Eksplorasi produk unggulan hasil penelitian dan inovasi BRIN
Invensi ini berhubungan dengan metode pengolahan data citra satelit, dan lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan metode deteksi goba (lagoon) terumbu menggunakan citra Sentinel-2. Invensi ini digunakan untuk area pesisir pada paparan benua dan busur belakang sesuai dengan Peta pengelompokan pulau kecil berbasis tektonogesis oleh Pusat Survei Geologi, 2007. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang telah ada sebelumnya khususnya dengan metode deteksi goba terumbu. Metode deteksi goba (lagoon) terumbu menggunakan citra Sentinel-2, dimana suatu deteksi goba terumbu sesuai dengan invensi ini juga sekaligus mendeteksi non-goba terumbu yang terdiri dari terumbu, darat atau pulau, dan laut, yang dicirikan dengan perbedaan nilai spektral pada beberapa kanal Sentinel-2. Tujuan lain dari invensi ini adalah untuk memberi isi informasi laut Indonesia terutama bagian pesisir berupa karakteristik lahan wilayah laut. Invensi ini memiliki kelebihan yaitu dapat dioperasionalkan untuk area paparan benua dan busur belakang yang terdiri atas 4.570 pulau kecil dan perairan pesisirnya pada skala 1:50.000.
Invensi ini mengungkap mengenai suatu sistem mitigasi hidrometeorologi air laut terintegrasi serta metode cara kerjanya. Sistem sesuai invensi ini terdiri atas dashboard monitoring, yang terdapat koneksivitas ke aplikasi monitoring online dari berbagai sumber server, alarm, dan monitor pantau. Kemudian terdapat alat pemantau lapangan, yang terdapat beberapa antara lain: pengukur ketinggian air, pengukur kecepatan angin, pengukur emisi, pengukur curah hujan, pengukur suhu dan kelembaban, kamera pengawas, solar panel, mikrokomputer pemantau, sumber daya utama, serta titik kumpul data. Metode mitigasi hidrometeorologi air laut terintegrasi pada invensi ini terdiri atas mengambil data ketinggian air laut, curah hujan harian, kecepatan angin, suhu dan kelembaban udara, serta kondisi kualitas udara dari alat pengukur yang berada di alat pemantau lapangan, mengirimkan data dari alat pemantau lapangan ke dashboard monitoring, menggabungkan data dari alat pemantau lapangan, menampilkan hasil, mendapatkan informasi hasil mitigasi hidrometeorologi air laut terintegrasi yang selanjutnya digunakan untuk pengambilan keputusan untuk upaya pencegahan dampak bencana, pengurangan risiko bencana hidrometrologi, serta untuk keselamatan transportasi air/Safety Water Transportation Monitoring System (SWTMS).
Invensi ini mengenai metode pembuatan mikropartikel higroskopis bahan semai awan, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan metode pembuatan yang digunakan untuk menghasilkan bahan semai awan berupa serbuk higroskopis yang terbuat dari campuran 10:1 garam NaCl krosok dengan material anti kempal yang berbasis senyawa metal oksida, yang memiliki diameter partikel 2-6 µm, yang digunakan sebagai bahan semai awan pada suatu kegiatan penyemaian awan sebagai bentuk teknologi modifikasi cuaca (TMC). Metode pembuatan ini terdiri dari: langkah pemanasan garam NaCl krosok dengan oven temperatur rendah sebelum pembuatan, lalu pencampuran garam NaCl krosok dengan material anti kempal yang berbasis senyawa metal oksida melalui mesin mixer, yang kemudian dilanjutkan dengan proses penggilingan material hasil pencampuran pertama dengan mesin cross-beater mill. Selanjutnya pada material yang dihasilkan, dilakukan langkah pencampuran ulang dan kemudian 2 kali penggilingan berturut-turut dengan mesin mixer dan cross-beater mill. Hasil pencampuran dan penggilingan ulang kemudian dipanaskan kembali dengan oven temperatur rendah, untuk kemudian digiling sebanyak 2 kali dengan menggunakan mesin jet mill. Bahan semai yang dihasilkan dari metode ini diketahui 90% atau D90 partikelnya memiliki diameter 2-6 µm atau < 7 µm, dimana berat bahan semai tersebut yang didapatkan adalah 10 kg.
Invensi ini berhubungan dengan suatu mekanisme struktur penguat pada komponen ekor vertikal pada pesawat komuter terhadap beban tabrak burung. Ekor vertikal pada pesawat komuter adalah salah satu bagian yang rentan terkena dampak tabrakan burung. Fenomena tabrakan burung pada pesawat terbang merupakan sesuatu yang sangat berbahaya bagi keselamatan penerbangan. Sedangkan komponen ekor vertikal sendiri merupakan struktur utama pada pesawat terbang yang mana jika terjadi kegagalan struktur tersebut menyebabkan pesawat kehilangan keseimbangan dan keterkendalian sehingga pesawat bisa jatuh ketika sedang mengudara Invensi komponen penguat ekor vertikal pesawat komuter terhadap tabrakan burung dapat menjadi solusi untuk mencegah kegagalan struktur yang membahayakan operasi penerbangan. Invensi ini juga dapat mengurangi dampak cedera pada penumpang dan kerusakan yang fatal pada pesawat terbang.
Invensi ini berkaitan dengan sistem implan tulang belakang menggunakan skrup pedikel dan pengait. Skrup pedikel diimplan pada sisi kanan dan kiri ruas tulang belakang yang ingin diperbaiki atau ditopang. Skrup pedikel pada invensi ini tersusun atas kepala skrup dan badan skrup, dimana badan skrup memiliki dua jenis kerapatan ulir yang berbeda. Antar skrup pedikel dihubungkan secara lateral oleh batang penyearah. Sedangkan pengait berfungsi untuk menghubungkan antar batang penyearah yang berada pada sisi kanan dan kiri ruas tulang belakang. Sistem implan tulang belakang seperti ini mampu menopang tulang belakang dengan baik.
Alat ini akan membangkitkan gelombang tunggal dengan periode yang panjang dan bisa diatur periode dan tinggi gelombang tsunami. Pembangkitan tsunami atau gelombang panjang diatur dengan memvariasikan volume air (elevasi dan panjang) di tangki, Demonstrasi tsunamidibangkitkan dengan membuka pintu tangki air yang terdapat diujung saluran uji. Pintu air dilengkapi dengan actuator dengan sistem pneumatic sehingga pintu air bisa dibuk secara otomatis secara cepat untuk menDemonstrasikan tsunami. Alat Demonstrasi Tsunami ini dapat digunakan sebagai wahana pembelajaran untuk mengetahui pola dan pengaruh tinggi dan panjang gelombang tsunami terhadap model uji berupa tanggul pantai, vegetasi laut (mangrove dll) dan perumahan. Alat Demonstrasi Tsunami yang dimaksud adalah alat demonstrasi simulasi pembangkitan tsunami dengan skala ≥ 1:50 dengan sistem dambreak.Penggunaan sistem aktuator pneumatic untuk pembuka pintunya yang akan buka tutup (ke atas dan ke bawah), Pada pintu terdapat flow shaper untuk meminimalisir turbulensi akibat gelombang yang keluar secara tiba-tiba saat pintu dambreak) dibuka. Klaim: Bentuk dan Konfigurasi
Desain sistem pengeluaran char kontinyu ini memiliki bentuk utama berupa tray berbentuk segi delapan (oktagonal) yang dilengkapi dengan bilah-bilah paralel berbahan logam. Tray ini dirancang dengan celah-celah di antara bilahnya untuk memungkinkan partikel char keluar dengan efisien. Bagian tray didukung oleh rangka logam berbentuk segi delapan yang memberikan stabilitas selama operasi. Dibawah tray, terdapat mekanisme penggerak yang terhubung dengan motor listrik, yang mengubah gerakan rotasi menjadi gerakan translasi kanan-kiri. Gerakan translasi ini menyerupai ayakan, sehingga membantu mendorong char keluar dari celah pada tray secara kontinyu. Sistem ini dirancang untuk memastikan keluarnya char tanpa perlu penghentian proses gasifikasi, sehingga mendukung operasi berkelanjutan. Kombinasi bentuk segi delapan yang stabil, celah bilah untuk efisiensi penyaringan, dan mekanisme gerak yang terkontrol menjadikan desain ini ideal untuk aplikasi gasifikasi biomassa secara kontinyu.
Desain Troli Bagasi Pesawat Tahan Cuaca dan Ergonomis ini ditujukan untuk mengatasi permasalahan bongkar muat bagasi pesawat yang dihadapi di bandara. Desain ini meningkatkan perlindungan bagasi ketika terjadi cuaca hujan ketika bongkar muat, mempercepat pemindahan bagasi dari dan ke pesawat, sambil tetap memudahkan proses pemeriksaan dan inspeksi barang. Keguanaannya dapat Meningkatkan efisiensi untuk proses bongkar muat dan pengangkutan bagasi dari dan ke pesawat. Memiliki atap melengkung untuk perlindungan cuaca dan memperlancar aliran air hujan. Desain memiliki pintu utama yang terletak di bagian tengah, terdiri dari dua lapisan struktur rangka horizontal, dengan elemen visual berupa susunan ball roller di bagian atas sebagai ciri khas untuk memperkuat karakter desain. Panel pintu utama dilengkapi dengan penyangga di bagian bawah yang tampak sebagai elemen struktural untuk memberikan kesan kokoh dan stabil saat digunakan proses bongkar muat bagasi. Kisi-kisi pada pintu utama didesain dengan jarak antar elemen yang seragam, memberikan tampilan terbuka yang memudahkan pandangan dan inspeksi barang dalam bagian troli. Panel dinding samping terdiri dari empat pintu ayun—masing-masing dua di sisi kanan dan kiri—dengan ciri khas penggunaan plat baja berlubang (perforated metal sheet) yang memberikan kesan ringan dan modern. Pada panel baja berlubang terdapat lapisan polikarbonat semi-transparan (translucent) yang membentuk tampilan visual dua lapis, sekaligus memberikan kesan perlindungan air dan estetika futuristik.
Desain modul ini berfungsi sebagai struktur penyerap energi tabrak yang dipasang pada bagian bawah dari lantai pesawat terbang. Konfigurasi desain penyerap energi multi-sel ini terdiri dari 2 bagian komponen. Desain ini merupakan modul struktur tambahan yang berfungsi menyerap energi tabrak yang dipasang pada bagian bawah dari lantai pesawat terbang. Konfigurasi desain cetakan tampak atas. Desain ini memiliki bentuk tampak atas multi-sel dengan bentuk penampang segi enam ganda yang titik sudutnya disambungkan sehingga membentuk pola trapesium. Konfigurasi desain tampak depan. Tampak depan sepanjang modul penyerap ini terdapat garis takikan untuk jalur lipatan ketika terjadi pembebanan akibat tabrakan.
Desain motor listrik arus searah tanpa sikat memiliki casing berbentuk silinder tanpa kisikisi untuk mempermudah proses manufaktur, dengan konfigurasi yang terdiri dari tutup depan, cincin penutup depan, penutup tengah, cincin penutup belakang, dan tutup belakang. Bagian atas casing dilengkapi dengan dua saluran air untuk mendukung sistem pendinginan motor, sedangkan bagian belakangnya memiliki dua struktur menonjol yang tersusun secara berurutan. Struktur pertama dirancang dengan enam lubang untuk pemasangan kabel catu daya tiga fasa, sementara struktur kedua berfungsi sebagai ruang untuk pemasangan sensor Hall. Klaim: Bentuk dan Konfigurasi
Desain motor tempel listrik ini memiliki bentuk khas dengan bagian atas berbentuk prisma yang menampung unit kontrol dan motor, serta dilengkapi dua poros berdampingan di bagian bawah sebagai poros penggerak dan merubah putaran baling-baling. Motor BLDC dan kontroler diletakkan di bagian atas, kemudian dihubungkan langsung dengan poros penggerak baling-baling. Stang motor dipasang pada poros belakang (kecil) untuk merubah arah putaran baling-baling. Serta pada poros belakang (kecil) terdapat klem pengikat yang dirancang agar mudah dipasang pada perahu dan mampu menjaga kestabilan unit selama penggunaan. Di bagian bawah terdapat gearbox rasio gigi serta sistem mekanis perubahan putaran baling-baling, membentuk konfigurasi vertikal yang efisien dan kompak.
Tampak depan dan tampak belakang memperlihatkan terminal pelepasan daya baterai lithium-ion yang memiliki bentuk berupa kotak persegi panjang dimana memiliki beberapa dudukan yang menyesuaikan dengan bentuk baterai lithium-ion. Serta bentuk-bentuk lainnya. Tampak samping kanan memperlihatkan terminal pelepasan daya baterai lithiumion memiliki soket keluaran daya, yang ditandai dengan warna merah untuk soket keluaran arus positif dan warna hitam untuk soket keluaran arus negatif. Soket-soket arus tersebut berada di area kotak warna merah. Tampak kiri memperlihatkan terminal pelepasan daya baterai lithium-ion yang memiliki bentuk kotak polosl. Tampak atas memperlihatkan terminal pelepasan daya baterai lithium-ion yang memiliki beberapa dudukan yang sesuai dengan bentuk baterai lithium-ion. Serta bentuk-bentuk lainnya. Tampak bawah memperlihatkan terminal pelepasan daya baterai lithium-ion yang memiliki bentuk datar. Tampak perspektif kanan memperlihatkan terminal pelepasan daya baterai lithium-ion yang memiliki bentuk berupa kotak persegi panjang dimana memiliki beberapa dudukan yang sesuai dengan bentuk baterai lithium-ion, sisi kanan memperlihatkan terminal pelepasan daya baterai lithium-ion memiliki soket keluaran daya, yang ditandai dengan warna merah untuk soket keluaran arus positif dan warna hitam untuk soket keluaran arus negatif. Serta bentuk-bentuk lainnya. Tampak perspektif kiri memperlihatkan terminal pelepasan daya baterai lithium-ion yang memiliki bentuk berupa kotak persegi panjang dimana memiliki beberapa dudukan yang sesuai dengan bentuk baterai lithium-ion, sisi kiri memperlihatkan bentuk kotak polos. Serta bentuk-bentuk lainnya.