103 menunjukkan ketahanan terhadap penyakit utama jagung, termasuk penyakit bulai serta ketahanan terhadap hawar daun dan karat daun.HJBRIN 103 adaptif pada agroklimat dataran rendah hingga dataran tinggi, dengan karakter daun agak tegak dan lebar, batang besar, serta sifat stay green, sehingga berpotensi dimanfaatkan tidak hanya untuk produksi biji tetapi juga untuk mendukung sistem integrasi tanaman dengan usaha ternak ruminansia.

Pangan
Jagung Hibrida Varietas Hjbrin 101

Jagung Hibrida Varietas Hjbrin 101

HJBRIN 101 merupakan varietas jagung hibrida hasil inovasi BRIN yang memiliki potensi hasil hingga 12,57 ton/ha dengan rata-rata produktivitas 11,60 ton/ha (Ksdar Air 15%), sehingga memberikan peluang produksi yang tinggi bagi petani dan industri benih. Varietas ini menghasilkan biji semi mutiara (semi flint) berwarna orange dengan 14–16 baris biji per tongkol, serta penutupan tongkol yang baik hingga ujung sehingga mendukung pengisian biji yang optimal. HJBRIN 101 juga memiliki ketahanan terhadap rebah akar dan rebah batang, memberikan stabilitas pertumbuhan di lapangan. Dari sisi ketahanan penyakit, HJBRIN 101 relatif toleran terhadap penyakit bulai serta cukup tahan terhadap hawar daun dan karat daun, sehingga membantu mengurangi risiko kehilangan hasil. Varietas ini juga adaptif pada berbagai kondisi lingkungan, memiliki batang yang besar serta karakter stay green, sehingga berpotensi dimanfaatkan tidak hanya untuk produksi biji tetapi juga dapat diintegrasikan dengan sistem usaha ternak ruminansia sebagai sumber biomassa pakan.

Kesehatan
MDA mCherry

MDA mCherry

Invensi ini berhubungan dengan suatu metode untuk mendapatkan klon tunggal sel kanker payudara tripel negatif yang diturunkan dari sel MDA-MB-231 yang direkayasa sehingga mengekspresikan protein fluoresens mCherry rekombinan yang memiliki karakteristik level ekspresi dan lokalisasi N-cadherin yang berbeda dari sel parentalnya. Kelebihan dari metode invensi ini, menyediakan metode untuk mendapatkan sel MDA-MB-231 yang mengekspresikan mCherry sebagai biosensor untuk aplikasi pencitraan baik in vitro maupun in vivo sekaligus mendapatkan monoklon sel rekombinan dengan ekspresi N-cadherin yang berbeda dari sel parentalnya sehingga sel rekombinan tersebut dapat menjadi model sel kanker payudara yang berbeda dari sel parentalnya. Sel monoklonal lebih memastikan homogenitas sifat pada populasi selnya. Pada metode ini juga dijelaskan pentingnya melakukan propagasi sel untuk mendapatkan sel-sel yang stabil setelah rekayasa sel, dan menghilangkan sel-sel dengan viabilitas yang rendah.

Kesehatan
Renograf : Perangkat Kedokteran Berbasis Renografi

Renograf : Perangkat Kedokteran Berbasis Renografi

Invensi ini mengenai perangkat kedokteran berbasis renografi, yaitu mendiagnosa fungsi ginjal sebagai sarana screening agar penururunan fungsi ginjal ditemukan sedini mungkin dan dapat diatasi sebelum menjadi kronis . Perangkat kedokteran ini terdiri dari sistem deteksi, sistem instrumentasi nuklir, sistem mekanik dan sistem akusisi data. Perangkat invensi kedokteran ini teknologi niovasi utama pada perangkat ini adalah kemampuan membaca fungsi ginjal secara optimal. Teknologi inovasi berikutnya adalah sistem deteksi berupa penggunaan detektor, yaitu menggunakan 2 buah detektor yang balancing saat mencacah radioaktivitas sebagai fungsi ginjal. Teknologi inovasi sistem mekanik Renograf berada pada kursi pasien sebagai tempat duduk pasien. Pasien ketika berada di atas kursi merasakan kenyamanan dan ketenangan dengan menempatkan seluruh badannya pada kursi dengan santai. Dimensi perangkat mekanik Renograf ini kebedaraannya tidak memakan tempat ruang praktek, ruangan yang diperlukan hanya sekitar 2x3 meter. Tenologi inovasi akusisi data mampu menangkap informasi kondisi pasien dengan parameter parameter yang dibutuhkan sebagai fungsi ginjal. Perangkat ini diharapkan sebagai substitusi perangkat impor dan dimanfaatkan di rumah sakit rumah sakit poli kedokteran nuklir, nefrolgi dan urologi.

Kesehatan
Kit ELISA Aflatoxin

Kit ELISA Aflatoxin

Invensi ini berkaitan dengan kit enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) untuk mendeteksi aflatoksin, khususnya kit ELISA yang terdiri dari antibodi poliklonal anti AFB1- BSA, standar aflatoksin B1 (AFB1), konjugat aflatoksin B1 dan enzim horseradish peroxidase (AFB1-HRP) sebagai pelacak, serta larutan penghenti reaksi untuk digunakan pada bahan pangan atau pakan sedemikian hingga dapat mendeteksi adanya aflatoksin. Kit menurut invensi ini terdiri dari pelat mikro berlapis antibodi poliklonal anti AFB1-BSA, konjugat enzim AFB1-HRP, standar AFB1, substrat A dan B, larutan penghenti reaksi berupa larutan H2SO4, dan petunjuk penggunaan kit yang berisi langkah - langkah penggunaan kit deteksi menurut invensi ini. Kit ELISA ini dapat digunakan untuk mendeteksi aflatoksin dalam bahan pangan atau pakan dari produk pertanian berupa kacang-kacangan, jagung, beras, atau serealia, dan produk turunannya secara cepat, mudah, dan ekonomis.

Kesehatan
Stamilic

Stamilic

Invensi ini berhubungan dengan formula sediaan cair yang mengandung ekstrak bawang hitam dan proses pembuatannya. Khususnya, formula sediaan cair yang mengandung ekstrak bawang hitam, ekstrak jahe, dan xanthan gum yang dioptimasi menggunakan metode permukaan respon - disain kisi simpleks (Response Surface Methodology - Simplex Lattice Design) serta proses pembuatannya sedemikian hingga diperoleh produk sediaan cair yang stabil dan dapat digunakan sebagai bahan makanan, suplemen, dan obat tradisional. Formula sediaan cair menurut invensi ini terdiri dari bawang hitam, jahe, xanthan gum, air deionisasi, bahan pengawet, bahan pengatur keasaman, dan pemanis alami. Selanjutnya, invensi ini juga berkenaan dengan proses pembuatan sediaan cair yang mengandung bawang hitam yang dilakukan melalui tahapan pembuatan ekstrak, pencampuran ekstrak, penambahan pelarut dan bawah tambahan lainnya, pengaturan keasaman, pasteurisasi, dan pengemasan sedemikian hingga diperoleh produk sediaan cair dengan kandungan SAC (S-Allyl Cysteine) dan 6-Gingerol.

Rekayasa Keteknikan
Ide-Cabe: Sistem Identifikasi Varietas Cabai berbasis bentuk Daun

Ide-Cabe: Sistem Identifikasi Varietas Cabai berbasis bentuk Daun

Ide-Cabe adalah sistem aplikasi identifikasi varietas cabai secara otomatis dengan menggunakan teknologi deep learning. Sistem aplikasi ini mampu mengidentifikasi jenis varietas cabai secara realtime dengan menggunakan perangkat handphone. Saat ini, IdeCabe telah dapat mengidentifikasi beberapa varietas cabai yang dibudidayakan di BALITSA (Balai penelitian Tanaman dan Sayuran) yaitu Tanjung-1, Tanjung-2, Ciko, Branang, Lingga, Inata Agrihorti, Carvi, Hot beaty, Carla Agrihorti, Mia, Pilar dan Hot Vision. Pengenalan otomatis ini didasarkan pada koleksi dataset yang telah berhasil dikumpulkan oleh tim peneliti Pusat Riset Sain Data dan Informasi BRIN dan BALITSA KEMENTAN. Target pengguna sistem ini adalah penyelia, pengawas benih tanaman, penangkar cabai dan petani cabai serta kalangan mahasiswa di bidang pertanian atau khalayak umum yang tertarik dengan sektor budidaya cabai. Selain itu, dengan tersedianya sistem ini diharapkan menjadi bahan kajian bagi pemangku kepentingan dalam menentukan kebijakan yang diperlukan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Dalam implementasinya, Ide-Cabe dapat dijalankan secara offline atau tidak terhubung ke internet. Model yang diperlukan telah ditanam bersamaan dengan aplikasi ketika proses pengembangan. Diharapkan dengan metoda seperti ini dapat mengatasi keterbatasan komunikasi data atau ‘blank spot’ di banyak areal perkebunan di Indonesia. Sebagai konsekuensinya, diperlukan storage dan memori besar pada perangkat smartphone yang akan digunakan.