BRIN Logo
Sign In

Katalog Riset & Inovasi

Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN

Filter Pencarian
Rekayasa Keteknikan
Aplikasi Electronic Nose Sebagai Alat Pendeteksi Pencampuran Daging Sapi Dan Babi

Aplikasi Electronic Nose Sebagai Alat Pendeteksi Pencampuran Daging Sapi Dan Babi

Invensi ini mengenai Sistem Elektronic Nose Dengan Multikonfigurasi Sensor untuk mendeteksi pencampuran daging sapi dan babi, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan rangkaian perangkat keras dan perangkat lunak sistem elektronik untuk mendeteksi pencampuran daging sapi dan babi

Rekayasa Keteknikan
Perangkat Lunak Online Monitoring Tambak Udang menggunakan Raspberry Pi Board

Perangkat Lunak Online Monitoring Tambak Udang menggunakan Raspberry Pi Board

Program ini dibuat untuk aplikasi monitoring kualitas air pada tambak udang. Program dijalankan pada system operasi linux pada board raspberry pi. Program dibuat menggunakan Bahasa pemrograman python. Parameter kualitas air yang dimonitor adalah kondisi DO, PH, dan temperatur. Program akan meminta data sensor DO, PH dan Temperatur kepada node sensor melalui jaringan wireless. Interval request data dapat diatur melalui interface GUI. Data sensor akan disimpan dalam data base internal, ditampilkan dalam bentuk grafik, dan dikirim ke server melalui koneksi internet. Fitur lainnya data dapat disimpan dalam bentuk file CSV.

Rekayasa Keteknikan
Aplikasi Penapisan Keluarga Berisiko Stunting

Aplikasi Penapisan Keluarga Berisiko Stunting

Aplikasi Penapisan Keluarga Berisiko Stunting dikembangkan dengan tujuan untuk menyediakan data keluarga berisiko stunting yang lebih tepat, berdasarkan faktor risiko sosial ekonomi keluarga, dan faktor risiko gizi dan kesehatan individu. Aplikasi Penapisan Keluarga Berisiko Stunting adalah perangkat lunak (software) untuk menyaring, menilai, dan menentukan apakah suatu keluarga yang memiliki anggota keluarga ibu hamil, bayi, baduta, balita, remaja putri, atau calon pengantin perempuan, termasuk keluarga berisiko stunting atau keluarga tidak berisiko stunting. Penapisan Keluarga Berisiko Stunting menggunakan aplikasi ini dilakukan dengan cara memasukkan data keluarga dan individu. Data keluarga terdiri atas faktor risiko stunting yang terkait dengan sosial ekonomi keluarga. Sedangkan data individu terkait dengan faktor risiko gizi dan kesehatan individu tersebut. Setiap data yang dimasukkan dalam aplikasi memiliki bobot atau skor yang telah ditentukan. Setelah data terisi lengkap, akan diketahui skor akhir yang dapat menilai keluarga tersebut dikategorikan sebagai berisiko stunting (berisiko stunting atau sangat berisiko stunting) atau tidak berisiko stunting (aman atau normal). Aplikasi Penapisan Keluarga Berisko Stunting menjadi instrumen untuk mengumpulkan data keluarga berisiko stunting maupun yang tidak berisko stunting per nama per alamat (by name, by address). Hal ini diperlukan dalam menentukan sasaran yang tepat yang akan menjadi target intervensi. Selain itu aplikasi ini dapat digunakan sebagai instrumen pengumpulan data monitoring dan evaluasi hasil intervensi program percepatan penurunan stunting di tingkat keluarga.

Rekayasa Keteknikan
SiDeProJa: Sistem Deteksi Problem Wajah Berbasis Machine Learning

SiDeProJa: Sistem Deteksi Problem Wajah Berbasis Machine Learning

Aplikasi SiDeProJa: Sistem Deteksi Problem Wajah Berbasis Machine Learning yang dikembangkan berdasarkan pada hasil penelitian yang memanfaatkan model deep learning untuk identifikasi kondisi kulit wajah. Aplikasi ini menekankan pada penggunaan arsitektur model: MobileNetV2, MobileNetV3, EfficientNetV1, dan EfficientNetV2 untuk mengidentifikasi berbagai kondisi kulit wajah secara akurat. Model-model ini telah diuji secara komprehensif untuk menentukan performa mereka dalam hal akurasi, presisi, recall, dan F1 score, khususnya untuk lingkungan dengan keterbatasan sumber daya komputasi. MobileNetV2, yang memiliki akurasi rata-rata tertinggi sebesar 88%, merupakan pilihan ideal untuk diintegrasikan ke dalam aplikasi SiDeProJa, terutama karena waktu inferensi yang cepat dan ukuran model yang relatif kecil, sehingga cocok untuk digunakan di daerah dengan sumber daya komputasi terbatas seperti klinik di pedesaan. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu mempercepat diagnosis dan perawatan masalah kulit wajah di daerah terpencil, di mana akses ke perawatan dermatologi sering kali terbatas. Dengan mengintegrasikan teknologi deep learning ini ke dalam aplikasi SiDeProJa, Anda dapat menyediakan solusi diagnostik yang akurat dan efisien, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas perawatan kesehatan kulit di berbagai daerah, terutama yang kurang terlayani.

Energi
Turbin Darrieus Dengan Sudut Bilah Dimiringkan Terhadap Poros Turbin Untuk Menangkap Energi Gelombang Dan/Atau Arus Laut

Turbin Darrieus Dengan Sudut Bilah Dimiringkan Terhadap Poros Turbin Untuk Menangkap Energi Gelombang Dan/Atau Arus Laut

KEGUNAAN Indonesia, sebagai negara kepulauan, dengan panjang pantai kurang lebih 99.000 km memiliki potensi energi gelombang yang sangat besar untuk dikonversi menjadi tenaga listrik. Dalam teori gelombang, gerak naik turun permukaan air yang disebut gelombang dirupakan dalam bentuk gerak orbital berupa lingkaran untuk gelombang ditengah laut dan berupa elips saat gelombang mendekati pantai. Gerak orbital mengindikasikan adanya gaya vertikal dan gaya horizontal pada massa air. Turbin Darrieus yang bentuknya seperti huruf H dengan bilah turbin sejajar dengan poros vertikal yang di tengah-tengah turbin, dimodifikasi agar bilah turbin membentuk sudut tertentu dengan poros Vertikal turbin, sehingga bentuknya seperti huruf V. Dengan memiringkan bilah turbin maka turbin dapat mengkonversi gaya vertikal dan gaya horizontal gerak orbital gelombang. Model fisik turbin Darrieus yang dimodifikasi dan diuji di kolam gelombang Laboratorium Hidrodinamika BRIN dengan perbandingan r2/r1 sebesar 0,268 – 1, dimana r2 adalah diameter radial arms atas dan r2 adalah diameter radial arms bawah. Hasil uji hidrodinamika dengan beberapa variasi sudut bilah terhadap poros vertikal turbin membuktikan bahwa: dengan memiringkan bilah turbin terhadap poros turbin akan menghasilkan putaran, torsi, daya listrik, dan efisiensi yang optimal dibandingkan dengan sudut-sudut yang lain untuk karakteristik tinggi gelombang dan periode gelombang yang sama.

Energi
Dudukan Baterai Sel Satelit Dengan 1 Penghantar Dan 2 Isolator Thermal

Dudukan Baterai Sel Satelit Dengan 1 Penghantar Dan 2 Isolator Thermal

Dudukan baterai sel satelit dengan 1 penghantar dan 2 isolator termal adalah sebuah dudukan baterai sel satelit dengan 1 buah penghantar termal untuk penghantar panas, dan 2 buah isolator termal untuk mencegah arus pendek pada baterai sel satelit yang tahan terhadap suhu ekstrem di luar angkasa yang dilengkapi dengan tempat sensor suhu.

Energi
ROTOR TURBIN ANGIN SUMBU HORISONTAL UNTUK KECEPATAN AWAL ANGIN RENDAH

ROTOR TURBIN ANGIN SUMBU HORISONTAL UNTUK KECEPATAN AWAL ANGIN RENDAH

Desain rotor turbin angin sumbu horisontal yang melengkung dengan dengan menggunakan airfoil SG6043 yang dipasang pada sumbu horizontal dengan sudut pasang 45o dan nilai tip speed ratio 4 akan mempermudah rotor turbin angin ini berputar pada kecepatan angin rendah. Rotor ini terdiri dari 3 buah sudu yang disatukan dengan baut pada hub berbentuk plat bulat pada tengah rotor. onfigurasi 3 buah sudu tersebut membentuk sudut 120 derajat antar sudu.

Rekayasa Keteknikan
Formulasi Media Diferensiasi Sel Punca Mesenkim Asal Jaringan Adiposa Menjadi Sel Osteosit

Formulasi Media Diferensiasi Sel Punca Mesenkim Asal Jaringan Adiposa Menjadi Sel Osteosit

Sel punca mesenkim asal jaringan adiposa memiliki kemampuan untuk memperbaharui diri sendiri dan memiliki potensi diferensiasi menjadi sel adiposa, sel kondrosit dan sel osteoblas yang memiliki peran penting dalam bidang regeneratif. Dengan kemampuannya untuk berdiferensiasi menjadi sel osteosit, sel punca mesenkim asal jaringan adiposa dapat dijadikan sebagai sumber yang ideal dalam rekayasa jaringan tulang. Dalam usaha untuk mendapatkan sel osteosit, diperlukan suatu media induksi diferensiasi yang dapat memulai proses diferensiasi menjadi sel osteosit. Invensi ini berkaitan dengan komposisi pada formulasi media diferensiasi untuk mendiferensiasikan sel punca mesenkim menjadi osteosit dan di analisa dengan menggunakan Alcian Red dimana hasil invensi ini berupa prototipe/kit media diferensiasi sel osteosit dari sel punca mesenkim.

Energi
Mesin Pencampur/Pengaduk Bahan Baku Biopelet Sorgum

Mesin Pencampur/Pengaduk Bahan Baku Biopelet Sorgum

Mesin pencampur/pengaduk bahan baku biopelet sorgum dilengkapi dengan bagian- bagian berupa hopper berfungsi tempat pemasukkan bahan, kemudian screw pengaduk didalam komponen bagian dalam mixer berfungsi mengaduk bahan bahan cacahan sorgum dengan bahan lain seperti serbuk kayu, tepung kanji, sekam, tepung tapioka, komponen roda berfungsi sebagai mobilitas mesin berpindah tempat, komponen motor bensin sebagai tenaga penggerak, komponen outlet pengeluaran berfungsi sebagai tempat keluar hasil campuran.

Rekayasa Keteknikan
Metode Produksi Implan Tulang Baja Tahan Karat 316L Berbahan Feronikel

Metode Produksi Implan Tulang Baja Tahan Karat 316L Berbahan Feronikel

Suatu rangkaian produksi implan tulang baja tahan karat 316L yang dapat digunakan dalam membantu rekonstruksi tulang akibat distorsi terutama karena faktor kecelakaan. Produksi implan tulang ini melibatkan penggunaan metode investment casting dengan keramik berbasis zirkon-silikat dan mulit-silikat. Pemaduan material menggunakan bahan dasar feronikel dengan penambahan dupleks 2205 serta bahan pemadu minor. Proses akhir diikuti dengan proses perlakuan panas disertai pendinginan kejut untuk menghasilkan material yang sesuai standar mutu medis internasional secara cepat, efisien, dan ekonomis.

Energi
MESIN PEMBUAT BIO PELET SORGUM

MESIN PEMBUAT BIO PELET SORGUM

Mesin Pembuat Bio Pelet Sorgum dilengkapi dengan bagian-bagian berupa hopper, sistem transmisi, sistem keluar bahan, sistem ekstrusi yang dilengkapi roda yang memudahkan mobilitas mesin. Mesin biopelet sorgum dengan setting perubahan tekanan sehingga dapat memudahkan dalam proses produksi pelet.

Pangan
Bahan Makanan Campuran Berbasis Tempe

Bahan Makanan Campuran Berbasis Tempe

Invensi ini berhubungan dengan formulasi bahan makanan campuran tempe dengan bahan lainnya berbentuk tepung yang dapat dijadikan makanan (kudapan atau kue) atau dimasak sebagai bubur dengan nilai gizi tinggi, menggunakan bahan utama tempe ditambah tepung sumber karbohidrat yang berasal dari biji-bijian atau umbi-umbian atau sumber karbohidrat dari bahan lainnya masing-masing sebesar 62% atau kombinasi dari bahan sumber karbohidrat tersebut hingga mencapai kadar sebesar 62%, tepung sumber protein dari bahan nabati sebesar 12%, tepung sumber protein hewani atau sumber protein lainnya sebesar 20%, dimana ketiga jenis bahan tersebut, masing-masing diproses terlebih dulu melalui tahapan pemasakan, pengeringan, penggilingan, kemudian dicampurkan dengan ditambah bahan lain sesuai kebutuhan sehingga menjadi bahan campuran makan berbasis tempe yang siap dipakai sebagai bahan dasar yang siap diolah. Secara makro kandungan untuk tujuan konsumsi anak - anak balita bahan campuran berbasis tempe mengandung protein 15-25%, lemak 1-2,5%, karbohidrat 68-79%, air 1-4%, vitamin dan mineral pada kondisi yang cukup, kandungan kalorinya 3,85 kkal per kg bahan. Untuk tujuan konsumsi anak usia sekolah dan manula mengandung protein 10-17%, lemak 1-2,5%, karbohidrat 71-84%, air 1-4%, vitamin dan mineral pada kondisi yang cukup, kandungan kalorinya 3,75 kkal per Kg bahan.